MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 06 Desember 2017 18:03
Heboh Soal Kabar Pemberhentian TK2D

Pemkab Klaim Masih Wacana

Mugeni

PROKAL.CO, SANGATTA. Rencana pengurangan tenaga Kerja kontrak Daerah (TK2D) sebanyak 350 orang, memang sudah heboh. Bahan masalah ini sudah menggelinding ke DPRD Kutim.
Namun, menurut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Kutim, Mugeni saat hearing dengan DPRD Kutim, Senin (4/12), pemberhentian TK2D hanya wacana. “Sebab yang akan diberhentikan hanya TK2D yang tidak aktif, melanggar peraturan serta kurang cakap melaksanakan tugas,” jelas Mugeni dalam hearing yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Yulianus Palangiran.
Dijelaskan Mugeni, apa yang ada di media massa termasuk viral di media sosial (medsos) belum final.
“Tidak benar ada pemberhentian TK2D sampai sebanyak 3.500 orang namun evaluasi yang berdampak tidak diperpanjang kontrak lagi akan dilakukan,” jelas Mugeni dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah anggota DPRD serta Pengurus Forkom TK2D Kutim.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim  Zainuddin Aspan serta Sekretaris Disdik Roma serta sejumlah pejabat lainnya, mengungkapkan terjadi keterlambatan dalam pembayaran gaji serta insentif bagi guru, karena APBD Kutim mengalami defisit.
Sebelumnya, Forkom TK2D Kutim yang diketuai Mursalim dengan sekretaris Abd Rahman menyampaikan 8 aspirasi kepada DPRD Kutim yakni membengkaknya jumlah TK2D hingga 9.426 orang, kemudian Hasil tes TK2D akhir tahun 2016 lalu tidak membuahkan hasil dan tindak lanjut kecuali membengkaknya jumlah TK2D.
Kemudian adanya pernyataan Pemkab Kutim yang akan melakukan pengurangan TK2D yang dijelaskan kepada media massa. Selain itu, sistem penggajian TK2D dinilai  tidak sesuai UMR sementara ada pemotongan gaji untuk pembayaran Iuran BPJS Kesehatan.
Nasib TK2D yang masuk katagori 2 dan 3 tidak jelas apakah bisa diangkat sebagai PNS. Selain itu mereka juga mempersoalkan tunjangan perbaikan penghasilan guru honorer yang mengalami pengurangan serta pembayaran gaji yang kerap terlambat.
Menurut Yulianus, hearing diharapkan bisa menemukan titik temu agar ada upaya penyelesaian yang menguntungkan semua pihak. “Hearing ini bisa semuanya mendapat titik temu yang baik, seperti soal penambahan TK2D, pengurangan insentif serta pemotongan gaji untuk iuran BPJS,” jelas  Yulianus.(jn/rin)



















loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 21:09

Usul Pengangkatan Honorer Satu Pintu

BONTANG. Pegawai honorer di lingkungan Pemkot Bontang tak mendapat pengakuan pemerintah pusat. Pasalnya,…

Rabu, 17 Oktober 2018 21:08

DPRD Minta Peran Aktif Orangtua

BONTANG. Kasus kenakalan remaja di Kota Bontang belum juga bisa dihilangkan. Remaja pecandu lem, minuman…

Rabu, 17 Oktober 2018 21:06

DPRD Soroti Keseriusan Pemkot

BONTANG. Angka penggangguran terbuka di Bontang yang mencapai 9 ribu orang mendapat sorotan dari DPRD.…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:36

Komisi I Usul Napi Ditanggung BPJS

BONTANG. Komisi I DPRD Bontang prihatin dengan warga Bontang yang menjalani masa hukuman tanpa jaminan…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:35

Komisi II Desak RUPS BME

BONTANG. Ketua Komisi II DPRD Bontang, Ubayya Bengawan mendesak pemerintah dan komisaris PT Bontang…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:35

DPRD Usul Bangun Sentral Industri

BONTANG. Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang menggelar Rapat Kerja dengan Badan…

Senin, 15 Oktober 2018 23:33

Legislator Kawal Penertiban Pasar Rawa Indah

BONTANG Komisi II DPRD Bontang Ubayya Bengawan menyatakan pihaknya akan mengawal terus progres penertiban…

Senin, 15 Oktober 2018 23:33

Komisi I Tolak Draft Perda Nomer 9

BONTANG. DPRD Bontang dengan tegas menolak draf revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015 yang…

Senin, 15 Oktober 2018 23:32

DPRD Pertanyakan Rencana Rekrutmen P3K

BONTANG. Komisi I DPRD Bontang menggelar rapat kerja terkait rencana rekrutmen pegawai pemerintah dengan…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:15

Disdik Kaltim Kumpulkan Dana Rp 700 Juta

KEPEDULIAN masyarakat Kaltim untuk korban bencana memang patut diacungi jempol. Dari kumpulan dana SMK/SMA…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .