MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Rabu, 06 Desember 2017 17:53
HADUH..!! Tol Samarinda - Balikpapan Banyak Masalah
KEJAR TARGET. Sulit rasanya proyek jalan tol dapat selesai tepat waktu.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Progres tol Samarinda-Balikpapan masih terganjal persoalan lahan. Untuk mempercepat pemerintah pun menyerahkan proses ini ke meja hijau.

Sebagai contoh di seksi IV diketahui masih ada 22 bidang lahan yang bersengketa. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) lahan tol, Hery Susanto menerangakan, persoalan ini sudah dilimpahlan ke Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. “Melalui konsinyasi pembebasan lahan, tinggal menunggu warga akan banding atau tidak,” terangnya saat kunjungan tol bersama rombongan Gubernur Awang Faroek Ishak, Selasa (5/12).

Otomatis hal ini bakal berimbas pada pelaksanaan pekerjaan.  Saat ini progres tol untuk seksi II,III, dan IV bervariasi. Dijelaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, M Taufik Fauzi, seksi III dan IV sudah 60 persen.  “Sementara di seksi II baru 30 persen yang cut and fill,” terangnya. Dia mengungkapkan, seksi II jadi agak lamban pengerjaannya karena masuk dalam lahan Tahura. Surat kerja sama pemberian izin pembangunan di Tahura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) baru diterbitkan 9 November lalu. “Hari ini (kemarin, Red) sekaligus menidaklanjuti surat tersebut,” terang Taufik.

TARIF TERMAHAL

Tol Balikpapan-Samarinda dipastikan akan mengenakkan tarif  Rp 1.000 per kilometer. Tol sepanjang 99,35 kilometer itu akan memiliki empat gerbang tol. Ada di Samarinda, Balikpapan, Samboja, dan Bantuas. Dijelaskan Direktur PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda, Arie Arianto, soal tarif tidak berubah. Karena angka tersebut diputuskan dalam lelang. Perusahaan konsorsium tersebut akan berperan sebagai operator.

Ari mengungkapkan, ada dua cara penentuan tarif yang mesti dibayar pengguna tol kelak. Ada sistem terbuka dan tetutup. “Bila sistemnya terbuka, maka masuk dari pintu tol mana sana tarifnya akan sama dengan tarif tol Samarinda Balikpapan,” tuturnya. Sementara, dengan sistem tertutup tarif tol yang harus dibayar berdasar yang ditempuh. Misal, pengguna yang masuk melalui pintu tol Samboja menuju Balikpapan akan berbeda dengan yang masuk dari pintu tol di Samarinda.

Di Jawa, sistem terbuka biasanya digunakan untuk tol dalam kota. Sementara tertutup untuk tol antarkota. Nah, dari perencanaan bisnis Jasa Marga Balikpapan Samarinda, mereka akan menggunakan sistem tertutup untuk Tol Balsam.

Mengenai perawatan, Ari mengungkapkan, pada 3 tahun pertama perawatan jalan tol masih tanggung jawab kontraktor. “Baru setelah itu diserahkan kepada kami,” tutup Ari. (cyn/nha)


BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .