MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 06 Desember 2017 17:43
Abun Minta Bebas

Sampaikan Pembelaan ke Hakim

Abun

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dua terdakwa kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengelolaan parkir di area Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran, Heri Susanto alias Abun dan Noor Asriansyan alias Elly, menyampaikan pembelaan di depan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Selasa.

Kepada majelis hakim dipimpin Joko Sutrisno, didampingi Burhanudin dan Hendri Dunant, Abun diwakili kuasa hukumnya, Deni Ngari, membacakan pembelaan. Selain pembelaan yang dibacakan kuasa hukumnya, Abun membuat pembelaan sendiri.

Pembelaan sebanyak lebih 5 lembar dan dijilid itu, diserahkan Abun langsung kepada majelis hakim. Dalam poin pembelaannya Abun meminta majelis hakim adil dan bijaksana melihat kasus yang dihadapinya, sesuai fakta persidangan yang sudah berlangsung.

“Apakah kasus ini mau dipaksakan. Kalau saya salah, saya minta dihukum seringan-ringan dan seadilnya,” ujar Abun.
Senada, Deni Ngari juga meminta kliennya dibebaskan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 10 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar subsider 6 bulan penjara. Karena menurutnya, Abun tak terbukti melanggar pasal 368 ayat 1 jo pasal 55 KUHP jo Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010.

“Tuntutan JPU tak sesuai fakta persidangan. Tidak ada pidana, tak ada kesalahan. Klien kami (Abun, Red) harus dibebaskan demi hukum,” sebut Deni saat membacakan petikan pembelaan.

Kuasa hukum Abun menyebut, JPU dalam tuntutannya hanya melakukan copy-paste atau salin-tempel sesuai isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepolisian. “JPU mengesampingkan fakta persidangan. Karena itu kami minta majelis hakim menolak dan mengesampingkan tuntutan JPU,” tegas kuasa hukum Abun.

Bahkan kata Deni, sopir truk dan tronton yang dihadirkan dalam persidangan merasa tak pernah keberatan atau merasa diperas seperti isi dalam BAP. Lalu kuasa hukum menyebut, uang Rp 6,1 miliar yang turut disita dan disebut barang bukti dugaan pemerasan Koperasi Serba Usaha (KSU) PDIB bukan terkait kasusnya, tapi perkara Komura.

Sementara kuasa hukum Elly, yang membacakan pembelaan secara bergantian juga meminta agar kliennya yang dituntut hukuman penjara selama 6 tahun juga dibebaskan dari semua dakwaan, atau setidaknya diberikan hukuman seringan-ringannya.

“Yang diperkarakan dalam kasus ini disebut-sebut KSU PDIB. Nah, harusnya yang bertanggung jawab adalah ketua koperasi, Ida Lismaya. Bukan klien kami (Elly, Red). Klien kami juga tak pernah terlibat dalam penetapan karcis. Tak ada korelasinya,” kata kuasa hukum Elly, Roy Herdianto.

“Intinya kami merasa klien kami tak bersalah sesuai dakwaan JPU, yang menganggap melanggar pasal 368 KUHP. Dari pernyataan ahli yang dihadirkan kan jelas, tak ada pelanggaran pidana yang dilakukan klien kami,” kata Roy lagi.
Sidang lanjutan diagendakan minggu depan dengan agenda mendengarkan tanggapan JPU, atas pledoi yang disampaikan Abun maupun Elly. (rin/beb)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 10:40

Pasang Internet, Tewas di Balkon

SAMARINDA. Seorang pekerja jaringan kabel Telkom, Agus Septian (35), tewas tersengat listrik Selasa…

Rabu, 19 September 2018 10:38

Bunuh Majikan saat Dibuatkan Makanan

BALIKPAPAN. Aksi penangkapan otak pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami-istri, Wanto (45) dan istrinya…

Selasa, 18 September 2018 21:54

WARGA KESAL..!! Dua Pemuda Curi Beras, Motornya Dibakar

SAMARINDA. Seperti malam biasanya, Suwito (47) bertugas menjaga gedung SMPN 13 di Jalan Sukorejo, RT…

Sabtu, 15 September 2018 22:47

Kompor Meleduk, Warga Berhamburan

SAMARINDA. Suara sirine meraung-raung di seputaran Jalan Perum Idaman, Pelita 7, Kelurahan Sambutan,…

Jumat, 14 September 2018 23:30
La Bario, Lurah Berprestasi Tersangka Penyerobotan Lahan di Mata Atasan

Diduga Miliki KTP Palsu, Bangun Posyandu Tanpa Dana Pemerintah

Nama mantan Lurah Gunung Lingai, Saripudin La Bario mendadak viral. Ia ditangkap dengan status tersangka…

Jumat, 14 September 2018 23:27

Kebakaran Lahan, 2 Hari Api Tak Padam

SAMARINDA. Setidaknya 13 hektare lahan di Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan habis terbakar. Selain…

Jumat, 14 September 2018 23:26

Sopir Taksi Gelap Tabrak Tentara dan Polisi

SAMARINDA. Kamis kemarin (13/9) menjadi hari yang tak akan dilupa Zakaria (21). Ketika bermaksud pulang…

Selasa, 11 September 2018 21:39

Minta Maaf, Dihajar sampai Sekarat

SAMARINDA. Rudi menjadi orang yang paling dicari oleh warga Jalan Pesut, Gang 6, RT 16, Kelurahan Sungai…

Selasa, 11 September 2018 21:38

Nasib Masjid Itu di Tangan Wali Kota Samarinda

SAMARINDA. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat meminta Wali Kota Samarinda Syaharie…

Sabtu, 08 September 2018 20:46

Duar!!! Tewas Terbakar sampai Gosong

SAMARINDA. Arus lalu lintas di depan SPBU Jalan Slamet Riyadi tiba-tiba macet, Jumat (7/9) kemarin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .