MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Rabu, 06 Desember 2017 17:43
Abun Minta Bebas

Sampaikan Pembelaan ke Hakim

Abun

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dua terdakwa kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengelolaan parkir di area Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran, Heri Susanto alias Abun dan Noor Asriansyan alias Elly, menyampaikan pembelaan di depan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Selasa.

Kepada majelis hakim dipimpin Joko Sutrisno, didampingi Burhanudin dan Hendri Dunant, Abun diwakili kuasa hukumnya, Deni Ngari, membacakan pembelaan. Selain pembelaan yang dibacakan kuasa hukumnya, Abun membuat pembelaan sendiri.

Pembelaan sebanyak lebih 5 lembar dan dijilid itu, diserahkan Abun langsung kepada majelis hakim. Dalam poin pembelaannya Abun meminta majelis hakim adil dan bijaksana melihat kasus yang dihadapinya, sesuai fakta persidangan yang sudah berlangsung.

“Apakah kasus ini mau dipaksakan. Kalau saya salah, saya minta dihukum seringan-ringan dan seadilnya,” ujar Abun.
Senada, Deni Ngari juga meminta kliennya dibebaskan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 10 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar subsider 6 bulan penjara. Karena menurutnya, Abun tak terbukti melanggar pasal 368 ayat 1 jo pasal 55 KUHP jo Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010.

“Tuntutan JPU tak sesuai fakta persidangan. Tidak ada pidana, tak ada kesalahan. Klien kami (Abun, Red) harus dibebaskan demi hukum,” sebut Deni saat membacakan petikan pembelaan.

Kuasa hukum Abun menyebut, JPU dalam tuntutannya hanya melakukan copy-paste atau salin-tempel sesuai isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepolisian. “JPU mengesampingkan fakta persidangan. Karena itu kami minta majelis hakim menolak dan mengesampingkan tuntutan JPU,” tegas kuasa hukum Abun.

Bahkan kata Deni, sopir truk dan tronton yang dihadirkan dalam persidangan merasa tak pernah keberatan atau merasa diperas seperti isi dalam BAP. Lalu kuasa hukum menyebut, uang Rp 6,1 miliar yang turut disita dan disebut barang bukti dugaan pemerasan Koperasi Serba Usaha (KSU) PDIB bukan terkait kasusnya, tapi perkara Komura.

Sementara kuasa hukum Elly, yang membacakan pembelaan secara bergantian juga meminta agar kliennya yang dituntut hukuman penjara selama 6 tahun juga dibebaskan dari semua dakwaan, atau setidaknya diberikan hukuman seringan-ringannya.

“Yang diperkarakan dalam kasus ini disebut-sebut KSU PDIB. Nah, harusnya yang bertanggung jawab adalah ketua koperasi, Ida Lismaya. Bukan klien kami (Elly, Red). Klien kami juga tak pernah terlibat dalam penetapan karcis. Tak ada korelasinya,” kata kuasa hukum Elly, Roy Herdianto.

“Intinya kami merasa klien kami tak bersalah sesuai dakwaan JPU, yang menganggap melanggar pasal 368 KUHP. Dari pernyataan ahli yang dihadirkan kan jelas, tak ada pelanggaran pidana yang dilakukan klien kami,” kata Roy lagi.
Sidang lanjutan diagendakan minggu depan dengan agenda mendengarkan tanggapan JPU, atas pledoi yang disampaikan Abun maupun Elly. (rin/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 20:53

IGD RSUD AWS Retak

SAMARINDA. Puluhan pasien yang tengah dirawat di RSUD AW Syahranie mendadak diliputi rasa kalut. Satu…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Buah Simalakama Jamaah Abu Tours

SAMARINDA. Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Cuaca Ekstrem Tak Turunkan Target

SAMARINDA. Alam masih belum bersahabat demi percepatan pembangunan runway Bandara Samarinda Baru (BSB).…

Rabu, 14 Februari 2018 21:55

Pilih Jadi Omongan atau Mendekati Zina?

Valentine’s day, perayaan yang selalu mengundang kontroversi setiap tahunnya. Kontroversinya melampaui…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:38

Duet Polisi Palsu Gasak Tujuh Motor

SAMARINDA. Memeras dengan mengaku-ngaku sebagai polisi, bukan satu-satunya kejahatan yang dilakukan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:06

Banting Setir, Moncong Menghadap Langit

SAMARINDA. Truk kontainer bermuatan air mineral dengan nomor polisi L 9022 WF milik PT Bintang…

Kamis, 08 Februari 2018 23:18

ABG Cantik Jadi Muncikari Online

SAMARINDA. Usianya masih 16 tahun, namun bisnis yang dilakoninya bikin geleng-geleng kepala. Anak baru…

Kamis, 08 Februari 2018 11:38

Bayi Mifzal Disiksa di Kamar Sempit

SAMARINDA. Polisi melanjutkan penyelidikan kematian, Muhammad Mifzal, bayi usia 9 bulan, akibat siksaan…

Rabu, 07 Februari 2018 18:28

Bakar Rumah, “Narsis” di Medsos

SAMARINDA. Rasa penyesalan tak tampak di wajah Nuryadi alias Yadi alias Bambong. Padalah ia telah dengan…

Selasa, 06 Februari 2018 10:03

Ribut Keluarga, Rumah Terbakar

SAMARINDA. Guyuran hujan tidak lagi dipedulikan sejumlah warga Jalan Wiraswasta Gang Wira Karya, RT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .