MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 04 Desember 2017 15:17
Pengantin Baru Tewas Tergantung

Mertua Tersentak, Tanpa Meninggalkan Wasiat

PROKAL.CO, SAMARINDA. Tubuh renta Gho Swan Swu langsung lemas begitu mendapati sosok pria tergantung di dapur rumahnya, kemarin (3/12) pukul 17.00 Wita. Wanita lanjut usia (lansia) 67 tahun itu bahkan nyaris jatuh pingsan setelah mengenali wujud dengan leher terjerat tali adalah menantunya, Ferddy Asnawi.

Dalam ketakutan, Gho Swan Swu tak sanggup berteriak. Dengan sisa tenaga ia berlari keluar dari rumahnya yang berada di Perumahan Arisco, Blok G2 RT 37, Sambutan. Beberapa warga yang kebetulan berada di luar rumah bergegas menghampiri.
Kepada para tetangganya itu, Gho Swan Swu memberitahu bahwa Ferddy, menantunya, tewas gantung diri. Warga yang mendengar pengakuan lansia itu terkejut.

Untuk memastikan informasi itu, sejumlah tetangga Gho Swan Swu memutuskan masuk ke dalam rumah. Sesampainya di dapur, tampak tubuh Ferddy masih dalam keadaan tergantung di samping pintu dapur menggunakan tali nilon warna hijau. Namun saat itu warga tidak berani menyentuh jasad yang sudah membiru tersebut.  

Tali yang menjerat leher Ferddy itu diikatkan pada lubang ventilasi jendela kamar tidur Ferddy dan istrinya, Heni (35). Ketika ditemukan,  Ferddy masih mengenakan pakaian lengkap yakni, kemeja putih dan celana panjang kain berwarna hitam.
Tubuh Ferddy yang telah terbujur kaku di dinding setinggi 2 meter dari ventilasi dengan lantai baru diturunkan setelah Heni pulang ke rumahnya. Proses evakuasi jasad Ferddy dibantu sejumlah relawan dan warga.

Ketika Ferddy ditemukan tergantung, Heni kebetulan sedang keluar rumah untuk membeli makan. Entah apa yang memicu Ferddy mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Sang mertua, Gho Swan Swu juga mengaku tak tahu. Sementara Heni belum dapat dimintai keterangan. Wanita yang baru satu bulan dinikahi Ferddy itu masih syok.

"Tidak ada masalah. Saya juga tidak tahu kenapa dia begitu," ucap Gho Swan Swu sembari terisak.
Sejumlah personel Polsekta Samarinda Ilir yang mendapat laporan warga bergegas menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan. Tak banyak informasi yang dapat dikumpulkan polisi. Heni saat itu menemani jenazah Ferddy yang dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Sjahranie.

"Kami belum bisa memberikan informasi banyak mengenai apa yang menjadi pemicu pelaku (Ferddy, Red) melakukan gantung diri. Kami baru akan memintai keterangan saksi-saksi terutama istrinya (Heni, Red)," ucap Kapolsekta Samarinda Ilir, Kompol Chandra Hermawan.

Sebagai langkah awal penyelidikan tali nilon yang digunakan Ferddy mengakhiri hidup diamankan.
"Dan kami sudah lakukan identifikasi jenazah. Secara kasat mata tak ada tanda kekerasan, namun terdapat bekas jeratan tali di leher yang disebabkan gantung diri," pungkasnya.(oke/beb)  


BACA JUGA

Minggu, 10 Desember 2017 21:15
Tujuh Bersaudara yang Mengubah Takdir Lewat Gulat

Dulu Dihina Tetangga, Kini Dipuji

Proses tak pernah membohongi hasil. Hal inilah yang dialami tujuh bersaudara yang menempuh jalan hidup…

Minggu, 10 Desember 2017 20:42

Beasiswa Macam-macam Ringankan Beban Orangtua

Kalau anak pejabat lulus di universitas luar negeri dengan hasil memuaskan mungkin hal biasa. Karena…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:26

Terabaikan karena Perebutan Kawasan

Kaya dengan batu bara belum tentu membawa kesejahteraan. Di Kampung Berambai dengan potensi emas hitam…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:23

Mengerikan, 6 Kasus Difteri di Kaltim

SAMARINDA. Penyakit difteri mendadak ramai diperbincangkan belakangan ini. Infeksi yang disebabkan bakteri…

Jumat, 08 Desember 2017 15:03

Satu Bangunan, Tiga Guru, Enam Kelas

Perjuangan meraih pendidikan seperti di dalam novel Laskar Pelangi terjadi di mana-mana. Tak perlu jauh…

Jumat, 08 Desember 2017 15:01

Peluru Misterius Nyaris Dikilokan

SAMARINDA. Menjelang Magrib, La Ibu bergegas menuju tempat kerjanya. Bukan kantor mewah melainkan hanya…

Jumat, 08 Desember 2017 14:59

Di Sekolah Santun, di Lapangan Jadi Jenderal

Kepergian Muhammad Toha Yasin bukan cuma kehilangan bagi keluarga dan kerabatnya. Bakatnya di lapangan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:59

“Allahu Akbar… Allahu Akbar…”

“Allah Akbar… Allah Akbar…” Kalimat takbir saling bersahutan dikumandangkan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:57

Kematian Kecelakaan Penuh Kejanggalan

SANGATTA. Pihak keluarga curiga dan penasaran terhadap kematian Ibrahim Sembe (38), warga Kampung Tator,…

Kamis, 07 Desember 2017 15:54

Tak Bisa Andalkan Mata, Cukup Meraba-raba

Kerja para relawan dan Tim SAR dalam setiap proses pencarian dan evakuasi korban tenggelam, memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .