MANAGED BY:
RABU
23 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 01 Desember 2017 13:23
Diancam Dibunuh, Siswi Dicabulli Tetangga

PROKAL.CO, SAMARINDA. Air susu dibalas dengan air tuba. Niat baik anak baru gede (ABG) berusia 14 tahun -sebut saja namanya Jelita- dibalas perbuatan jahat oleh Hendra Gunawan, tetangganya sendiri.

Tengah malam pukul 00.30 Wita, Selasa (17/10) lalu, Jelita terbangun dari tidurnya karena lapar. Untuk mengganjal perut, pelajar kelas VIII (kelas 2) salah satu SMP di Samarinda itu berniat membeli mi goreng, di depan gang tempatnya tinggal di kawasan Kecamatan Samarinda Ilir.

Walau lokasi warung makan yang dituju tidak terlalu jauh, saat itu Jelita memutuskan berangkat menggunakan motor. Di depan gang, ia berpapasan dengan Hendra, tetangganya yang memiliki istri dan dua orang anak.
Melihat Jelita lewat di depannya, pria 30 tahun itu lantas memanggil. Jelita pun berhenti. Sesaat kemudian ia dihampiri Hendra yang kemudian meminta bantuan.

Karena yang berbicara dengannya adalah tetangganya sendiri, Jelita tak menaruh curiga. Gadis belia itu tetap setia mendengar keluh kesah Hendra.

Rupanya ketika itu Hendra meminta tolong kepada Jelita untuk mengantarkannya mengambil motor di kantor polisi. Hendra mengaku motor tersebut ditilang di kawasan Jalan Belatuk.

Entah kantor polisi mana yang dimaksud, namun permintaan Hendra itu tak ditolak Jelita yang kemudian mau mengantarkan tetangganya itu.

Bukannya menuju kantor polisi, Jelita malah dibawa keliling kota oleh Hendra.  Keduanya kemudian berhenti di bekas bangunan yang terbakar di Jalan Pesut, Kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir.

Di saat Jelita kebingungan, Hendra memperdayanya hingga ia tak kuasa melawan dan menolak didorong masuk ke bangunan sisa puing kebakaran. Remaja itu tak berani berteriak karena ancaman Hendra yang mulai menunjukkan nafsu setannya. Hendra memaksa Jelita melakukan (maaf) oral seks.

Belum puas dengan permintaan awalnya, Hendra lantas mencium bibir Jelita sembari membisikkan ancaman jika Jelita berani menceritakan kejadian itu ke orang lain.

"Sesuai apa yang dikatakan pelaku (Hendra, Red) jika korban berani memberitahu pada orang lain terutama orangtuanya maka korban akan dibunuh," beber Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Reza Arief Dewanto, melalui Kasat Reskrim, Kompol Sudarsono.

Ancaman Hendra ampuh. Jelita yang merasa terancam sama sekali tak menceritakan perbuatan cabul Hendra kepada siapapun.
"Namun terdapat perubahan pada diri korban yang menimbulkan kecurigaan orangtuanya. Korban lalu didesak dan akhirnya berani menceritakan pencabulan itu," terangnya.

Ulah Hendra itu membuat orangtua Jelita meradang. Kasus cabul tersebut lantas dilaporkan ke Polresta Samarinda. "Dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang menangani kasus pencabulan itu langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku, Rabu (29/11) lalu," tuturnya.

Sementara itu Hendra membantah tuduhan pencabulan yang dilakukannya disertai ancaman. "Saya lakukan sekali. Tidak benar kalau saya ancam bunuh dia (Jelita, Red," bantah Hendra singkat.(oke/beb)
 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 01:33

Peras Guru yang Mesum dengan Siswinya, Delapan Oknum Satpol PP Diperiksa

SAMARINDA. Sukiman Saman tidak ingin menderita seorang diri di penjara. Oknum wakil kepala sekolah (wakepsek)…

Kamis, 17 Mei 2018 00:28

SAKIT HATI..!! Gagal Selingkuh, Istri Orang Ditimpas

TENGGARONG. Sakit hati kemudian dipengaruhi alkohol dari minuman keras (Miras) ditengaknya, membuat…

Rabu, 16 Mei 2018 00:38
Gegerkan Air Hitam, 2 Tahun Tak Lapor RT. Kapolda: Tak Ada Tempat Buat Teroris

Pasca Ledakan, Pria Misterius Menghilang

SAMARINDA. Siapa bilang serangkaian aksi bom bunuh diri di Surabaya tak membuat masyarakat Samarinda…

Selasa, 15 Mei 2018 20:32

“Pertaruhkan Nyawa, Kami Bukan Perampok!”

SAMARINDA. Ribuan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Samudera Samudera Sejahtera (Komura)…

Senin, 14 Mei 2018 19:56
Luka Bakar 16 Persen, Satu Lagi Menjemput Ajal

DUUUAARRRR..!! Ledakan Tabung Gas di Kasturi Tewaskan 5 Orang

SAMARINDA. Ibarat musim gugur, satu persatu pasien korban ledakan elpiji 3 kilogram terus berguguran.…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:27

Rampas HP, Dua Sekawan Saling Tuding

SAMARINDA. Dua sekawan, Haris (23) dan Rexy Bagus alias Eci (22), keduanya warga Kelurahan Jawa, Kecamatan…

Jumat, 11 Mei 2018 00:20

Seruduk Pejalan Kaki, Dikurung 4 Bulan

SAMARINDA. Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mengantarkan seorang pemuda bernama Jefri Sa'abi…

Kamis, 10 Mei 2018 00:18
Kasus Pembantaian Ibu dan Anak

Pastikan Kronologis, Siapkan Reka Ulang

SAMARINDA. Guna memastikan dan melihat kronologis pembantaian sadis yang dilakukan Haisal Azuan (19)…

Rabu, 09 Mei 2018 00:42

Bini Tak Pulang Semalam karena Asyik Main di Warnet, Suami Emosi, Bonyoklah Dihajar

SAMARINDA. Emosi EK (31) memuncak. Semalaman istrinya berinisial YR tak pulang. Setelah dicari-cari,…

Selasa, 08 Mei 2018 00:27
Polisi Tunggu Hasil Autopsi Ibu dan Anak yang Dibantai Maling

Tubuh Dipenuhi Luka dan Tusukan

SAMARINDA. Perbuatan Haisal Azuan (19) benar-benar sungguh di luar batas. Aksinya membantai Lusiana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .