MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Jumat, 01 Desember 2017 13:23
Diancam Dibunuh, Siswi Dicabulli Tetangga

PROKAL.CO, SAMARINDA. Air susu dibalas dengan air tuba. Niat baik anak baru gede (ABG) berusia 14 tahun -sebut saja namanya Jelita- dibalas perbuatan jahat oleh Hendra Gunawan, tetangganya sendiri.

Tengah malam pukul 00.30 Wita, Selasa (17/10) lalu, Jelita terbangun dari tidurnya karena lapar. Untuk mengganjal perut, pelajar kelas VIII (kelas 2) salah satu SMP di Samarinda itu berniat membeli mi goreng, di depan gang tempatnya tinggal di kawasan Kecamatan Samarinda Ilir.

Walau lokasi warung makan yang dituju tidak terlalu jauh, saat itu Jelita memutuskan berangkat menggunakan motor. Di depan gang, ia berpapasan dengan Hendra, tetangganya yang memiliki istri dan dua orang anak.
Melihat Jelita lewat di depannya, pria 30 tahun itu lantas memanggil. Jelita pun berhenti. Sesaat kemudian ia dihampiri Hendra yang kemudian meminta bantuan.

Karena yang berbicara dengannya adalah tetangganya sendiri, Jelita tak menaruh curiga. Gadis belia itu tetap setia mendengar keluh kesah Hendra.

Rupanya ketika itu Hendra meminta tolong kepada Jelita untuk mengantarkannya mengambil motor di kantor polisi. Hendra mengaku motor tersebut ditilang di kawasan Jalan Belatuk.

Entah kantor polisi mana yang dimaksud, namun permintaan Hendra itu tak ditolak Jelita yang kemudian mau mengantarkan tetangganya itu.

Bukannya menuju kantor polisi, Jelita malah dibawa keliling kota oleh Hendra.  Keduanya kemudian berhenti di bekas bangunan yang terbakar di Jalan Pesut, Kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir.

Di saat Jelita kebingungan, Hendra memperdayanya hingga ia tak kuasa melawan dan menolak didorong masuk ke bangunan sisa puing kebakaran. Remaja itu tak berani berteriak karena ancaman Hendra yang mulai menunjukkan nafsu setannya. Hendra memaksa Jelita melakukan (maaf) oral seks.

Belum puas dengan permintaan awalnya, Hendra lantas mencium bibir Jelita sembari membisikkan ancaman jika Jelita berani menceritakan kejadian itu ke orang lain.

"Sesuai apa yang dikatakan pelaku (Hendra, Red) jika korban berani memberitahu pada orang lain terutama orangtuanya maka korban akan dibunuh," beber Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Reza Arief Dewanto, melalui Kasat Reskrim, Kompol Sudarsono.

Ancaman Hendra ampuh. Jelita yang merasa terancam sama sekali tak menceritakan perbuatan cabul Hendra kepada siapapun.
"Namun terdapat perubahan pada diri korban yang menimbulkan kecurigaan orangtuanya. Korban lalu didesak dan akhirnya berani menceritakan pencabulan itu," terangnya.

Ulah Hendra itu membuat orangtua Jelita meradang. Kasus cabul tersebut lantas dilaporkan ke Polresta Samarinda. "Dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang menangani kasus pencabulan itu langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku, Rabu (29/11) lalu," tuturnya.

Sementara itu Hendra membantah tuduhan pencabulan yang dilakukannya disertai ancaman. "Saya lakukan sekali. Tidak benar kalau saya ancam bunuh dia (Jelita, Red," bantah Hendra singkat.(oke/beb)
 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 20:53

IGD RSUD AWS Retak

SAMARINDA. Puluhan pasien yang tengah dirawat di RSUD AW Syahranie mendadak diliputi rasa kalut. Satu…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Buah Simalakama Jamaah Abu Tours

SAMARINDA. Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Cuaca Ekstrem Tak Turunkan Target

SAMARINDA. Alam masih belum bersahabat demi percepatan pembangunan runway Bandara Samarinda Baru (BSB).…

Rabu, 14 Februari 2018 21:55

Pilih Jadi Omongan atau Mendekati Zina?

Valentine’s day, perayaan yang selalu mengundang kontroversi setiap tahunnya. Kontroversinya melampaui…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:38

Duet Polisi Palsu Gasak Tujuh Motor

SAMARINDA. Memeras dengan mengaku-ngaku sebagai polisi, bukan satu-satunya kejahatan yang dilakukan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:06

Banting Setir, Moncong Menghadap Langit

SAMARINDA. Truk kontainer bermuatan air mineral dengan nomor polisi L 9022 WF milik PT Bintang…

Kamis, 08 Februari 2018 23:18

ABG Cantik Jadi Muncikari Online

SAMARINDA. Usianya masih 16 tahun, namun bisnis yang dilakoninya bikin geleng-geleng kepala. Anak baru…

Kamis, 08 Februari 2018 11:38

Bayi Mifzal Disiksa di Kamar Sempit

SAMARINDA. Polisi melanjutkan penyelidikan kematian, Muhammad Mifzal, bayi usia 9 bulan, akibat siksaan…

Rabu, 07 Februari 2018 18:28

Bakar Rumah, “Narsis” di Medsos

SAMARINDA. Rasa penyesalan tak tampak di wajah Nuryadi alias Yadi alias Bambong. Padalah ia telah dengan…

Selasa, 06 Februari 2018 10:03

Ribut Keluarga, Rumah Terbakar

SAMARINDA. Guyuran hujan tidak lagi dipedulikan sejumlah warga Jalan Wiraswasta Gang Wira Karya, RT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .