MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Kamis, 30 November 2017 15:49
Teror Buaya di Desa Sepaso

Berjemur di Badan Jalan

PROKAL.CO, SANGATTA. Banjir yang melanda Kecamatan Bengalon dalam beberapa hari terakhir menimbulkan masalah lain. Sebab selain sengsara dengan banjir, masyarakat juga dibuat khawatir dengan masuknya buaya ke pemukiman mengikuti arus banjir. Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Karena seperti diketahui, sungai di Bengalon semuanya dihuni buaya muara yang terkenal ganas dan telah banyak memakan korban.
Adapun beberapa desa di Bengalon yang merupakan daerah dataran rendah yang kini terendam banjir diantarannya Desa Sepaso Induk, Sepaso Timur serta Lembak. Dimana desa ini dilintasi Sungai Lembak yang terkenal dengan buayanya yang ganas.
Dari informasi yang diterima harian ini, kekhawatiran akan bahaya buaya setelah seekor buaya berukuran besar muncul di tengah-tengah pemukiman warga Jalan 10 November Desa Sepaso Induk dua hari lalu. Awalnya, masyarakat menyangka kalau yang muncul adalah batang kayu, namun setelah diamati ternyata seekor buaya yang sedang berjemur. “Kami kira itu batang kayu, ternyata buaya berjemur,” kata Bonar. Setelah kejadian itu, warga mengaku mulai waswas untuk beraktifitas lantaran banjir dengan kedalaman mulai 50 cm hingga 1,5 meter tak kunjung surut.
Selain di Sepaso Induk, buaya dengan ukuran kecil juga muncul di Desa Sepaso Timur, tepatnya di RT 1 Lembak luar. Menurut pengakuan warga, buaya terlihat berjemur di badan jalan. Buaya kecil itu diduga merupakan anak buaya dari Sungai Lembak, yang naik ikut air sungai yang banjir.
Untuk mencegah munculnya korban jiwa akibat keganasan buaya, sejumlah warga berharap agar pemerintah bisa segera turun tangan menangkap buaya yang berkeliaran. Sebab akibat banjir, kadang dimanfaatkan anak-anak sebagai sarana untuk bermain air dan mandi. “Kami berharap pemerintah bisa merelokasi buaya yang sangat membahayakan masyarakat,” harap Bonar. (jn/nin)  
 
 



BACA JUGA

Sabtu, 09 Desember 2017 13:36

Pupuk Kaltim Sukses Buktikan Peduli Lingkungan

BONTANG. Di usianya yang sudah menginjak 40 tahun, Pupuk Kaltim boleh dibilang sukses menjadi perusahaan…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:34

Elpiji 3 Kg Kembali Langka

TANJUNG REDEB. Krisis gas elpiji 3 kilogram turut melanda warga Berau. Bahan bakar bersubsidi ini mulai…

Jumat, 08 Desember 2017 15:28

Maling Sukses Sambar 9 Ponsel

TENGGARONG. Sebuah motor merk Yamaha Mx King warga merah-hitam KT 2773 VZ terlihat berhenti di tepi…

Jumat, 08 Desember 2017 15:26

Bupati Minta CSR Tambang Dinaikkan

SANGATTA. Kenaikan produksi  batu bara PT KPC hingga 60 juta metrik ton,  hendaknya dibarengi…

Kamis, 07 Desember 2017 16:21

Ijon Merajalela, DPMPK Bentuk BUMK

TANJUNG REDEB. Sistem tengkulak masih menjadi persoalan yang menghantui petani di Kabupaten Berau. Kondisi…

Kamis, 07 Desember 2017 16:19

Pembunuh Teman Divonis Seumur Hidup

SANGATTA. Dua pembunuh Rahmadi (17), warga Kecamatan Bengalon, masing-masing  bernama Alfian Wahyu…

Rabu, 06 Desember 2017 18:06

SDM Kampung Harus Cepat Belajar

TANJUNG REDEB. Menatap program kerja 2018 dengan anggaran tiap kampung di Berau yang masih besar, dukungan…

Rabu, 06 Desember 2017 18:03

Heboh Soal Kabar Pemberhentian TK2D

SANGATTA. Rencana pengurangan tenaga Kerja kontrak Daerah (TK2D) sebanyak 350 orang, memang sudah heboh.…

Senin, 04 Desember 2017 00:29

Proyek Jalan dan Jembatan Masuk Multiyears

TANJUNG REDEB. Kegiatan 2018 Kabupaten Berau telah disusun berdasarkan kerangka acuan pembangunan yang…

Senin, 04 Desember 2017 00:27

YAHHH ... PDAM Belum Bisa Cari Untung

SANGATTA. Akibat kenaikan tarif air,  masyarakat melakukan penghematan penggunaan air. Hal ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .