MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Selasa, 21 November 2017 01:43
Polisi Mulai Mintai Keterangan Saksi

Pastikan Penyebab Tewasnya Buruh Pikul Batu Bara

Korban saat dievakuasi.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Penyelidikan mendalam terkait tewasnya Arafik, buruh "emas hitam" di kapal klotok Amin Jaya 1 ketika bersandar di dermaga penumpukan batu bara mulai dilakukan polisi. Sejumlah saksi dipanggil, mulai dari buruh pikul batu bara yang lain, nahkoda sampai dengan juragan kapal klotok yang biasa digunakan "berburu" batu bara sisa dari sejumlah ponton.

Pemeriksaan pada sejumlah saksi itu dilakukan bertahap. Polisi pertama kali memeriksa saksi-saksi yakni buruh pikul batu bara yang menemukan pemuda 28 tahun itu dalam keadaan tewas.

"Dan yang melihat serta menolong korban (Arafik, Red) ketika terjatuh di kapal saat sibuk mengangkut batu bara dari kapal ke penumpukkan," beber Kapolsekta KP Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso melalui Kanit Reskrim, Iptu Purwo Asmadi.

Saksi-saksi memang mengetahui Arafik pada saat itu dalam keadaan kurang sehat, namun Warga Jalan Ulin Gang 2, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang itu tetap memaksa bekerja sehingga terjatuh.

"Dugaan penyebab meninggalnya korban masih sama yakni karena ketika terjatuh tulang rusuknya terbentur," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, rasa lelah ditambah kurang sehat membuat Arafik terjatuh di kapal klotok tempatnya mengais rejeki sebagai buruh pikul batu bara, Minggu (19/11) lalu.

Buruh lain yang melihat Arafik terjatuh buru-buru menolong. Mereka bertanya apakah Arafik terluka. Pertanyaan itu dijawab Arafik yang mengatakan dirinya tak apa-apa.

Arafik pun meminta izin rehat sejenak. Ia ingin mengistirahatkan tubuhnya untuk menghilangkan rasa lelah karena memang sedang tak enak badan.

Satu jam berlalu, tepatnya pukul 07.00 Wita, buruh pikul batu bara lainnya pun hendak membangunkan Arafik yang tampak tidur pulas.
Tubuh Arafik digerak-gerakan namun tak kunjung bergerak. Tubuh Arafik telah kaku. Pemuda itupun diketahui sudah tak bernyawa.(oke)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 21:58

Ngaku Jalan-jalan, Tapi Manjat Dinding

SAMARINDA. Am (20) dan An (24) diamuk warga, Kamis (19/7) kemarin. Keduanya yang merupakan warga Jalan…

Kamis, 19 Juli 2018 21:42

“Pemain” Sabu Sebut Nama Puluhan Pelanggan

TENGGARONG. Setelah mendadak menyerbu “Kampung Narkoba” di Desa Sebulu Ulu, Kecamatan Sebulu,…

Kamis, 19 Juli 2018 21:40

Diciduk Usai Jalan-jalan

SAMARINDA. Darmi (32) hanya bisa pasrah saat majelis hakim mengetuk palu usai menyatakan dia bersalah…

Rabu, 18 Juli 2018 21:56

OTT Pasar Merdeka Masuk Kejaksaan

SAMARINDA. Setelah menjalani rangkaian proses penyididikan di kepolisian, kasus Operasi Tangkap Tangan…

Selasa, 17 Juli 2018 23:23

Diseruduk Byson, Penjual Pentol "Kejet-Kejet" Lalu Death..!!

SAMARINDA. Suasana malam di simpang tiga Jalan Ir Sutami-Jalan Kemangi, Sungai Kunjang mendadak ramai…

Selasa, 17 Juli 2018 23:20

Waspada, 24 Nyawa Melayang di Jalan

SAMARINDA. Sebaiknya waspada saat berkendara. Patuhi aturan yang berlaku, untuk mengurangi risiko kecelakaan…

Selasa, 17 Juli 2018 23:14

WNA kembali Resahkan Warga

 SAMARINDA. Kerap berurusan dengan hukum tak membuat Joshua Wong Yin Kai jera. Warga negara asing…

Senin, 16 Juli 2018 21:20

Bekas Digigit Buaya Tak Sembuh, Pria Ini Gantung Diri

BONTANG. Kasus bunuh diri menjadi momok di Kota Taman, Bontang. Tingginya depresi yang dialami membuat…

Senin, 16 Juli 2018 21:08

Kampung Narkoba Sebulu “Disikat”

TENGGARONG. Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memang terus jadi sasaran empuk para pemain berbagai…

Minggu, 15 Juli 2018 01:06

Muncul di Dekat Sangasanga

SAMARINDA. Dua karyawan tambang yang tenggelam di Sungai Mahakam akhirnya ditemukan. Usai menemukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .