MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 20 November 2017 01:16
Rusuk Patah, Buruh Batu Bara Tewas di Kapal
TEWAS.Jasad Arafik di Mapolsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda sebelum dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kapal klotok Amin Jaya 1 baru saja bersandar di dermaga jety penumpukan batu bara limbah ponton yang telah dibersihkan, kemarin (19/11) pukul 06.00 Wita.

Sejumlah buruh batu bara termasuk Arafik pun bersiap memindahkan "emas hitam" yang dikumpulkan itu ke penumpukan di darat dengan cara dipikul.

Meski tak terlalu jauh tempat penumpukan batu bara dari kapal bersandar, Arafik yang sejak awal merasa tak enak badan tetap bekerja memindahkan batu bara hasil "buruan" dari sejumlah ponton itu ke tempat penumpukan.

Rasa lelah ditambah tubuh kurang sehat akhirnya membuat pemuda 28 tahun itu tumbang. Warga Jalan Ulin Gang 2, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang itu terjatuh di tumpukan batu bara.

Buruh lain yang melihat Arafik terjatuh buru-buru menolong. Mereka bertanya apakah Arafik terluka. Pertanyaan itu dijawab Arafik yang mengatakan dirinya tak apa-apa.

Arafik pun meminta izin rehat sejenak. Ia ingin mengistirahatkan tubuhnya untuk menghilangkan rasa lelah karena memang sedang tak enak badan.

Arafik lantas beristirahat di klotok yang selama ini membawanya mengais rejeki dengan menjadi buruh pikul batu bara.
Satu jam beralalu, tepatnya pukul 07.00 Wita, buruh pikul batu bara lainnya pun hendak membangunkan Arafik yang tampak tidur pulas.
Tubuh Arafik digerak-gerakan namun tak kunjung bergerak. Tubuh Arafik telah kaku. Pemuda itupun diketahui sudah tak bernyawa.

Kontan seluruh awak kapal klotok heboh termasuk juragan kapal yang kemudian membiarkan jasad Arafik pada posisinya. Meninggalnya Arafik kemudian dilaporkan ke Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda.
Menggunakan klotok batu bara, jasad Arafik diantar ke markas Polsekta KP. Tubuh kaku Rafik kemudian dievakuasi polisi dibantu sejumlah relawan untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Sjahranie.

Kapolsekta KP Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso melalui Kanit Reskrim, Iptu Purwo Asmadi menerangkan, berdasarkan keterangan saksi-saksi diduga Arafik tewas karena benturan keras ketika terjatuh di kapal klotok ketika memindahkan batu bara.

"Benturan itu menyebabkan bagian rusuk belakang korban (Rafik, Red) terasa sakit, bahkan mungkin patah. Ditambah lagi kebetulan ketika itu korban sedang tak enak badan," beber Purwo.

Sebelum dibawa ke rumah sakit dan dipindahkan dari klotok, polisi telah mengidentifikasi jasad Arafik. "Secara kasat mata kami tak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Sedangkan untuk hasil visum keseluruhan kami masih menunggu dari rumah sakit," tandasnya. (oke/nha)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 23:28

DBD Renggut Nyawa Anak di Palaran

SAMARINDA. Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali merenggang nyawa. Hal ini dilaporkan oleh satu…

Senin, 15 Oktober 2018 22:48

Habib Umar Diisukan Diciduk Densus

SAMARINDA. Isu tak sedap menerpa kedatangan Guru Mulia Al'Alimul' Allaamah Al Arif Billah, Al Habib…

Senin, 15 Oktober 2018 22:39

"Gempa" di Loa Janan

SAMARINDA. Gempa 7,4 skala richter di Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu lalu, seolah kembali…

Senin, 15 Oktober 2018 00:16

Isran “Haramkan” Antrean Panjang di SPBU

SAMARINDA. Belum sebulan pasca dilantik sebagai Gubernur Kaltim, Isran Noor mulai mereview kembali janji-janji…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:37

Penculik Anak Berkeliaran, Warga Samarinda Resah

SAMARINDA. Kabar penculikan anak di luar Samarinda membuat orangtua khususnya ibu rumah tangga (IRT)…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:35

Jaga Salat, Niscaya Musibah Diangkat

Kedatangan ulama besar asal Tarim, Hadramaut, Habib Umar Bin Hafidz di Samarinda menjadi magnet. Bak…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:09

Tak Tahan Tanah Terus Tergerak-gerak

Gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) masih menyimpan…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:47

Wanita Hamil Nyaris Dibakar

SAMARINDA. Usman tergolong pria yang sangat sadis. Dihadapan anak-anaknya, pria paruh baya itu nyaris…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:46

Berkat Batang Kayu, Berebut Keluar Kota Palu

TAK ada yang menyangka jika Kota Palu akan luluh lantak akibat gempa dan tsunami.  Termasuk belasan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:16

“Banjir” Solar, Tulang Lutut Retak

SAMARINDA. Satu persatu pengendara motor berjatuhan ketika melintas di Jalan Cendana, tak jauh dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .