MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 20 November 2017 01:16
Rusuk Patah, Buruh Batu Bara Tewas di Kapal
TEWAS.Jasad Arafik di Mapolsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda sebelum dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kapal klotok Amin Jaya 1 baru saja bersandar di dermaga jety penumpukan batu bara limbah ponton yang telah dibersihkan, kemarin (19/11) pukul 06.00 Wita.

Sejumlah buruh batu bara termasuk Arafik pun bersiap memindahkan "emas hitam" yang dikumpulkan itu ke penumpukan di darat dengan cara dipikul.

Meski tak terlalu jauh tempat penumpukan batu bara dari kapal bersandar, Arafik yang sejak awal merasa tak enak badan tetap bekerja memindahkan batu bara hasil "buruan" dari sejumlah ponton itu ke tempat penumpukan.

Rasa lelah ditambah tubuh kurang sehat akhirnya membuat pemuda 28 tahun itu tumbang. Warga Jalan Ulin Gang 2, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang itu terjatuh di tumpukan batu bara.

Buruh lain yang melihat Arafik terjatuh buru-buru menolong. Mereka bertanya apakah Arafik terluka. Pertanyaan itu dijawab Arafik yang mengatakan dirinya tak apa-apa.

Arafik pun meminta izin rehat sejenak. Ia ingin mengistirahatkan tubuhnya untuk menghilangkan rasa lelah karena memang sedang tak enak badan.

Arafik lantas beristirahat di klotok yang selama ini membawanya mengais rejeki dengan menjadi buruh pikul batu bara.
Satu jam beralalu, tepatnya pukul 07.00 Wita, buruh pikul batu bara lainnya pun hendak membangunkan Arafik yang tampak tidur pulas.
Tubuh Arafik digerak-gerakan namun tak kunjung bergerak. Tubuh Arafik telah kaku. Pemuda itupun diketahui sudah tak bernyawa.

Kontan seluruh awak kapal klotok heboh termasuk juragan kapal yang kemudian membiarkan jasad Arafik pada posisinya. Meninggalnya Arafik kemudian dilaporkan ke Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda.
Menggunakan klotok batu bara, jasad Arafik diantar ke markas Polsekta KP. Tubuh kaku Rafik kemudian dievakuasi polisi dibantu sejumlah relawan untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Sjahranie.

Kapolsekta KP Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso melalui Kanit Reskrim, Iptu Purwo Asmadi menerangkan, berdasarkan keterangan saksi-saksi diduga Arafik tewas karena benturan keras ketika terjatuh di kapal klotok ketika memindahkan batu bara.

"Benturan itu menyebabkan bagian rusuk belakang korban (Rafik, Red) terasa sakit, bahkan mungkin patah. Ditambah lagi kebetulan ketika itu korban sedang tak enak badan," beber Purwo.

Sebelum dibawa ke rumah sakit dan dipindahkan dari klotok, polisi telah mengidentifikasi jasad Arafik. "Secara kasat mata kami tak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Sedangkan untuk hasil visum keseluruhan kami masih menunggu dari rumah sakit," tandasnya. (oke/nha)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 21:18

Cerianya Bunda Rita di Sidang Perdana

JAKARTA. Dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara (Kukar) Rita…

Selasa, 20 Februari 2018 17:02

Terus Mengancam, Difteri Masih KLB

SAMARINDA. Status kejadian luar biasa (KLB) difteri di Kota Tepian belum dicabut. Pasalnya, pekan lalu…

Senin, 19 Februari 2018 20:49
Rebutan Cewek, Kelompok Geng Serang Remaja

Bos Geng Tuyul Hitam Bersaudara Ditangkap

SAMARINDA. Di balik tubuh yang kurus, remaja 17 tahun berinisial IB, adalah seorang bos salah satu geng.…

Minggu, 18 Februari 2018 15:46

Bunuh Orangutan karena Sengketa Lahan

SANGATTA. Terungkap sudah kasus tewasnya orangutan dengan ratusan peluru bersarang di badan.  Setelah…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:53

IGD RSUD AWS Retak

SAMARINDA. Puluhan pasien yang tengah dirawat di RSUD AW Syahranie mendadak diliputi rasa kalut. Satu…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Buah Simalakama Jamaah Abu Tours

SAMARINDA. Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Cuaca Ekstrem Tak Turunkan Target

SAMARINDA. Alam masih belum bersahabat demi percepatan pembangunan runway Bandara Samarinda Baru (BSB).…

Rabu, 14 Februari 2018 21:55

Pilih Jadi Omongan atau Mendekati Zina?

Valentine’s day, perayaan yang selalu mengundang kontroversi setiap tahunnya. Kontroversinya melampaui…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:38

Duet Polisi Palsu Gasak Tujuh Motor

SAMARINDA. Memeras dengan mengaku-ngaku sebagai polisi, bukan satu-satunya kejahatan yang dilakukan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:06

Banting Setir, Moncong Menghadap Langit

SAMARINDA. Truk kontainer bermuatan air mineral dengan nomor polisi L 9022 WF milik PT Bintang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .