MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 20 November 2017 01:12
SEPERTI DI FILM..!! Pemancing Bergulat dengan Buaya
Korban dirawat setelah bergelut dengan buaya.

PROKAL.CO, SANGATTA. Serangan buaya terhadap manusia di Kutim tampaknya tak pernah berakhir. Jumat (17/11) lalu, di Kecamatan Kaubun, seorang pemuda bernama Amat (15) diserang buaya. Amat diserang saat sedang memancing di Bendungan SP IV. Beruntung, meskipun mengalami luka-luka di sekucur tubuhnya, namun nyawanya masih terselamatkan karena lepas dari terkaman sang predator.
Serangan buaya itu baru ketahuan setelah korban mendatangi Puskesmas di Kaubun untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban diantar oleh Benya, rekannya.

“Korban (Amat, Red) mengalami luka-luka di jari kaki kanan, lutut kiri dan paha kiri. Termasuk luka robek di punggung. Setelah luka dijahit, diobati, korban kemudian kembali ke rumah untuk dirawat jalan,” jelas Dedi Setiawan, petugas Puskesmas Kaubun.
Meskipun Amat selamat, namun tidak menutup kemungkinan ada korban berikutnya. Sebab diakui, sungai-sungai di Kaubun merupakan habitat asli buaya. Bahkan banyak buaya sudah masuk di danau, termasuk bendungan untuk mencari makan. Karena itu masyarakat perlu berhati-hati.

“Masyarakat perlu hati-hati kalau masuk sungai, atau di danau termasuk bendungan, karena tidak menutup kemungkinan disitu ada buaya. Kami juga berharap pemerintah memberikan peringatan di lokasi-lokasi itu agar masyarakat berhati-hati, agar tidak jadi korban buaya berikutnya,” kata Limra, warga Kaubun.

Barena sering terjadi, teror buaya di Kaltim sudah menjadi hal yang biasa. Di antara banyaknya kasus “manusia vs buaya”, yang paling menghebohkan tentu tragedi di Muara Jawa pada pertengahan September lalu.  Awalnya pemuda 16 tahun bernama Arjuna yang disambar buaya 15 September. Arjuna disantap ketika mandi di Sungai TB, terletak di Kelurahan Muara Ulu Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Namun alih-alih menemukan jasad pemuda itu, justru sang buaya kembali menerkam Supriyanto (38), juga warga Muara Jawa Ulu, ketika melakukan pencarian Sabtu (16/9) sekitar pukul 11.00 Wita. Padahal Supriyanto mengaku sebagai pawang buaya.
beberapa hari kemudian jasad keduanya didapat. Anehnya, baik jasad Arjuna maupun Supriyanto, justru hanya mengalami luka sedikit. Tidak ada satu organ tubuhnya sedikitpun yang hilang dimakan buaya. (jn/nha)



BACA JUGA

Minggu, 10 Desember 2017 21:15
Tujuh Bersaudara yang Mengubah Takdir Lewat Gulat

Dulu Dihina Tetangga, Kini Dipuji

Proses tak pernah membohongi hasil. Hal inilah yang dialami tujuh bersaudara yang menempuh jalan hidup…

Minggu, 10 Desember 2017 20:42

Beasiswa Macam-macam Ringankan Beban Orangtua

Kalau anak pejabat lulus di universitas luar negeri dengan hasil memuaskan mungkin hal biasa. Karena…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:26

Terabaikan karena Perebutan Kawasan

Kaya dengan batu bara belum tentu membawa kesejahteraan. Di Kampung Berambai dengan potensi emas hitam…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:23

Mengerikan, 6 Kasus Difteri di Kaltim

SAMARINDA. Penyakit difteri mendadak ramai diperbincangkan belakangan ini. Infeksi yang disebabkan bakteri…

Jumat, 08 Desember 2017 15:03

Satu Bangunan, Tiga Guru, Enam Kelas

Perjuangan meraih pendidikan seperti di dalam novel Laskar Pelangi terjadi di mana-mana. Tak perlu jauh…

Jumat, 08 Desember 2017 15:01

Peluru Misterius Nyaris Dikilokan

SAMARINDA. Menjelang Magrib, La Ibu bergegas menuju tempat kerjanya. Bukan kantor mewah melainkan hanya…

Jumat, 08 Desember 2017 14:59

Di Sekolah Santun, di Lapangan Jadi Jenderal

Kepergian Muhammad Toha Yasin bukan cuma kehilangan bagi keluarga dan kerabatnya. Bakatnya di lapangan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:59

“Allahu Akbar… Allahu Akbar…”

“Allah Akbar… Allah Akbar…” Kalimat takbir saling bersahutan dikumandangkan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:57

Kematian Kecelakaan Penuh Kejanggalan

SANGATTA. Pihak keluarga curiga dan penasaran terhadap kematian Ibrahim Sembe (38), warga Kampung Tator,…

Kamis, 07 Desember 2017 15:54

Tak Bisa Andalkan Mata, Cukup Meraba-raba

Kerja para relawan dan Tim SAR dalam setiap proses pencarian dan evakuasi korban tenggelam, memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .