MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Minggu, 19 November 2017 21:10
YESS..!! Utang Mahkota II Lunas Tahun Depan

Pemkot Samarinda memastikan tahun depan hutang pembangunan Jembatan Mahkota II akan dituntaskan.

LUNAS. Pemkot Samarinda memastikan tahun depan hutang pembangunan Jembatan Mahkota II akan dituntaskan.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II sudah tuntas pekerjaan fisiknya, bahkan sudah bisa dinikmati warga Samarinda. Namun di balik infrastruktur megah tersebut, jembatan itu masih meninggalkan utang terhadap kontraktor pelaksana. Tapi Pemkot memastikan, akan lunas tahun depan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda, Asli Nuryadin mengatakan, pada anggaran tahun depan, pemkot hanya menyisakan utang untuk pekerjaan Jembatan Mahkota II dan itu akan dilunasi pihaknya.

“Sejauh ini belum ada usulan tambahan untuk kelengkapan jembatan, namun kami lebih fokus menuntaskan utang,” tegas Asli.
Diketahui Pemkot Samarinda menambahkan, fasilitas pelengkap pada jembatan berupa lampu penerangan. Kini itu terpasang yang akhirnya membuat jembatan tersebut bisa dilalui hingga pukul 22.000 Wita.

Bahkan akhir tahun ini, jembatan yang menghubungkan Kelurahan Sungai Kapih dengan Simpang Pasir ini akan dipasangi lampu tematik.

Sayangnya, keindahan lampu pada jembatan itu masih kurang pas, jika utang yang membelit tak juga dilunasi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Hero Mardanus mengatakan, pihaknya masih berutang sekitar Rp 16 miliar, tapi pihaknya sudah usulkan di APBD tahun.

“Utang memang masih ada sekitar Rp 16 miliar. Sudah kami usulkan untuk pembiayaan di APBD 2018,” ujar Hero.
Seperti yang diketahui Mahkota II saat ini telah menelan APBD hingga ratusan miliar. Bahkan pada tahun ini saja pembiayaan jembatan bertambah hingga Rp 13 miliar yang digunakan untuk penambahan sensor jembatan, perbaikan aspal dan lampu penerangan jembatan.

Tak sedikit anggaran yang diperlukan untuk memasang lampu senilai Rp 300 juta per bijinya. Jika jembatan ini belum bisa dinikmati sepenuhnya oleh warga, maka akan sangat disayangkan.

“Jumlah lampunya ada 60 masing-masing 90 watt. Sedangkan sensornya yang sudah kami pasang ada 12 dan perlu dilihat lagi perkembangannya,” jelasnya.

Sama halnya dengan lampu, sensor jembatan juga telah menelan anggaran hingga Rp 3,5 miliar. Persoalan sensor, Pemkot Samarinda juga tengah menanti rekomendasi dari Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ).
“Nanti akan ada sertifikat dari KKJTJ. Sementara itu, kami memasang 12 sensor dulu, selebihnya menunggu rekomendasi dari KKJTJ kalau memang perlu ditambah ya akan ditambah tapi sementara ini cukup dulu,” tandasnya. (hfz/ama)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .