MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 18 November 2017 14:53
Pemkab Fokus Bangun Kecamatan Tertinggal
Ismunandar

PROKAL.CO, SANGATTA. Dua kecamatan yang masuk wilayah Taman Nasional Kutai (TNK), namun telah dienclave (alih fungsi lahan), ketinggalan pembangunan karena beberapa tahun lalu tak boleh dibangun. Kedua kecamatan itu masing-masing Kecamatan Sangatta Selatan dan Kecamatan Teluk Pandan.
Bupati Kutim Ismunandar Pemerintah Kabupaten, akan fokus membangun wilayah dua kecamatan yang telah bebas dari TNK itu. “Saat ini kami focus dulu membangun yang sudah enclave 7816 hektare. Kami tidak akan tergesa-gesa mengusulkan sisa usulan kawasan yang belum bebas dari TNK. Kami selesaikan pembangunan yang ada dulu. Jadi prosesnya bertahap," jelas Ismunandar.
Menurutnya,  proses deliniasi lahan yang sudah lepas dari TNK terus dilakukan. Sebab, hal itu akan menjadi dasar Pemkab Kutim dalam melaksanakan pembangunan. "Dalam pertemuan dengan Kemen LHK kami juga sudah sampaikan terkait permintaan tambahan jumlah luasan yang perlu dienclave. Karena ada beberapa wilayah yang saat ini masih berstatus TNK, namun penduduk yang bermukim juga sudah banyak. Paling tidak perlu ada proses In-Out dari luasan 7.816 hektar yang sudah disetujui, agar bisa ikut dibangun," katanya.
Namun dakui, dia tidak lupa memperjuangkan tambahan lahan yang dienclave dari TNK. Sebab, sesuai usulan awal, yang akan dibebaskan seluas 24 ribu hektare, namun yang baru disetujui hanya 7.816 hektar.
Salah satu infrastruktur yang akan dibangun di Sangatta Selatan adalah Bandara Sangkima, bekas Bandara PT Pertanmina. Untuk pembangunan bandara ini, Ismunandar  menyatakan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) siap membantu proses pelepasan kawasan bandara yang masih masuk dalam Taman Nasional Kutai (TNK).
“Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar di Jakarta belum lama ini, sudah menyatakan siap membantu proses pelepasan area di sekitar bandara seluas 300 hektar. Namun lokasi itu bukan area untuk lokasi pembangunan, namun hanya sebagai area obstacle atau pembatas pada rencana pembangunan bandara,” katanya. (jn/sal)


loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 23:36

Komisi I Usul Napi Ditanggung BPJS

BONTANG. Komisi I DPRD Bontang prihatin dengan warga Bontang yang menjalani masa hukuman tanpa jaminan…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:35

Komisi II Desak RUPS BME

BONTANG. Ketua Komisi II DPRD Bontang, Ubayya Bengawan mendesak pemerintah dan komisaris PT Bontang…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:35

DPRD Usul Bangun Sentral Industri

BONTANG. Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang menggelar Rapat Kerja dengan Badan…

Senin, 15 Oktober 2018 23:33

Legislator Kawal Penertiban Pasar Rawa Indah

BONTANG Komisi II DPRD Bontang Ubayya Bengawan menyatakan pihaknya akan mengawal terus progres penertiban…

Senin, 15 Oktober 2018 23:33

Komisi I Tolak Draft Perda Nomer 9

BONTANG. DPRD Bontang dengan tegas menolak draf revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015 yang…

Senin, 15 Oktober 2018 23:32

DPRD Pertanyakan Rencana Rekrutmen P3K

BONTANG. Komisi I DPRD Bontang menggelar rapat kerja terkait rencana rekrutmen pegawai pemerintah dengan…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:15

Disdik Kaltim Kumpulkan Dana Rp 700 Juta

KEPEDULIAN masyarakat Kaltim untuk korban bencana memang patut diacungi jempol. Dari kumpulan dana SMK/SMA…

Rabu, 10 Oktober 2018 01:07

Asuransi Syariah Kian Diminati

Di era milenial seperti saat ini, produk syariah makin beragam dan berkembang. Termasuk asuransi syariah…

Rabu, 05 September 2018 21:43

Sabu 1 Kg Gagar Beredar

TANJUNG REDEB. Polres Berau berhasil menggagalkan masuknya narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat…

Senin, 03 September 2018 00:29

Imunisasi MR di Kaltim Rendah

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kaltim menggelar sosialisasi kampanye imunisasi vaksin Measles Rubella (MR),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .