MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 17 November 2017 13:52
Kekurangan Komputer Bukan Alasan Pungutan

Hadapi UNBK, Sekolah Disarankan Pinjam

PROKAL.CO, SAMARINDA. Hampir semua sekolah setingkat SMP di Kota Tepian didera kekurangan perangkat komputer jelang Ujian Nasional Berbasis Kompotensi (UNBK) Mei 2018 mendatang. Jumlah kekurangan tidak sedikit. Bayangkan, ada sekolah yang memiliki ratusan siswa peserta UNBK. Namun komputer yang tersedia hanya puluhan unit saja.

Seperti halnya di SMPN 22 Jalan Pahlawan. Sekolah itu memiliki jumlah siswa kelas 9 sebanyak 360 siswa yang akan mengikuti UNBK. Namun komputer yang dimiliki sekolah itu hanya 32 unit. Begitu juga MTs Negeri (MTsN) Model di Jalan Harmonika, Samarinda Kota. Jumlah siswa kelas 9 di sekolah ini ada 377 siswa. Sementara komputer yang tersedia hanya 100 unit. Kondisi ini hampir sama dengan sekolah lainnya.

Hal ini juga yang belakangan memicu dugaan pungutan, seperti yang terendus di MTsN Model Samarinda. Sekolah itu nyaris menarik pungutan dari orang tua murid untuk pengadaan perangkat komputer. Namun isu tersebut dibantah pihak komite dan sekolah.
Komite mengaku tak ada pungutan. Namun hanya meminta partisipasi orangtua dalam bentuk sumbangan sukarela yang mereka beri nama infak.

Pemerhati Pendidikan Kaltim, dari Universitas Mulawarman (Unmul), Prof Susilo mengungkapkan Dinas Pendidikan Kota (Disdik) Samarinda, seharusnya sudah jauh hari menyiapkan sarana pendukung sejak diberlakukannya UNBK. Namun, jika kondisi demikian, maka segera dicarikan solusinya.

“Pengadaan komputer itu cepat saja. Tidak butuh waktu lama. Tapi kalau tidak ada anggaran, maka pinjam ke lembaga lain,” ungkapnya, kemarin (16/11).

Disdik, saran Susilo harus menjalin kerja sama dengan beberapa dinas pemerintah lainnya untuk pinjam pakai atau sewa. Dia lalu merekomendasikan beberapa lembaga negara seperti Badan Pendidikan dan Latihan (Bandiklat). Kemudian Lembaga Administrasi Negara (LAN). Lembaga itu punya banyak laboratorium komputer yang bisa dipemberdayaan oleh siswa peserta UNBK.

Cara tersebut sebenarnya menjadi solusi lama. Sebab dua tahun sebelumnya juga sekolah yang kekurangan komputer memilih opsi tersebut. Hanya saja, ada sekolah yang meminta partisipasi orangtua dengan meminjam laptop.
Padahal pelaksanaan UNBK ini sudah memasuki tahun ketiga. Artinya pemkot harusnya sudah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung hajatan nasional ini sejak tahun pertama. Nampaknya dari tahun ke tahun, tidak ada perkembangan signifikan dari sarana pendukung UNBK ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Samarinda, Akhmad Hidayat mengungkapkan, 54 sekolah setingkat SMP di Kota Tepian semunya kekurangan perangkat komputer. Sementara anggaran yang tersedia baik dari BOS maupun APBD tidak mencukupi untuk kebutuhan itu. Akhmad mengaku hanya berharap dari bantuan pusat. Alokasi APBD sebesar 21 persen untuk sektor pendidikan, Akhmad menyebut pengadaan barang tidak masuk dalam item anggaran itu. “Makanya kami harap agar semua sekolah harus berinisiatif untuk mencari solusi,” tuturnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Laila Fatiha mengungkapkan pihaknya bukan menyepelehkan sektor pendidikan dalam urusan pengadaan barang untuk UNBK. Hanya saja saat ini pihaknya masih fokus pembangunan infrastruktur sekolah. Masih banyak sekolah belum memiliki gedung memadai sehingga perlu dilakukan perbaikan. Untuk pengadaan barang dan jasa seperti komputer, akan menyusul. Tetap disesuiakan dengan keterbatasan anggaran.

“Kita masih fokus bangun gedung sekolah. Jadi memang banyak alokasi dana larinya kesana,” tutup dia.

SEKOLAH DIINSTRUKSIKAN MEMINJAM LAPTOP

Informasi dihimpun media ini setiap sekolah sedang mencari upaya meminjam perangkat komputer ataupun lewat laptop kepada orang tua siswa atau SMK dan SMA yang kini kewenangan dibawah kendali pemprov Kaltim. SMPN 22 sudah mengumpulkan 20 unit dari orang tua siswa dari target sebanyak 60 unit. Sisanya sekolah yang beralamat di Jalan Pahlawan itu sudah “Pesan” dua ruangan lab komputer milik SMK 1 untuk digunakan pada saat UNBK nanti. Setiap ruangan ada 30 unit. Sehingga rencanannya dari 360 siswa akan dibagi 10 sift untuk satu kali ujian. “Ini lah cara kita untuk mensukseskan UNBK,” terang Kepala SMPN 22, Asmuran Rabu lalu.

Cara tersebut, kata Asmuran merupakan instruksi kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda berdasarkan Peraturan Mentri (Permen) Pendidikan. Bahwa sekolah bisa melakukan pinjaman komputer atau laptop ke orangtua siswa asal tidak keberatan.Namun sekolah juga bertanggung jawab atas barang pinjaman tersebut apabila terjadi kerusakan. "Makanya kita tambah safety sekuriti satu minggu sebelum pinjam dan pemulangan. Untuk mengamankan barang pinjaman itu,” tutup dia.

Meski sedang diterpa isu pungutan liar, Mts Negeri Model mengaku memanfaatkan komputer yang ada. Humas MTsN Model, Irma menyebut sekolahnya tidak berniat melakukan pungutan apapun. Saat ini pihaknya mengadakan simulasi pun dengan posisi komputer yang ada. “Kita memaksimalkan komputer yang sudah ada,” imbuhnya. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan untuk meminjam laptop dari orang tua siswa atau pihaknya lain. (zak/nha)  

loading...

BACA JUGA

Kamis, 07 Juni 2018 21:13

Dibegal Sejoli, Bocah Diseret

SAMARINDA. Ulah pelaku begal kini semakin beringas. Bahkan pelakunya bukan hanya pria, namun juga melibatkan…

Kamis, 07 Juni 2018 21:11

Perkosa Istri Sahabat

Apa artinya berteman…Di belakang kau menikam…Lirik lagu Pagar Makan Tanaman milik Mansyur…

Rabu, 06 Juni 2018 21:49

“Monster Jalanan” Ngamuk

SAMARINDA.  Kecalakaan lalu lintas di tanjakan Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda Ilir, bukan…

Selasa, 05 Juni 2018 23:41

Jurnalis Radar Papua, Dihajar Massa saat Bertugas

MANOKWARI. Ancaman terhadap demokrasi, kebebasan pers, dan hak publik atas informasi dinilai makin tergerus.…

Selasa, 05 Juni 2018 19:59

Dicurangi Sahabat, Gagal Mudik

SAMARINDA. Angan-angan Nasir alias Aci berlebaran di kampung halaman seketika sirna. Langkah pria 31…

Senin, 04 Juni 2018 20:47

KASIHAN..!! Cuci Pakaian, Wanita Ditelan Mahakam

SAMARINDA. Malam semakin larut, Tajudin yang kala itu masih terjaga merasa gelisah. Keponakannya, Siti…

Senin, 04 Juni 2018 20:33

Mapolres Diserang, Polisi Terluka

SAMARINDA. Andi Kosasih belum menyerah usai diamankan polisi. Pria 32 tahun itu bahkan lebih beringas…

Jumat, 01 Juni 2018 20:22

Belatung Jatuh, Mayat Membusuk

SAMARINDA. Teriakan sekawanan remaja yang tengah mencari udang mengejutkan warga di Jalan Mangkupalas,…

Jumat, 01 Juni 2018 20:20

Lebih Murah, Sampai Lebih Lama

SAMARINDA. Jarak tempuh Samarinda menuju Surabaya dan Makassar melalui bandara APT Pranoto diyakini…

Jumat, 01 Juni 2018 20:17

Mobil Hancur, Kepala Robek

SAMARINDA. Seorang pengemudi mobil dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak truk yang sedang parkir.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .