MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 16 November 2017 17:39
Penggorok Leher Teman Dituntut 20 Tahun
MENYESAL. Mr dan Al hanya tertunduk di kursi pesakitan lantaran menyesali perbuatannya saat JPU mengajukan tuntutan 20 tahun penjara. (JN)

PROKAL.CO, SANGATTA. Dua orang terdakwa dalam kasus pembunuhan Rahmadi (17) di Bengalon, 15 Mei lalu, kembali disidangkan. Jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan bahwa terdakwa terbukti melakukan pembunuhan berencana, sesuai dengan dakwaan pasal 340 KUHP. Karena itu, JPU Andi Aulia Rahman dalam sidang yang dipimpin Marjani Eldiarti sebagai ketua majelis hakim, dengan anggota Andreas Pungky Maradona dan Nurachmat meminta agar terdakwa berinisial Mr dan Al, dijatuhi hukuman masing-masing 20 tahun penjara.

“Berdasarkan keterangan saksi dan pengakuan terdakwa,  perbuatan terdakwa melakukan pembunuhan terbukti  direncanakan. Karena itu, dia meminta majelis hakim agar menghukum terdakwa dengan hukuman masing-masing 20 tahun penjara.
“Hal yang memberatkan karena perbuatan terdakwa dilakukan sangat sadis dan direncanakan. Perbuatan  terdakwa meresahkan masyarakat,” katanya.

Meskipun mendapat tuntutan berat, namun kedua terdakwa tidak menanggapi tuntutan tersebut. Namun majelis hakim memberikan kesempatan bagi keduanya untuk melakukan pembelaan. “Kami memberikan waktu sepekan ya untuk menyusun pembelaan. Jadi sidang nanti sudah ada pembelaannya,” kata Marjani, sebelum menutup sidang.

Dalam tuntutannya, Andi menjelaskan, dari keterangan saksi, dan pengakuan terdakwa,  perbuatan dilakukan terdakwa karena kesal Al sering ditagih utangnya berulang kali oleh Rahmadi. Sehingga  Al mengajak Mr  membunuh Rahmadi yang tercatat masih sebagai pelajar SMK Bengalon.

Rencana eksekusi pun dilakukan di sebuah pondok warga di Simpang Perdau Bengalon, Senin (15/5) pukul 17.30 Wita. Untuk membunuh Rahmadi, kedua terdakwa, bersepakat mengajak Rahmadi ke arena balapan sepeda motor. Setelah nonton sepeda balapan sepeda motor,  Mr dan Al memancing Rahmadi menikmati sabu.

“Saat korban jongkok menyalakan korek api, Mr memiting korban dari belakang sekaligus menusuk korban. Sementara Al memegang kaki korban. Dengan tusukan, bahkan korban digorok, maka korban langsung tewas di lokasi,  dan baru ditemukan pada keesokan harinya. (jn/aya)



BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*