MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Rabu, 15 November 2017 15:35
Duar!!! Pasutri Terbakar

Kompor Meledak, 7 Rumah Ludes

PROKAL.CO, SAMARINDA. Arbani alias Bajau (45) langsung bergidik ketika kompor yang digunakannya memasak bumbu nasi kuning meledak. Belum habis rasa terkejutnya, api sudah menjalar dari dapur hingga ke penjuru rumahnya. Bajau dan istrinya Ati (45) terperangkap. Tak ingin tewas terpanggang, pasangan penjual nasi kuning memilih untuk menerobos api. Aksi nekat itu harus dibayar mahal. Bajau mengalami luka bakar hingga 70 persen. Ati sedikit lebih beruntung karena hanya mengalami luka di tangan dan kakinya.
Aksi menegangkan pasangan suami istri (pasutri) itu terjadi ketika kebakaran melanda kediamannya di Jalan Kesehatan Dalam, Blok C, Kelurahan Temindung Permai, Sungai Pinang, Selasa (14/11) kemarin.  Api yang berkobar sekitar pukul 14.40 Wita itu membuat warga yang tengah beraktivitas sore dibuat gempar.
Darmansyah (37), warga yang rumahnya turut hangus terbakar mengatakan,  pada saat kejadian dirinya tengah terlelap di ruang tamu lantai satu  rumahnya. Tidur siangnya terusik dengan suara ledakan dari belakang rumahnya.
“Awalnya saya kira itu suara guntur, saya bangun dan naik ke lantai dua memastikan asal suara itu,” kata Darmansyah.
Alangkah terkejutnya Darmansyah saat melihat api sudah membubung tinggi di atap tetangga belakang rumahnya. Bersamaan dengan itu, suara teriakan minta tolong pun terdengar olehnya.
“Melihat api, saya langsung turun lagi dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Anak dan istri saya minta untuk segera keluar sembari mengeluarkan barang-barang berharga saat itu,” ucap Darmansyah.
Usaha Darmansyah untuk memadamkan api sia-sia. Api justru bertambah besar, bahkan merambat ke rumahnya.
“Begitu api semakin besar dan tidak mungkin padam dengan usaha saya, saya akhirnya meminta pertolongan warga lain untuk mengangkat barang-barang di dalam rumah,” terang Darmansyah.
Suara ledakan yang didengar Darmansyah, rupanya didengar juga oleh Basrun, ketua RT 03 yang rumahnya tak jauh dari lokasi kebakaran. Saat itu Basrun yang berada di dalam rumah kaget bukan kepalang melihat api yang berkobar.
“Saya pun sempat mendengar suara ledakan. Nah, saat api membesar saya dengar lagi ledakan yang kedua,” kata Basrun.
Melihat api yang melahap warganya, Basrun segera mengevakuasi istrinya yang tengah sakit strok ke tempat yang lebih aman. Pasalnya rumah Basrun hanya berjarak 20 meter dari titik api.
Ketua RT 02 Darmawan yang kediamanya habis terbakar membenarkan api yang berkobar disebabkan kompor yang meledak saat Bajau dan Ati tengah memasak bumbu nasi kuning di dapur rumahnya.”Sebenarnya beberapa waktu lalu kami warga sudah berulang kali menegur Bajau dan istrinya agar tidak meninggalkan kompor yang menyala, dan hari ini malah jadi begini,” kata Basrun.
“Untuk Bajau dan Ati sendiri sudah dilarikan ke RSUD AW Syahranie akibat luka bakar serius yang dialami keduanya saat menerobos kobakaran api untuk menyelamatkan diri,” tambah Basrun.
Api berhasil dipadamkan selang satu jam kemudian. Dari data yang dihimpun, sebanyak 7 bangunan di RT 2 dan RT 3 ludes terbakar. Akibatnya 37 jiwa dari 9 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
"Sekitar satu jam petugas bersama unsur relawan dan warga memadamkan api, tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini," ucap Kabid Pencegahan dan Sarana dan Prasarana, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, Makmur Santoso.
Sementara itu, Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Ervin Santoso melalui Kanit Reskrim Iptu Wawan Gunawan mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan data kebakaran dan memeriksa para saksi dan pemilik rumah asal api berkobar. ”Penyebabnya masih kami lidik, namun dari keterangan saksi asal api berasal dari rumah Arbani alias Bajau, saat istrinya tengah memasak,” singkat Wawan. (kis/beb)


BACA JUGA

Minggu, 10 Desember 2017 21:15
Tujuh Bersaudara yang Mengubah Takdir Lewat Gulat

Dulu Dihina Tetangga, Kini Dipuji

Proses tak pernah membohongi hasil. Hal inilah yang dialami tujuh bersaudara yang menempuh jalan hidup…

Minggu, 10 Desember 2017 20:42

Beasiswa Macam-macam Ringankan Beban Orangtua

Kalau anak pejabat lulus di universitas luar negeri dengan hasil memuaskan mungkin hal biasa. Karena…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:26

Terabaikan karena Perebutan Kawasan

Kaya dengan batu bara belum tentu membawa kesejahteraan. Di Kampung Berambai dengan potensi emas hitam…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:23

Mengerikan, 6 Kasus Difteri di Kaltim

SAMARINDA. Penyakit difteri mendadak ramai diperbincangkan belakangan ini. Infeksi yang disebabkan bakteri…

Jumat, 08 Desember 2017 15:03

Satu Bangunan, Tiga Guru, Enam Kelas

Perjuangan meraih pendidikan seperti di dalam novel Laskar Pelangi terjadi di mana-mana. Tak perlu jauh…

Jumat, 08 Desember 2017 15:01

Peluru Misterius Nyaris Dikilokan

SAMARINDA. Menjelang Magrib, La Ibu bergegas menuju tempat kerjanya. Bukan kantor mewah melainkan hanya…

Jumat, 08 Desember 2017 14:59

Di Sekolah Santun, di Lapangan Jadi Jenderal

Kepergian Muhammad Toha Yasin bukan cuma kehilangan bagi keluarga dan kerabatnya. Bakatnya di lapangan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:59

“Allahu Akbar… Allahu Akbar…”

“Allah Akbar… Allah Akbar…” Kalimat takbir saling bersahutan dikumandangkan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:57

Kematian Kecelakaan Penuh Kejanggalan

SANGATTA. Pihak keluarga curiga dan penasaran terhadap kematian Ibrahim Sembe (38), warga Kampung Tator,…

Kamis, 07 Desember 2017 15:54

Tak Bisa Andalkan Mata, Cukup Meraba-raba

Kerja para relawan dan Tim SAR dalam setiap proses pencarian dan evakuasi korban tenggelam, memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .