MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Rabu, 15 November 2017 15:34
ADA APA..?? Pemkot Digugat Wakil Rakyat Rp 18,7 Miliar

Harta Warisan untuk Bangun Jalan Berakhir di Meja Hijau

PROKAL.CO, Chairil Usman, anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, kembali bersinggungan dengan Pemkot Samarinda. Lagi-lagi persinggungan kali ini bukan karena kapasitasnya sebagai pengawas kinerja eksekfutif. Lahan peninggalan orangtuanya yang di atasnya dibangun jalan untuk masyarakat umum, “dirampas” tanpa ganti rugi.

Chairil Usman memang bukan kali ini melayangkan gugatan kepada Pemkot Samarinda. Beberapa bulan silam, dia dan kuasa hukumnya juga menggugat pernah menggugat pemkot yang membangun Pasar Bengkuring di Sempaja. Pihaknya mengklaim, pemkot membangun pasar itu di atas lahan peninggalan orangtuanya. Bahkan pasar tersebut sempat disegel lantaran tidak ada titik temu antara pemkot dan pihak Chairil Usman.

Ternyata itu bukan satu-satunya kasus. Kali ini, Chairil Usman mengugat Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim. Tak tanggung-tanggung, nilai gugatan senilai Rp 18,7 miliar.  

Keduanya digugat dalam proyek pembangunan Jalan Rapak Indah, di Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sei Kunjang. Proyek jalan dikerjakan 2002 silam. Pemkot digugat karena tak memberi ganti rugi sebidang tanah seluas 4.356 meter per segi dengan ukuran; panjang 300 meter dan lebar 15 meter. Dinas PU Kaltim turut tergugat karena posisinya sebagai pelaksana proyek.

Politisi asal PDIP ini merasa ada haknya yang terabaikan dari proyek jalan yang dibangun 15 tahun silam ini. Dia mengaku sebagai ahli waris dari orangtua bernama Djagung Hanafiah (Alm). Pria yang akrab di sapa Datuk ini menyewa lima pengacara dari salah satu kantor advokat yang beralamat di Balikpapan untuk melawan Pemkot Samarinda dan Dinas PU Kaltim.

Sebelumnya antara pemkot, PU Kaltim dan Datuk sudah beberapa kali melakukan proses mediasi. Namun tak kunjung menemui solusi. Mediasi pertama dilakukan 18 Oktober 2016. Hasilnya, melalui surat dengan Nomor 592.23/426/BM-X/2016 perihal tindak lanjut ganti rugi Jalan Rapak Indah. Dalam surat tersebut, PU mengaku hanya sebagai pekerjaan konstruksi. Tidak masuk dalam urusan pembebasan lahan. Sementara pemkot ditugaskan untuk membereskan lahan.  

Pertemuan kembali dilanjutkan pada 24 November 2016. Oleh tim gabungan dari PU Kaltim, Badan Pegelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda, Bagian Perkotaan Samarinda, staf kelurahan setempat dan DPRD Kaltim, mengadakan pengukuran lahan yang dibangun ruas jalan tersebut.

Salah satu Penasihat Hukum (PH) Datuk, Mukhlis Ramlan menyebut bergesernya kasus ini ke meja hijau sebagai puncak dari seluruh rangkaian mediasi yang tak ada titik temu. Paska peninjau lapangan oleh tim gabungan, kata Mukhlis, pihaknya langsung meminta legal opinion (LO) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim melalui Surat Nomor B.034/Q.4Gp.I/02/2017 ikwal permohonan pelayanan hukum tentang ganti rugi tanah milik Djagung Hanafiah (alm) yang dijadikan jalan oleh Dinas PU Kaltim tahun 2002 tertanggal 7 Februari 2017.

Pada kesempatan itu, Kejati merekomendasikan dua opsi. Pertama ada ganti rugi jika belum pernah dilakukan sebelumnya. Kedua lewat gugatan perdata. “Tapi sampai saat ini proses mediasi tidak membuahkan hasil. Makanya, kita bawa ke meja hijau,” ungkapnya, kemarin (14/11).

Hingga kini gugatan perdata itu sudah memasuki sidang ketiga, yakni pembuktian. Mukhlis optimistis ada pelanggaran hukum yang dilakukan baik oleh pemkot maupun Dinas PU. Atas dasar itu, dia mengaku kliennya mengalami kerugian secara materiil sebesar Rp 8.712.000.000 atau Rp 8,7 miliar. Angka tersebut didapat dari harga tanah saat ini, dimana satu meter per segi sebesar Rp 2 juta. Lalu luas total luas 4.356 meter per segi.

Tidak hanya itu, dalam gugatan perdata itu, pihaknya juga menuntut ada kerugian secara moral (immateriil) sejak tahun 2002 sebesar Rp 10 miliar. Sehingga total gugatan mencapai Rp 18, 7 miliar.  “Semua fakta dan dalil yang kami memiliki sangat beralasan. Sehingga majelis hakim bisa mengabulkan semua tuntutan kami,” tegasnya.

Media ini sudah berusaha mengkonfirmasi ke Chairil Usman dengan mendatanginya ke kantor DPRD di Jalan Basuki Rahmat termasuk melalui telepon seluler. Namun tak mendapat jawaban hingga berita diturunkan. (zak/nha)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 21:18

Cerianya Bunda Rita di Sidang Perdana

JAKARTA. Dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara (Kukar) Rita…

Selasa, 20 Februari 2018 17:02

Terus Mengancam, Difteri Masih KLB

SAMARINDA. Status kejadian luar biasa (KLB) difteri di Kota Tepian belum dicabut. Pasalnya, pekan lalu…

Senin, 19 Februari 2018 20:49
Rebutan Cewek, Kelompok Geng Serang Remaja

Bos Geng Tuyul Hitam Bersaudara Ditangkap

SAMARINDA. Di balik tubuh yang kurus, remaja 17 tahun berinisial IB, adalah seorang bos salah satu geng.…

Minggu, 18 Februari 2018 15:46

Bunuh Orangutan karena Sengketa Lahan

SANGATTA. Terungkap sudah kasus tewasnya orangutan dengan ratusan peluru bersarang di badan.  Setelah…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:53

IGD RSUD AWS Retak

SAMARINDA. Puluhan pasien yang tengah dirawat di RSUD AW Syahranie mendadak diliputi rasa kalut. Satu…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Buah Simalakama Jamaah Abu Tours

SAMARINDA. Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Cuaca Ekstrem Tak Turunkan Target

SAMARINDA. Alam masih belum bersahabat demi percepatan pembangunan runway Bandara Samarinda Baru (BSB).…

Rabu, 14 Februari 2018 21:55

Pilih Jadi Omongan atau Mendekati Zina?

Valentine’s day, perayaan yang selalu mengundang kontroversi setiap tahunnya. Kontroversinya melampaui…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:38

Duet Polisi Palsu Gasak Tujuh Motor

SAMARINDA. Memeras dengan mengaku-ngaku sebagai polisi, bukan satu-satunya kejahatan yang dilakukan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:06

Banting Setir, Moncong Menghadap Langit

SAMARINDA. Truk kontainer bermuatan air mineral dengan nomor polisi L 9022 WF milik PT Bintang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .