MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Senin, 13 November 2017 00:44
Hajar Istri, Dibui 12 Bulan

Dimaafkan, Berjanji Tak Akan Mengulangi

ANIAYA ISTRI. Candra divonis hakim di PN Samarinda selama 1 tahun penjara akibat menganiaya wanita yang dinikahinya secara siri. (rin/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Tak bisa mengendalikan emosi saat berhadapan dengan istrinya, Candra (31) akhirnya melayangkan bogem mentah. Akibat hantaman Candra, istrinya berinsial PN pun mengalami luka di bibir atas, kelopak mata serta lengan kirinya.
Gara-gara penganiayaan yang dilakukan Candra itulah, akhirnya dia dihadapkan ke meja persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. Majelis hakim dipimpin Achmad Rasyid Purba, didampingi Abdul Rahman Karim dan Maskur pun menjatuhkan vonis penjara 12 bulan kepada Candra, Kamis (9/11) lalu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Meilany beranggapan, perbuatan Candra terbukti melanggar pasal 351 KUHP tentang penganiayaan sesuai dakwaan yang dibacakannya. Rupanya hakim sependapat dengan JPU. Namun tuntutan JPU agar Candra dijatuhi hukuman 24 bulan yang tak sesuai dengan putusan hakim.

“Terdakwa (Candra, Red) kami jerat pasal 351 KUHP karena istrinya (PN, Red) dinikahi secara siri. Jika pernikahan keduanya resmi, terdakwa bisa kami jerat Undang-undang KDRT,” beber JPU.

Hal meringankan dalam penututan Candra, karena PN sudah memaafkan perbuatannya. Selain itu Candra berjanji tak akan mengulangi perbuatannya lagi. Apalagi Candra dan PN memiliki seorang balita yang menjadi tanggungannya.

Penganiayaan yang dialami PN berawal saat dia jauh-jauh datang dari Jembayan, Kutai Kartanegara (Kukar), menemui Candra di kediaman mereka di Jalan Otto Iskandardinata, Rabu (14/9) malam di 2016 lalu. Ketika itu PN datang dengan maksud hendak mengambil pakaian.

Saat itulah terjadi cekcok antara PN dan Candra. Karena tak bisa mengendalikan emosi, Candra langsung melayangkan bogem mentahnya. Tak hanya itu, Candra sempat mendorong motor di depannya hingga menindih tubuh PN. Tak terima, PN melapor ke polisi. Tahu dilaporkan, Candra langsung menghilang. Akhirnya Candra diringkus anggota Unit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir, Rabu (5/7) malam dan diproses hukum. (rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .