MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Senin, 13 November 2017 00:42
Lakalantas yang Renggut Nyawa, Belum Ada Penetapan Tersangka

Polisi Usut Tabrakan Truk CPO vs Avanza

MASIH DISELIDIKI. Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut CPO dengan Avanza di Jalan Poros Samarinda-Berau masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Satlantas Polres Berau sampai Minggu (12/11) kemarin, belum menetapkan status terhadap Ilham (25), sopir truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) yang terlibat dalam kecelakaan berdarah.
Polisi masih menunggu keterangan saksi yang selamat dari kecelakaan itu. Korban meninggal sudah dipulangkan keluarga ke Sulawesi Minggu pagi.

Kasat Lantas Polres Berau AKP Wisnu Dian Ristanto, melalui Kanit Laka Aipda Nurhadi menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut. Pasalnya, hingga kemarin, korban selamat yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai masih dalam keadaaan lemah.

"Masih linglung, sehingga belum bisa diminta keterangan untuk dijadikan saksi dalam kecelakaan maut yang terjadi Sabtu (11/11) kemarin," ungkapnya kepada Sapos.

Untuk memastikan duduk perkara kasus kecelakaan yang menewaskan 2 orang tersebut diperlukan keterangan lengkap dari berbagai pihak, baik korban kecelakaan ataupun saksi-saksi lain jika memang ada.

Menurut Nurhadi, pihaknya wajib menuntaskan semua proses pemeriksaan baik olah TKP hingga memeriksa sopir truk dan penumpang selamat di mobil Toyota Avanza. Sebab sopir Avanza atas nama Jupriadi (32), warga Samarinda tewas ditempat saat kejadian.

"Sopirnya masih ada kami amankan di kantor, kan nunggu pemeriksaannya selesai," lanjutnya. Satlantas belum bisa menyimpulkan pihak yang lalai dalam kecelakaan tersebut. Diakuinya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Ilham, namun belum meminta keterangan penumpang yang selamat.

Kesimpulan baru bisa diambil berdasarkan hasil olah TKP lapangan, serta keterangan kedua belah pihak. Sementara itu, korban meninggal dunia diterangkan sudah dibawa kerabatnya kembali ke Pulau Sulawesi.

"Bukan kita pulangkan istilahnya, tetapi keluarga korban  yang mengambil dan membawa kembali. Infornya dibawa ke Sulawesi, sementara korban selamat masih dirawat di rumah sakit umum sampai sekarang," terangnya.

Telah diberitakan, sebuah mobil Avanza warna perak memalang jalan dalam posisi serong. Di balik kaca depan yang sudah pecah, seorang pria tampak tak bergerak dengan tangan terjulur. Tubuhnya dipenuhi darah segar. Pemandangan mengerikan serupa dialami penumpang di sebelah pria tadi. Seorang wanita dengan separuh tubuh tergelantung di pintu dan darah yang membasahi aspal.

Pria dan wanita yang dalam keadaan meregang nyawa itu adalah korban kecelakaan antara sopir Avanza DD 1380 KP dan truk DW 8262 AH,  pengangkut Crude Palm Oil (CPO), di Jalan Poros Samarinda–Berau. Dua orang dilaporkan tewas di tempat, sementara lima lainnya mengalami luka berat. Polisi masih menyelidiki kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk sopir truk .

Sopir Avanza, Jupriadi (32) warga Jalan Panjaitan, Samarinda, tewas di tempat. Korban diperkirakan mengembuskan napas terakhir sebelum sempat dikeluarkan dari mobil yang dikendarainya dalam kondisi ringsek parah.

Avanza yang dikemudiankan Jupri memuat 7 penumpang dari Samarinda tujuan Berau. Saat berada di kawasan Muara Lesan, Kecamatan Kelay, mobil nahas ini adu kuat dengan truk pengangkut CPO dari arah berlawanan.

Kapolsek Kelay, AKP Sutrisno menyebutkan, informasi awal yang didapat Avanza berusaha menyalip kendaraan di depannya dengan kecepatan cukup tinggi. "Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk CPO, kemudian menabrak bagian kanan truk tersebut," ungkapnya. (as/rin)





loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 20:45

Istri Melunak, Tetap Dipenjara

SAMARINDA. Sampai kemarin, HD (28), pria yang menghajar istrinya masih mendekam di tahanan Polsekta…

Minggu, 18 Februari 2018 15:43

Hantu Kacak Terancam Penjara 9 Tahun

SAMARINDA. Ulah usil Munti (22), warga Palaran, harus dibayarnya mahal. Proses hukum kasus pencabulan…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:48

Bikin Emosi, Sembunyi di Balik Selimut

SAMARINDA. Tak ingin Samarinda dijadikan ajang pergaulan bebas di malam Valentine, petugas Satpol PP…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Sudah Tiga Hari, Tubuh Tak Busuk

SAMARINDA. Upaya tim SAR gabungan mencari Andi Nur Arfian (22) di hari ketiga membuahkan hasil. Andi…

Kamis, 15 Februari 2018 16:32

Selfie, Jatuh ke Sungai, Sampai Sekarang Belum Ketemu

SAMARINDA. Proses pencarian korban tenggelam, Andi Nur Arfian (23) yang dilakukan Tim SAR gabungan pada…

Rabu, 14 Februari 2018 21:50

Bawa Kabur Mantan Kekasih, Dibui 32 Bulan

SAMARINDA. Ulah nekat Amalul Ahli (24) mendapatkan cinta mantan kekasihnya bernama Bella,  berakhir…

Selasa, 13 Februari 2018 11:10

Pemilik Usaha Dipenjara 4,5 Tahun

SAMARINDA. Kecanduan mengisap sabu, Andi Rizal alias Ical (34) harus membayarnya mahal. Ical dijatuhi…

Senin, 12 Februari 2018 10:14

Kepergok Mencuri, Nekat Membunuh

TANJUNG REDEB. Polres Berau mendalami kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan Redy Siswanto…

Minggu, 11 Februari 2018 20:50

Pembuang Bayi Masih Misteri

SAMARINDA. Jajaran Polsek Samarinda Ulu, sepertinya harus lebih eksta bekerja keras untuk mengungkap…

Sabtu, 10 Februari 2018 10:33

Belum Sempat Dipakai, Dipenjara 4 Tahun

SAMARINDA. Seorang pedagang sembako di kawasan Loa Janan Ilir, bernama Fani (51) dinyatakan majelis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .