MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Senin, 13 November 2017 00:42
Lakalantas yang Renggut Nyawa, Belum Ada Penetapan Tersangka

Polisi Usut Tabrakan Truk CPO vs Avanza

MASIH DISELIDIKI. Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut CPO dengan Avanza di Jalan Poros Samarinda-Berau masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Satlantas Polres Berau sampai Minggu (12/11) kemarin, belum menetapkan status terhadap Ilham (25), sopir truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) yang terlibat dalam kecelakaan berdarah.
Polisi masih menunggu keterangan saksi yang selamat dari kecelakaan itu. Korban meninggal sudah dipulangkan keluarga ke Sulawesi Minggu pagi.

Kasat Lantas Polres Berau AKP Wisnu Dian Ristanto, melalui Kanit Laka Aipda Nurhadi menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut. Pasalnya, hingga kemarin, korban selamat yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai masih dalam keadaaan lemah.

"Masih linglung, sehingga belum bisa diminta keterangan untuk dijadikan saksi dalam kecelakaan maut yang terjadi Sabtu (11/11) kemarin," ungkapnya kepada Sapos.

Untuk memastikan duduk perkara kasus kecelakaan yang menewaskan 2 orang tersebut diperlukan keterangan lengkap dari berbagai pihak, baik korban kecelakaan ataupun saksi-saksi lain jika memang ada.

Menurut Nurhadi, pihaknya wajib menuntaskan semua proses pemeriksaan baik olah TKP hingga memeriksa sopir truk dan penumpang selamat di mobil Toyota Avanza. Sebab sopir Avanza atas nama Jupriadi (32), warga Samarinda tewas ditempat saat kejadian.

"Sopirnya masih ada kami amankan di kantor, kan nunggu pemeriksaannya selesai," lanjutnya. Satlantas belum bisa menyimpulkan pihak yang lalai dalam kecelakaan tersebut. Diakuinya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Ilham, namun belum meminta keterangan penumpang yang selamat.

Kesimpulan baru bisa diambil berdasarkan hasil olah TKP lapangan, serta keterangan kedua belah pihak. Sementara itu, korban meninggal dunia diterangkan sudah dibawa kerabatnya kembali ke Pulau Sulawesi.

"Bukan kita pulangkan istilahnya, tetapi keluarga korban  yang mengambil dan membawa kembali. Infornya dibawa ke Sulawesi, sementara korban selamat masih dirawat di rumah sakit umum sampai sekarang," terangnya.

Telah diberitakan, sebuah mobil Avanza warna perak memalang jalan dalam posisi serong. Di balik kaca depan yang sudah pecah, seorang pria tampak tak bergerak dengan tangan terjulur. Tubuhnya dipenuhi darah segar. Pemandangan mengerikan serupa dialami penumpang di sebelah pria tadi. Seorang wanita dengan separuh tubuh tergelantung di pintu dan darah yang membasahi aspal.

Pria dan wanita yang dalam keadaan meregang nyawa itu adalah korban kecelakaan antara sopir Avanza DD 1380 KP dan truk DW 8262 AH,  pengangkut Crude Palm Oil (CPO), di Jalan Poros Samarinda–Berau. Dua orang dilaporkan tewas di tempat, sementara lima lainnya mengalami luka berat. Polisi masih menyelidiki kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk sopir truk .

Sopir Avanza, Jupriadi (32) warga Jalan Panjaitan, Samarinda, tewas di tempat. Korban diperkirakan mengembuskan napas terakhir sebelum sempat dikeluarkan dari mobil yang dikendarainya dalam kondisi ringsek parah.

Avanza yang dikemudiankan Jupri memuat 7 penumpang dari Samarinda tujuan Berau. Saat berada di kawasan Muara Lesan, Kecamatan Kelay, mobil nahas ini adu kuat dengan truk pengangkut CPO dari arah berlawanan.

Kapolsek Kelay, AKP Sutrisno menyebutkan, informasi awal yang didapat Avanza berusaha menyalip kendaraan di depannya dengan kecepatan cukup tinggi. "Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk CPO, kemudian menabrak bagian kanan truk tersebut," ungkapnya. (as/rin)






BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:23

Oknum Ketua RT Dituntut 8 Bulan Penjara

SAMARINDA. Oknum Ketua RT di lingkungan Jalan Lambung Mangkurat bernama Agus Salim (65) dan koleganya…

Kamis, 23 November 2017 14:22

Putuskan Vonis, Hakim dan JPU Sependapat

SAMARINDA. Setelah melalui musyawarah majelis hakim, disertai sejumlah pertimbangan, akhirnya M Rasyid…

Rabu, 22 November 2017 16:18

Tunggu Pemeriksaan Sopir Bus dan Anak Korban

SAMARINDA. Perlahan namun pasti. Penyelidikan atas kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang merenggut…

Rabu, 22 November 2017 16:14

DPO Sembunyi di Sarang Burung

SAMARINDA. Berharap lolos dari kejaran polisi. Salah seorang pelaku kejahatan yang masuk dalam daftar…

Rabu, 22 November 2017 16:11

Saksi-saksi Tak Kunjung Datang

SAMARINDA. Penyelidikan tewasnya Fahruddin yang jatuh ke Sungai Mahakam dari KM Berkat Indah tujuan…

Selasa, 21 November 2017 01:44

Pemilihan Presiden BEM Unmul Ricuh

SAMARINDA. Suasana saat akan dilaksanakan pengumuman hasil gugatan dari pasangan calon (Paslon) satu…

Selasa, 21 November 2017 01:43

Polisi Mulai Mintai Keterangan Saksi

SAMARINDA. Penyelidikan mendalam terkait tewasnya Arafik, buruh "emas hitam" di kapal klotok Amin Jaya…

Senin, 20 November 2017 01:10

Tunggu Juragan Kapal Tiba

SAMARINDA. Penyelidikan tewasnya Fahruddin yang jatuh ke Sungai Mahakam dari KM Berkat Indah tujuan…

Senin, 20 November 2017 01:08

Dakwaan JPU Berbeda

SAMARINDA. Terdakwa kasus dugaan pemerasan di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran Koperasi Serba Usaha…

Sabtu, 18 November 2017 14:49

Polisi Temukan Dua Saksi Baru

SAMARINDA. Penyelidikan atas kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang merenggut nyawa Yabun (67)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .