MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Senin, 13 November 2017 00:16
Hendak Ditertibkan, Warga Bantaran SKM Tetap Santai

Jelang Penertiban, Aparat Gabungan Berkoordinasi

MASIH TENANG. Kamis (16/11) adalah batas waktu warga pindah dari bantaran SKM di RT 14, tepatnya 100 meter dari Jembatan Perniagaan. Marlin/sapos

PROKAL.CO, SAMARINDA. Tiga hari menjelang penertiban bangunan liar di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), di Gang 25, RT 14, Kecamatan Sungai Pinang, warga tetap beraktivitas seperti biasa. Tak ada pembongkaran bangunan oleh warga sendiri meski tenggak waktu penertiban oleh Satpol PP Samarinda segera berakhir.

Ketua RT 14, Tini yang ditemui media ini mengaku didatangi beberapa personel Satpol PP dengan maksud memberitahu penundaan eksekusi lahan yang harusnya berlangsung Kamis (9/11) lalu. Namun sayang, penyampaian hanya menggunakan media lisan. Tini pun tak punya bukti yang bisa diperlihatkan kepada warganya. “Katanya surat menyusul tapi sudah ngasih tahu kalau ditunda eksekusinya. Terus pembongkaran tetap dilakukan Kamis nanti. Karena ngasih tahu pakai lisan saja, ya aku sampaikan secara lisan juga ke warga,” tuturnya.

Pantauan Sapos, posisi dan kondisi bangunan di sana tak ada yang berubah. Tetap seperti sebelum kabar akan adanya eksekusi bangunan tersiar. Warga juga tampak santai saja dan beraktivitas seperti biasa. Tak seorangpun warga yang pindah dari lokasi jalur hijau tersebut. “Tugas saya sampaikan. Selanjutnya warga yang jalani. Sudah ada satu orang yang bangun dan bisa ditempati. Sisanya enggak tahu nanti seprti apa,” katanya.

Warga lain yang tak ingin dikorankan namanya menyebut kondisi di sana sudah tertata dan tak tampak kumuh. Karena itu dia masih menyangsikan kebijakan Pemkot Samarinda yang ngotot ingin menertibkan lahan tersebut. Dia juga menyebut warga di sana hanya korban politisasi oknum anggota dewan. “Tidak ada urgensinya menertibkan ini semua. Setelah ditertibkan mau ngapain? Ini kan dijadikan alat politik saja. Kami ini korban politik aja,” ucap warga tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Operasional dan Pengendali Internal Satpol PP Samarinda, Teguh Setiawardana mengatakan, pihaknya akan dibantu polisi, TNI dan POM saat nanti menertibkan lokasi tersebut. “Untuk agenda penertiban Kamis nanti (16/11), kami sudah siapkan 200 personel yang akan diterjunkan mengamankan jalannya penertiban. Kami hanya minta warga koorperatif karena itu memang lahan milik pemerintah,” pungkasnya. (sal/nha)

















BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 20:48

Simpang APT Pranoto Perlu Lampu Lalin

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lalin) di simpang tiga Jalan APT Pranoto, menuju Jalan KH Harun Nafsi,…

Minggu, 18 Februari 2018 15:45

Bekas Lahan Tambang Dijadikan Perumahan 

SAMARINDA. Bekas lahan tambang batu bara di Kota Tepian masih menyisahkan PR. Seiring dengan Peninjauan…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:52

Lima Kelurahan Usulkan Semenisasi Gang

SAMARINDA. Usulan-usulan lima kelurahan di wilayah Kecamatan Samarinda Seberang, sudah dibahas dalam…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Perekaman Data Menyasar Sekolah

SAMARINDA. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda memaksimalkan perekaman data…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Warga

SAMARINDA. Akibat jalan rusak sepanjang 500 meter yang berada di Jalan Kenangan 4 RT 76, Kelurahan Sungai…

Rabu, 14 Februari 2018 21:54

Banjir Lumpur Hantui Warga Jalan Suroboyo

SAMARINDA. Hujan deras sebentar saja, warga di Jalan Suroboyo, RT 34, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan…

Selasa, 13 Februari 2018 11:34

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan

SAMARINDA. Kondisi Jalan Biawan, Kelurahan Sidomulyo, Samarinda Ilir kembali rusak. Hal ini karena hujan…

Selasa, 13 Februari 2018 11:30

Tunggu Laporan, Polisi Siap Mengusut

SAMARINDA. Aparat Polsekta Samarinda Ulu siap mengusut kasus pencurian perangkat lampu di areal Polder…

Selasa, 13 Februari 2018 11:23

Ini Baru Maling...

SAMARINDA. Layaknya petugas perbaikan jaringan telepon, Feri Fadly dan Yudi alias Adi, memanjat tiang…

Senin, 12 Februari 2018 10:40

Minim Penerangan, Rawan Maksiat

SAMARINDA. Polder Air Hitam yang bisa diakses melalui Jalan Kadrie Oening maupun AW Sjahranie, rawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .