MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Sabtu, 11 November 2017 13:52
Pemkab Siap Cabut Izin Perusahaan Nakal

Masih Ada yang Belum Tuntaskan Pembebasan Lahan

ATURAN KETAT. Pemkab Kutim melakukan pengawasan ketat dalam aturan mengeluarkan izin perkebunan sawit yang marak.

PROKAL.CO, SANGATTA.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) siap bertindak tegas terhadap perusahaan perkebunan yang nakal. Sanksinya pun tidak main-main, bisa sampai pencabutan izin usaha perkebunan.

Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kutim Yusuf Samuel mengatakan, Pemkab Kutim memberikan peluang dan kemudahan seluas-luasnys bagi pengusaha untuk berinvestasi di Kutim. Itu terlihat dari banyaknya kebun kelapa sawit yang tersebar di setiap kecamatan saat ini. Namun, masih ada saja pengusaha perkebunan yang tidak tertib dan taat peraturan.

"Dari sekian banyak izin lokasi yang sudah dikeluarkan, ada beberapa yang bermasalah karena tumpang tindih hak kepemilikan dengan masyarakat atau kelompok tani," ujar Yusuf.

Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah langsung memfasilitasinya dengan meminta pengusaha untuk menyelesaikan masalah sengketa. Caranya dengan mengeluarkan lahan milik masyarakat dari peta lokadi perusahaan.
"Atau pilihan lain tetap memilih membayar pelepasan tanah milik masyarakat agar perusahaan bisa mengolah lagi lahan perkebunan mereka," ujarnya.

Hanya saja, kata Yusuf, tidak semua pengusaha taat pada aturan. Masih ada yang hingga kini belum menyelesaikan pembayaran pembebasan lahan milik masyarakat. Padahal izin usaha atau lokasi perkebunan miliknya akan segera berakhir dan harus diperpanjang. Oleh karena itu langkah tegas diberikan untuk menuntaskan masalah itu dalam tiga atau empat tahun selama memiliki izin lokasi. Jika tidak, maka siap-siap izinnya tidak diperpanjang lagi.

"Jadi minimal 50 persen lahan yang sudah dibebaskan dalam waktu 3 sampai empat tahun. Jika lebih tahun keempat belum ada perkembangan izin lokasi dicabut dan dialihkan ke investor lainnya yang berminat. Karena, itu sudah menjadi hak prerogatif bupati," tegas Yusuf. (aj/rin)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 20:46

Guru Honerer Diangkat Jadi PNS

BONTANG. Para guru honorer di Bontang tahun ini bakal naik status. Pasalnya dari informasi yang diterima…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:47

Menunggu Hasil Lelang

SENDAWAR. Pemkab Kutai Barat (Kubar), akan memprioritaskan pembangunan yang berkenaan langsung dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Petugas Bersihkan Algaka di Kota Raja

TENGGARONG. Sesuai jadwal tahanan Pilgub Kaltim 2018, Rabu (14/2) sore, petugas gabungan dikoordinir…

Kamis, 15 Februari 2018 16:38

Isran-Hadi Apresiasi Relawan dan Panggung Seni Hiburan

SAMARINDA. Kader terbaik Partai Gerindra Kaltim Isran Noor mengaku bangga dengan Satuan Relawan Indonesia…

Kamis, 15 Februari 2018 16:30

Dulu Dipecah, Kini Digabung Lagi

SANGATTA. Akibat perubahan jumlah penduduk yang kini  berkurang dibanding 2014 lalu saat pemilihan…

Rabu, 14 Februari 2018 21:43

Kesadaran Masyarakat Meningkat

SANGATTA. Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), ternyata cukup memberikan efek positif…

Selasa, 13 Februari 2018 11:46

Tiga Jembatan di Tiga Kecamatan

SANGATTA. Pemkab Kutai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim, akan membangun tiga jembatan.…

Selasa, 13 Februari 2018 11:37

Lebihi Kapasitas, Didenda Rp 2 Juta

TANJUNG REDEB. Kerusakan badan jalan khususnya di jalan poros antarkecamatan kerap menjadi keluhan masyarakat…

Senin, 12 Februari 2018 11:21

Dandim Minta Masyarakat Bersatu

SANGATTA. Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha meminta masyarakat bersatu. Permintaan…

Senin, 12 Februari 2018 10:59

Wujud Nyata Sinergi Polri-TNI

TENGGARONG. Sesuai aturan yang berlaku di Indonesia bahwa pengendara wajib memiliki Surat Izin Mengemudi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .