MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Sabtu, 11 November 2017 13:52
Pemkab Siap Cabut Izin Perusahaan Nakal

Masih Ada yang Belum Tuntaskan Pembebasan Lahan

ATURAN KETAT. Pemkab Kutim melakukan pengawasan ketat dalam aturan mengeluarkan izin perkebunan sawit yang marak.

PROKAL.CO, SANGATTA.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) siap bertindak tegas terhadap perusahaan perkebunan yang nakal. Sanksinya pun tidak main-main, bisa sampai pencabutan izin usaha perkebunan.

Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kutim Yusuf Samuel mengatakan, Pemkab Kutim memberikan peluang dan kemudahan seluas-luasnys bagi pengusaha untuk berinvestasi di Kutim. Itu terlihat dari banyaknya kebun kelapa sawit yang tersebar di setiap kecamatan saat ini. Namun, masih ada saja pengusaha perkebunan yang tidak tertib dan taat peraturan.

"Dari sekian banyak izin lokasi yang sudah dikeluarkan, ada beberapa yang bermasalah karena tumpang tindih hak kepemilikan dengan masyarakat atau kelompok tani," ujar Yusuf.

Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah langsung memfasilitasinya dengan meminta pengusaha untuk menyelesaikan masalah sengketa. Caranya dengan mengeluarkan lahan milik masyarakat dari peta lokadi perusahaan.
"Atau pilihan lain tetap memilih membayar pelepasan tanah milik masyarakat agar perusahaan bisa mengolah lagi lahan perkebunan mereka," ujarnya.

Hanya saja, kata Yusuf, tidak semua pengusaha taat pada aturan. Masih ada yang hingga kini belum menyelesaikan pembayaran pembebasan lahan milik masyarakat. Padahal izin usaha atau lokasi perkebunan miliknya akan segera berakhir dan harus diperpanjang. Oleh karena itu langkah tegas diberikan untuk menuntaskan masalah itu dalam tiga atau empat tahun selama memiliki izin lokasi. Jika tidak, maka siap-siap izinnya tidak diperpanjang lagi.

"Jadi minimal 50 persen lahan yang sudah dibebaskan dalam waktu 3 sampai empat tahun. Jika lebih tahun keempat belum ada perkembangan izin lokasi dicabut dan dialihkan ke investor lainnya yang berminat. Karena, itu sudah menjadi hak prerogatif bupati," tegas Yusuf. (aj/rin)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:37

Gerakan ODF Ubah Pola Hidup Tak Sehat

TANJUNG REDEB. Gerakan hidup bersih yang dilancarkan Pemkab Berau terus ditularkan ke kampung-kampung.…

Kamis, 23 November 2017 14:36

Dewan Kesal, Minta Perusahaan Peduli

TENGGARONG. Sampai kemarin, Jalan Poros Desa Sebelimbingan, Kecamatan Kota Bangun ke Desa Tuana Tuha,…

Rabu, 22 November 2017 16:31

Cegah Lakalantas, Polsek Loa Kulu Pasang Baliho

TENGGARONG. Langkah pencegahan terjadinya kecelakaan lalulintas (Lakalantas), terus dilakukan petugas…

Rabu, 22 November 2017 16:29

Dinkes Ingin Puskesmas Mandiri

SANGATTA. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim mewacanakan puskesmas jadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).…

Senin, 20 November 2017 00:50

Dorong Perhatian untuk Atlet Berprestasi

TANJUNG REDEB. Anggota DPRD Berau, Syahruni memiliki penilaian tersendiri soal capaian pembangunan di…

Senin, 20 November 2017 00:46

Terus Digeber Meskipun “Digebuki”

TENGGARONG. Jalan masih mulus tapi diperbaiki, sementara jalan rusak dibiarkan mangkrak. Begitulah kenyataan…

Sabtu, 18 November 2017 14:56

Tak Kuorum, Rapat Paripurna Tetap Jalan

TANJUNG REDEB. Eksekutif Pemkab Berau Jumat kemarin menyerahkan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan…

Sabtu, 18 November 2017 14:53

Pemkab Fokus Bangun Kecamatan Tertinggal

SANGATTA. Dua kecamatan yang masuk wilayah Taman Nasional Kutai (TNK), namun telah dienclave (alih fungsi…

Jumat, 17 November 2017 14:30

Jalan seperti Sawah, Warga Mengeluh

TENGGARONG. Nasib Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bisa dikatakan cukup tragis. Kendati dikenal memiliki…

Jumat, 17 November 2017 14:26

PDAM Janji Tak Perlu Subsidi

SANGATTA. Sorotan tajam DPRD Kutai Timur terhadap kenaikan tarif air yang mencapai 50 persen, dijawab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .