MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Sabtu, 11 November 2017 13:39
Mata Lebam, Ditonjok Suami yang Doyan Kawin
TERLUKA.polisi menunjukkan bukti berupa foto saat sI mengalami luka memar diwajahnya. (oke/sapos)

PROKAL.CO, PERCEKOKAN dalam rumah tanggal sewajarnya adalah hal yang lumrah. Namun menjadi tidak wajar jika mengandung unsur kekerasan. Beberapa waktu terakhir, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi salah satu kasus yang mendominasi diurus pihak kepolisian. Jika di Kutai Timur (Kutim) hingga mengakibatkan korban tewas di pihak istri, lainnya yang terjadi di Kota Tepian belum lama ini.

Seperti yang dialami seorang istri berinisial (SI) yang tinggal di Perumahan Batu Alam Permai (BAP), Jalan Juanda, Samarinda Ulu. SI mendapat perlakuan kasar dari sang suami berinisial (FT).

Padahal wanita 35 tahun itu sudah membuktikan kesetiaannya mendampingi sang suami hingga di puncak karir. Namun, dia justru mendapatkan perlakukan tak menyenangkan dari sang suami yang usianya 10 tahun lebih tua darinya.

Wajar jika SI marah besar kepada FT. karena Bapak tiga anak itu tak lagi peduli dengan keluarganya. Maklum sejak tiga kali menikah lagi, FT jarang pulang ke rumahnya di Perumahan BAP.

Bukan hanya tak pernah pulang, FT juga tak memberi nafkah lahir. SI pun dibuat kebingungan membayar upah pekerja proyek properti yang merupakan anak buah suaminya.

SI tak tahan dimadu, apalagi dia kerap didatangi karyawan suaminya yang menagih upah. SI pun meradang begitu sang suami pulang ke rumah di suatu malam. Meski memedam kekesalan, SI berusaha menahan amarahnya hingga pagi menjelang. Seperti tak terjadi apa-apa, FT, SI dan dua anak mereka yang masih kecil pergi keluar rumah untuk mencari sarapan.

Seperti biasa SI yang mengemudikan mobil, sedangkan FT duduk di sebelah. Sedangkan dua anak mereka duduk di kursi belakang.
Awalnya nasi kuning di Jalan Pangeran Antasari menjadi tujuan mereka. Namun warung langganan keluarganya itu tutup. Tak mau pulang sia-sia, satu keluarga itu lantas menuju Jalan Pangeran Suryanata.

Tepat di tanjakan gunung sampah, SI yang memendam kesal lantas berucap pada FT. Kalimat SI rupanya membuat suaminya tersinggung.

"Korban (SI, Red) lantas ditinju tepat di bagian mata sebelah kiri. Ketika itu korban sedang menyetir mobil, tapi karena dipukul korban lantas menepikan mobilnya," beber Kapolsekta Samarinda Ulu, Kompol R Sigit, melalui Kanit Reskrim, Iptu Yunus Kelo kepada Sapos kemarin.

Yunus menerangkan, kasus KDRT itu terjadi Minggu, 9 Juli 2017. Namun ketika itu SI masih menunggu iktikad baik suaminya. Tapi kenyataannya kesempatan untuk berubah itu tak digunakan. Justru FT menantang istrinya untuk melapor ke polisi.

Meski kejadiannya cukup lama, namun FT punya bukti. Ia sempat selfie ketika luka lebam akibat ditonjok suaminya terlihat jelas di matannya. Bahkan SI juga sudah melakukan visum di RSUD AW Sjahranie. "Jadi begitu korban keberatan, bukti-bukti itulah yang digunakan," ujar Yunus.

FT pun langsung diciduk. Polisi cukup melayangkan surat panggilan, dan Kamis (9/11) lalu, FT datang memenuhi panggilan.
"Setelah dimintai keterangan dan mengakui perbuatannya, pelaku langsung kami tahan," terang Yunus. Berdasarkan keterangan SI, suaminya itu memiliki tiga istri siri. "Itu semua diketahui korban yang merupakan istri sah," tutur Yunus.

Pernikahan siri FT sudah berulang kali diketahui SI, namun tak membuatnya kapok. "Yang lebih membuat korban marah adalah pelaku tak menafkahi keluarga selama dua bulan," pungkas Yunus. (oke/nha)      


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 21:18

Cerianya Bunda Rita di Sidang Perdana

JAKARTA. Dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara (Kukar) Rita…

Selasa, 20 Februari 2018 17:02

Terus Mengancam, Difteri Masih KLB

SAMARINDA. Status kejadian luar biasa (KLB) difteri di Kota Tepian belum dicabut. Pasalnya, pekan lalu…

Senin, 19 Februari 2018 20:49
Rebutan Cewek, Kelompok Geng Serang Remaja

Bos Geng Tuyul Hitam Bersaudara Ditangkap

SAMARINDA. Di balik tubuh yang kurus, remaja 17 tahun berinisial IB, adalah seorang bos salah satu geng.…

Minggu, 18 Februari 2018 15:46

Bunuh Orangutan karena Sengketa Lahan

SANGATTA. Terungkap sudah kasus tewasnya orangutan dengan ratusan peluru bersarang di badan.  Setelah…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:53

IGD RSUD AWS Retak

SAMARINDA. Puluhan pasien yang tengah dirawat di RSUD AW Syahranie mendadak diliputi rasa kalut. Satu…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Buah Simalakama Jamaah Abu Tours

SAMARINDA. Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Cuaca Ekstrem Tak Turunkan Target

SAMARINDA. Alam masih belum bersahabat demi percepatan pembangunan runway Bandara Samarinda Baru (BSB).…

Rabu, 14 Februari 2018 21:55

Pilih Jadi Omongan atau Mendekati Zina?

Valentine’s day, perayaan yang selalu mengundang kontroversi setiap tahunnya. Kontroversinya melampaui…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:38

Duet Polisi Palsu Gasak Tujuh Motor

SAMARINDA. Memeras dengan mengaku-ngaku sebagai polisi, bukan satu-satunya kejahatan yang dilakukan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:06

Banting Setir, Moncong Menghadap Langit

SAMARINDA. Truk kontainer bermuatan air mineral dengan nomor polisi L 9022 WF milik PT Bintang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .