MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 11 November 2017 13:39
Mata Lebam, Ditonjok Suami yang Doyan Kawin
TERLUKA.polisi menunjukkan bukti berupa foto saat sI mengalami luka memar diwajahnya. (oke/sapos)

PROKAL.CO, PERCEKOKAN dalam rumah tanggal sewajarnya adalah hal yang lumrah. Namun menjadi tidak wajar jika mengandung unsur kekerasan. Beberapa waktu terakhir, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi salah satu kasus yang mendominasi diurus pihak kepolisian. Jika di Kutai Timur (Kutim) hingga mengakibatkan korban tewas di pihak istri, lainnya yang terjadi di Kota Tepian belum lama ini.

Seperti yang dialami seorang istri berinisial (SI) yang tinggal di Perumahan Batu Alam Permai (BAP), Jalan Juanda, Samarinda Ulu. SI mendapat perlakuan kasar dari sang suami berinisial (FT).

Padahal wanita 35 tahun itu sudah membuktikan kesetiaannya mendampingi sang suami hingga di puncak karir. Namun, dia justru mendapatkan perlakukan tak menyenangkan dari sang suami yang usianya 10 tahun lebih tua darinya.

Wajar jika SI marah besar kepada FT. karena Bapak tiga anak itu tak lagi peduli dengan keluarganya. Maklum sejak tiga kali menikah lagi, FT jarang pulang ke rumahnya di Perumahan BAP.

Bukan hanya tak pernah pulang, FT juga tak memberi nafkah lahir. SI pun dibuat kebingungan membayar upah pekerja proyek properti yang merupakan anak buah suaminya.

SI tak tahan dimadu, apalagi dia kerap didatangi karyawan suaminya yang menagih upah. SI pun meradang begitu sang suami pulang ke rumah di suatu malam. Meski memedam kekesalan, SI berusaha menahan amarahnya hingga pagi menjelang. Seperti tak terjadi apa-apa, FT, SI dan dua anak mereka yang masih kecil pergi keluar rumah untuk mencari sarapan.

Seperti biasa SI yang mengemudikan mobil, sedangkan FT duduk di sebelah. Sedangkan dua anak mereka duduk di kursi belakang.
Awalnya nasi kuning di Jalan Pangeran Antasari menjadi tujuan mereka. Namun warung langganan keluarganya itu tutup. Tak mau pulang sia-sia, satu keluarga itu lantas menuju Jalan Pangeran Suryanata.

Tepat di tanjakan gunung sampah, SI yang memendam kesal lantas berucap pada FT. Kalimat SI rupanya membuat suaminya tersinggung.

"Korban (SI, Red) lantas ditinju tepat di bagian mata sebelah kiri. Ketika itu korban sedang menyetir mobil, tapi karena dipukul korban lantas menepikan mobilnya," beber Kapolsekta Samarinda Ulu, Kompol R Sigit, melalui Kanit Reskrim, Iptu Yunus Kelo kepada Sapos kemarin.

Yunus menerangkan, kasus KDRT itu terjadi Minggu, 9 Juli 2017. Namun ketika itu SI masih menunggu iktikad baik suaminya. Tapi kenyataannya kesempatan untuk berubah itu tak digunakan. Justru FT menantang istrinya untuk melapor ke polisi.

Meski kejadiannya cukup lama, namun FT punya bukti. Ia sempat selfie ketika luka lebam akibat ditonjok suaminya terlihat jelas di matannya. Bahkan SI juga sudah melakukan visum di RSUD AW Sjahranie. "Jadi begitu korban keberatan, bukti-bukti itulah yang digunakan," ujar Yunus.

FT pun langsung diciduk. Polisi cukup melayangkan surat panggilan, dan Kamis (9/11) lalu, FT datang memenuhi panggilan.
"Setelah dimintai keterangan dan mengakui perbuatannya, pelaku langsung kami tahan," terang Yunus. Berdasarkan keterangan SI, suaminya itu memiliki tiga istri siri. "Itu semua diketahui korban yang merupakan istri sah," tutur Yunus.

Pernikahan siri FT sudah berulang kali diketahui SI, namun tak membuatnya kapok. "Yang lebih membuat korban marah adalah pelaku tak menafkahi keluarga selama dua bulan," pungkas Yunus. (oke/nha)      


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 23:05

Sumber Api dari Kamar Mesin

SAMARINDA. Sejumlah pekerja di areal galangan kapal PT Niaga Baru di RT 6, Kelurahan Bukuan, Kecamatan…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:28

DBD Renggut Nyawa Anak di Palaran

SAMARINDA. Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali merenggang nyawa. Hal ini dilaporkan oleh satu…

Senin, 15 Oktober 2018 22:48

Habib Umar Diisukan Diciduk Densus

SAMARINDA. Isu tak sedap menerpa kedatangan Guru Mulia Al'Alimul' Allaamah Al Arif Billah, Al Habib…

Senin, 15 Oktober 2018 22:39

"Gempa" di Loa Janan

SAMARINDA. Gempa 7,4 skala richter di Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu lalu, seolah kembali…

Senin, 15 Oktober 2018 00:16

Isran “Haramkan” Antrean Panjang di SPBU

SAMARINDA. Belum sebulan pasca dilantik sebagai Gubernur Kaltim, Isran Noor mulai mereview kembali janji-janji…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:37

Penculik Anak Berkeliaran, Warga Samarinda Resah

SAMARINDA. Kabar penculikan anak di luar Samarinda membuat orangtua khususnya ibu rumah tangga (IRT)…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:35

Jaga Salat, Niscaya Musibah Diangkat

Kedatangan ulama besar asal Tarim, Hadramaut, Habib Umar Bin Hafidz di Samarinda menjadi magnet. Bak…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:09

Tak Tahan Tanah Terus Tergerak-gerak

Gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) masih menyimpan…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:47

Wanita Hamil Nyaris Dibakar

SAMARINDA. Usman tergolong pria yang sangat sadis. Dihadapan anak-anaknya, pria paruh baya itu nyaris…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:46

Berkat Batang Kayu, Berebut Keluar Kota Palu

TAK ada yang menyangka jika Kota Palu akan luluh lantak akibat gempa dan tsunami.  Termasuk belasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .