MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 10 November 2017 15:22
Pembangunan Bandara Sangkima Didukung Menteri

Sekaligus Pemasangan Jaringan Listrik di Kawasan TNK

DISETUJUI MENTERI. Kelanjutan Pembangunan Bandara Sangkima dapat persetujuan Menteri LHK.

PROKAL.CO, SANGATTA. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mendukung rencana pembangunan Bandara Sangkima, di Kecamatan Sangatta Selatan.
Bupati Kutim Ismunandar mengaku, belum lama ini bertemu dengan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar di Jakarta. Saat pertemuan tersebut, Siti memberikan sinyal untuk pembangunan bandara.
 “Saya sudah bertemu dengan Menteri LHK dan sudah ada sinyal pembangunan Bandara Sangkima bisa dimulai,” tegasnya.
Diceritakan Ismunandar, dalam pertemuan tersebut dia menyampaikan permintaan penambahan jumlah luasan Taman Nasional Kutai (TNK) yang telah dilakukan enclave atau perubahan status fungsi hutan.
 Hal tersebut karena ada beberapa wilayah yang saat ini masih berstatus TNK,  namun sebenarnya sudah cukup banyak penduduk yang bermukim di daerah tersebut. Sehingga perlu ada proses in out dari luasan area 7.800 hektare area TNK yang sudah disetujui enclavenya.
“Saya juga meminta agar menteri LHK mendukung proses pembangunan Bandara Sangkima di Sangatta selatan, serta memberikan izin pemasangan jaringan listrik di sepanjang poros Bontang hingga Sangatta, termasuk di kawasan TNK. Terkait kedua hal ini, Menteri Siti Nurbaya mengatakan menyetujui, karena tujuan dari pembangunan tersebut untuk kepentingan masyarakat,” urainya.
Bahkan Siti juga siap membantu proses pelepasan area di sekitar Bandara Sangkima seluas 300 hektare. Area seluas 300 hektare ini pun diakui Ismunandar  bukan area yang akan dibangun, namun nantinya hanya menjadi area obstacle atau pembatas pada rencana pembangunan Badara Sangkima.
Dijelaskan Ismunandar, saat ini proses deliniasi pada wilayah enclave TNK seluas 7.800 hektar terus dilakukan. Walaupun mengaku menerima hasil perubahan status fungsi hutan sebagian kawasan TNK, namun dirinya memastikan jika pemerintah Kutim tetap akan berjuang dalam upaya menambah jumlah luasan enclave TNK, hingga menjadi 24.000 hektare sesuai pengajuan usulan enclave pertama kali.
“Jadi kita terima saja dulu yang ada, tapi tetap berjuang sesuai permintaan awal. Karena ini untuk kepentingan masyarakat,” katanya. (jn/rin)     



loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .