MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Jumat, 10 November 2017 15:18
APPSI Palaran Bantah Memeras
KOMPENSASI. Ketua APPSI Palaran Lukman Abdullah bantah memeras kontraktor, permintaan dana Rp 112 juta, sebagai kompensasi penggusuran lapak dan ruko, yang terdampak proyek drainase di Jalan Melanti, Kelurahan Rawa Makmur.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Asosiasi pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Palaran membantah disebut memeras kontraktor. APPSI beranggapan hanya meminta kompensasi imbas penggusuran lapak yang terkena proyek drainase di Jalan Melanti, Kelurahan Rawa Makmur, beberapa waktu lalu.
Hal itu ditegaskan Ketua APPSI Palaran Lukman Abdullah.  "Tidak benar, kami cuma minta kompensasi untuk 13 pedagang," katanya belum lama ini.
Lukman mengatakan, semula pedagang keberatan dengan penggusuran dengan alasan hendak membangun parit. Pedagang pun menyempatkan, mendatangi Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang untuk mengadukan hal ini.
"Diperintahkan Pak camat, Dinas PU untuk temui warga oleh beliau. Betul datang, tapi cuma lihat-lihat, tidak ada juga mengobrol dengan warga," tukas Lukman.
Saat ini pedagang pun pasrah lapak berjualan mereka harus tergusur. "Karena kami dianggap halangi proyek pemerintah," selorohnya. Padahal warga hanya meminta ganti rugi Rp 112 juta. Dana itu digunakan untuk mengganti satu ruko dan 13 lapak.
Yang membuat mahal adalah biaya ganti rugi rumah toko bahan beton. Beruntungnya tidak ada intimidasi kepadanya. "Enggak ada ancaman," pungkasnya.
Terpisah, Direktur Kelompok Kerja (Pokja) 30 Carolus Tuah ikut menyorot polemik tersebut. Ada beberapa hal yang janggal katanya, seperti tidak ada plang proyek. Proyek resmi pemerintah lanjutnya selalu terpasang plang.
Kedua, kritik terhadap bawahan Jaang. "Pemkot harusnya memeriksa kontraktor bersangkutan. Dalam hal ini, dimana peran pengawasan DPRD," tegas Tuah.
Dia juga menyindir kinerja aparatur pemkot yang melalaikan perintah wali kota. "Instruksi wali kota jelas, datang dan bicara dengan warga. Bukan datang, melihat-lihat baru pergi," kata Tuah. (cyn/ama)


loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 20:48

Simpang APT Pranoto Perlu Lampu Lalin

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lalin) di simpang tiga Jalan APT Pranoto, menuju Jalan KH Harun Nafsi,…

Minggu, 18 Februari 2018 15:45

Bekas Lahan Tambang Dijadikan Perumahan 

SAMARINDA. Bekas lahan tambang batu bara di Kota Tepian masih menyisahkan PR. Seiring dengan Peninjauan…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:52

Lima Kelurahan Usulkan Semenisasi Gang

SAMARINDA. Usulan-usulan lima kelurahan di wilayah Kecamatan Samarinda Seberang, sudah dibahas dalam…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Perekaman Data Menyasar Sekolah

SAMARINDA. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda memaksimalkan perekaman data…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Warga

SAMARINDA. Akibat jalan rusak sepanjang 500 meter yang berada di Jalan Kenangan 4 RT 76, Kelurahan Sungai…

Rabu, 14 Februari 2018 21:54

Banjir Lumpur Hantui Warga Jalan Suroboyo

SAMARINDA. Hujan deras sebentar saja, warga di Jalan Suroboyo, RT 34, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan…

Selasa, 13 Februari 2018 11:34

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan

SAMARINDA. Kondisi Jalan Biawan, Kelurahan Sidomulyo, Samarinda Ilir kembali rusak. Hal ini karena hujan…

Selasa, 13 Februari 2018 11:30

Tunggu Laporan, Polisi Siap Mengusut

SAMARINDA. Aparat Polsekta Samarinda Ulu siap mengusut kasus pencurian perangkat lampu di areal Polder…

Selasa, 13 Februari 2018 11:23

Ini Baru Maling...

SAMARINDA. Layaknya petugas perbaikan jaringan telepon, Feri Fadly dan Yudi alias Adi, memanjat tiang…

Senin, 12 Februari 2018 10:40

Minim Penerangan, Rawan Maksiat

SAMARINDA. Polder Air Hitam yang bisa diakses melalui Jalan Kadrie Oening maupun AW Sjahranie, rawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .