MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Jumat, 10 November 2017 15:12
Gadai Motor, Dibui 8 Bulan

Ternyata Hasil Curian, Malingnya Kabur

DIPUTUS BERSALAH. Taufik mendengarkan putusan majelis hakim PN Samarinda, Rabu (8/11) sore. Dia divonis penjara 8 bulan akibat menjadi penadah motor hasil kejahatan.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Nasib Taufik (45), warga Kelurahan Pelita, Kecamatan Sungai Pinang, benar-benar apes. Hanya gara-gara ingin menolong kenalannya berinisial FN yang saat ini menghilang entah ke mana, Taufik malah dijebloskan ke penjara.
Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda dipimpin Joni Kondolele, menyatakan Taufik bersalah sesuai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Melati yang menjeratnya dengan pasal 480 KUHP tentang menadah hasil kejahatan.  Taufik dijatuhi hukuman penjara 8 bulan.

Taufik pun menerima putusan hakim tersebut. Sama halnya dengan JPU, yang juga memutuskan menerima putusan hukuman Taufik. Di depan majelis hakim Taufik mengaku menyesali perbuatannya.
“Tersangka bersikap sopan dan menyesal, itu jadi pertimbangan kami,” ujar JPU.

Taufik ditangkap polisi karena kedapatan menyimpan motor Honda Vario hasil curian, 25 Juli lalu. Sebelumnya Taufik sempat hendak menggadaikannya Rp 1 juta, namun tak dilengkapi surat menyurat. Polisi yang mendapat informasi dan curiga, langsung mengamankan Taufik.

Saat diperiksa, Taufik mengaku dia juga menggadai motor tersebut dari kenalannya, FN sebesar Rp 500 ribu. Saat itu FN berjanji akan menebus motor 3 minggu. Tapi sayang, FN menghilang justru Taufik ditangkap polisi.
Tapi setelah dicek, ternyata motor tersebut pernah dilaporkan warga bernama Ryan telah hilang dicuri di kawasan Ahmad Dahlan, Senin (21/7).

Ketika itu Ryan ke kantor tempatnya bekerja untuk menyerahkan absensi. Saat masuk, Ryan lupa mencabut kunci. Lima menit kemudian saat Ryan keluar, motor sudah raib. Kasusnya pun dilaporkan ke Polresta Samarinda. (rin)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 23:16

Istri Dijual Rp 250 Ribu

Akibat menenggak minuman keras (miras), Ali Syauqi (21) tak bisa berpikir jernih. Antara mabuk dan tak…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38

Lagi, Mafia Lapas Berulah

SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:44

Diversi “Mental”, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Meski masih di bawah umur, bukan berarti ulah RS (15) bisa diselesaikan secara diversi. Kasus…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:14

Perabotan Rumah Mewah Disita

SAMARINDA. Satu persatu isi perabotan di rumah mewah milik Rizal, warga Perumahan Villa Tamara di Jalan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:04

Preman Cilik Ngamuk

SAMARINDA. Umurnya baru menginjak 15 tahun. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .