MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Kamis, 09 November 2017 17:23
Perampok Kalap, Polisi Ditabrak

Kepergok Beraksi, Satpam Disikut

CARI MASALAH. Jeko (kanan) saat menjalani pemeriksaan di Polresta Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Suasana Masjid Baitul Muttaqin di Islamic Center sedang ramai. Kebetulan hari itu sedang digelar resepsi pernikahan putra anggota kepolisian, Minggu (5/11) lalu.
Karena yang menikah anak polisi, tentu tamu undangan yang datang adalah rekan sesama polisi. Ada yang mengenakan baju biasa, ada pula mengenakan seragam polisi karena kebetulan berdinas.
Kemeriahan resepsi pernikahan itupun mendadak bertambah ramai karena ada seorang polisi tertabrak motor di areal parkiran masjid. Polisi itu ditabrak bukan karena apes, ia ditabrak penjarah helm yang kepergok dan berusaha kabur.
Jeko, pencuri helm jamaah yang kepergok seorang satpam masjid tak peduli dengan yang berdiri di depannya. Meski polisi itu berseragam, pria 34 tahun tersebut tak ciut nyali untuk kabur. Setelah menyikut satpam yang memergokinya, giliran polisi yang hendak dilukainya.
Dengan mengendarai motor Mio KT 2953 NO, Warga Jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda Seberang itu hendak menyeruduk polisi. Beruntung polisi itu berhasil menghindar dan menjatuhkan Jeko dari motor yang ditungganginya.
Ulah mantan napi kasus narkotika 2012 lalu itu karuan membuat geram jamaah masjid yang ketika itu hendak pulang. Mereka sesekali melampiaskan kekesalan dengan memukul duda satu anak itu.
Beruntung ketika itu polisi yang menghadiri resepsi pernikahan anak polisi bergegas mengamankan Jeko yang kemudian dikeler ke Polresta Samarinda.
"Saya curi dua helm. Yang di tas helm saya sendiri. Satu helm curian saya pakai, sedangkan yang satunya lagi saya taruh di depan (digantung, Red)," tutur Jeko.
Dua helm curian itu rencana Jeko hendak ia jual ke temannya seharga Rp 80 ribu sampai dengan Rp 100 ribu.
"Saya baru kali itu mencuri helm di masjid itu," aku Jeko.
Belakangan pemilik helm yang diakui Jeko adalah miliknya sendiri pun datang. Jeko tak bisa mengelak dan mengakui helm itu juga hasil curian.
"Jadi ada tiga helm yang kami jadikan barang bukti. Dan motor yang digunakan pelaku menabrak satpam maupun polisi yang ketika itu berada di TKP," beber Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, melalui Kanit Jatanras, Ipda Noval F STK.
Meski hanya mencuri helm namun pencurian yang dilakukan Jeko masuk dalam kategori perampokan karena dilakukan dengan disertai kekerasan.
"Karena ada yang dipukul dan ditabrak pelaku ketika mencuri helm itu dan saat berusaha kabur," pungkasnya.(oke/beb)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 20:49

Bos Tuyul Hitam Bersaudara Ditangkap

SAMARINDA. Di balik tubuh yang kurus, remaja 17 tahun berinisial IB, adalah seorang bos salah satu geng.…

Minggu, 18 Februari 2018 15:46

Bunuh Orangutan karena Sengketa Lahan

SANGATTA. Terungkap sudah kasus tewasnya orangutan dengan ratusan peluru bersarang di badan.  Setelah…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:53

IGD RSUD AWS Retak

SAMARINDA. Puluhan pasien yang tengah dirawat di RSUD AW Syahranie mendadak diliputi rasa kalut. Satu…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Buah Simalakama Jamaah Abu Tours

SAMARINDA. Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Cuaca Ekstrem Tak Turunkan Target

SAMARINDA. Alam masih belum bersahabat demi percepatan pembangunan runway Bandara Samarinda Baru (BSB).…

Rabu, 14 Februari 2018 21:55

Pilih Jadi Omongan atau Mendekati Zina?

Valentine’s day, perayaan yang selalu mengundang kontroversi setiap tahunnya. Kontroversinya melampaui…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:38

Duet Polisi Palsu Gasak Tujuh Motor

SAMARINDA. Memeras dengan mengaku-ngaku sebagai polisi, bukan satu-satunya kejahatan yang dilakukan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:06

Banting Setir, Moncong Menghadap Langit

SAMARINDA. Truk kontainer bermuatan air mineral dengan nomor polisi L 9022 WF milik PT Bintang…

Kamis, 08 Februari 2018 23:18

ABG Cantik Jadi Muncikari Online

SAMARINDA. Usianya masih 16 tahun, namun bisnis yang dilakoninya bikin geleng-geleng kepala. Anak baru…

Kamis, 08 Februari 2018 11:38

Bayi Mifzal Disiksa di Kamar Sempit

SAMARINDA. Polisi melanjutkan penyelidikan kematian, Muhammad Mifzal, bayi usia 9 bulan, akibat siksaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .