MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Rabu, 08 November 2017 16:02
TKP Lain Ditelusuri, Proses Dipercepat

Kasus Remaja Tanggung Bobol Rumah Tetangga

PROSES LANJUT. Proses hukum dugaan pencurian yang dilakukan RD tetap dilanjutkan penyidik Polsekta Samarinda Seberang. Saat ini RD masih menjalani pemeriksaan. (dok/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kasus pencurian yang melibatkan seorang remaja berinsial RD (15), tetap diproses penyidik Polsekta Samarinda Seberang. Saat ini penyidik sedang mengembangkan penyidikan untuk menelusuri sepak terjang RD.
Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Fatich Nurhadi, melalui Kanit Reskrim Iptu Dedi Setiawan mengungkapkan, saat ini RD masih menjalani pemeriksaan. Polisi berupaya menelusuri kemungkinan RD pernah melakukan pencurian di lokasi lain, selain di kediaman Wahyu Pujiono di Perumahan Bumi Prestasi Kencana (BPK), Blok C/I, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir.
“Saat ini tersangka (RD, Red) masih kami minta keterangan. Pengakuannya baru sekali itu saja,” beber Dedi.
Kemudian RD mengakui, aksi tersebut dilakukannya seorang diri. “Pengakuannya aksi itu spontan setelah melihat keadaan memungkinkan. Itupun dilakukannya sendiri,” jelas Dedi.
Karena RD masih di bawah umur, maka ada perlakuan khusus yang dilakukan penyidik dalam menangani perkara dan proses pemeriksaan. Polisi akan memaksimalkan waktu 7 hari waktu pemeriksaan sebelum berkas penyidikan dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses persidangan di pengadilan.
“Jika waktu 7 hari kurang, maka akan kami tambah perpanjangan selama 8 hari. Yang pasti akan kami akan upayakan mempercepat proses hukumnya,” tegas Dedi.
Telah diberitakan, kediaman Wahyu Pujiono baru saja ditinggalkan, Kamis (2/11) lalu. Pria 30 tahun itu pergi keluar rumah bersama istrinya untuk mencari mesin ajungan tunai mandiri (ATM). Bilik ATM yang dituju Wahyu dan istrinya itupun cukup jauh, yakni di Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang.
Selama perjalanan menuju bilik ATM, Wahyu dan istrinya tak curiga rumahnya yang kosong menjadi sasaran pencurian. Begitu pula sepulang dari mengambil uang, Wahyu masih tak curiga.
Namun begitu sampai rumah, Wahyu terperangah karena ponsel miliknya senilai Rp 3.499.000 yang sengaja tak ia bawa lenyap. Wahyu panik dan langsung mencari rahu dari mana pencuri bisa masuk ke rumahnya. Sembari mencari, Wahyu melaporkan pencurian itu ke polisi menggunakan ponselnya yang lain.
Dari hasil olah TKP, pencuri diketahui masuk ke rumah Wahyu dengan cara mencongkel jendela ruang tamu. Tiga hari menyelidiki, polisi akhirnya membekuk remaja 15 tahun berinisial RD, lengkap dengan ponsel milik Wahyu yang dicuri. Remaja bertubuh kurus yang juga warga BPK itu, rupanya bertetangga dengan Wahyu. (rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .