MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Senin, 06 November 2017 15:13
Mau Pulang ke Makassar, Curi Barang Jamaah Salat

Kepergok Mencuri, Remaja Dihakimi Massa

KHILAF. FD dimintai keterangan oleh penyidik Polsekta Samarinda Ulu.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Hidup susah di perantauan membuat FD (17) rindu kampung halaman. Ingin segera memenuhi hasratnya, remaja tanggung ini malah ambil jalan pintas sebagai pencuri. Minim pengalaman, aksinya berujung gagal. FD kini mendekam di penjara.

Keinginan FD untuk pulang ke Makassar, Sulawesi Selatan, harus tertunda lebih lama lagi. Itu setelah dirinya diamankan petugas Polsekta Samarinda Ulu. FD nekat mencuri dompet saat pemiliknya sedang melaksanakan salat Zuhur di sebuah langgar di kawasan Jalan P Antasari, Gang H Sahran, Samarinda Ulu, sekitar pukul 12.30 Wita, Minggu (5/11) kemarin.

Tertangkapnya FD berdasarkan kesaksian seorang marbut yang melihatnya tengah terburu-buru keluar dari dalam langgar dan berlari ke arah semak belukar di belakang rumah warga.

Warga yang mendengar adanya pencurian di dalam langgar langsung menuju tempat persembunyian FD lalu mengkapnya. FD sempat menjadi bulan-bulanan warga lantaran kesal dengan ulahnya itu.

“Saya pas berada di luar langgar, saat itu pemiliknya yang usai melaksanakan salat berteriak kehilangan dompet yang ia taruh di samping kanannya,” kata warga bernama Zani (29).

Mengetahui jika salah satu kaum langgar kehilangan dompet, Zani langsung melakukan pencarian. Di tengah pencarian, Zani dikejutkan suara warga yang melihat seseorang bersembunyi di belakang rumahnya.

Dan benar saja, saat Zani menuju lokasi teriakan. Dirinya melihat FD tengah bersembunyi dengan menutupi badannya dengan baju yang ia kenakan.

“FD bersembunyi di atara rimbunan rumput di belakang rumah warga. Dan saat ditangkap, dompet yang ia curi ada di saku belakang celananya,” ucap Zani.

Dari keterangan FD, ia nekat mencuri setelah melihat ada warga yang tengah salat menaruh dompet di sampingnya. Didorong keinginan kuat untuk pulang kampung, FD gelap mata. ”Tidak ada uang untuk pulang kampung, sementara saya tidak memiliki pekerjaan di Samarinda ini,” kata FD

Kapolsekta Samarinda Ulu, Kompol R Sigit mengatakan, saat ini FD sudah dibawa ke Mapolsekta untuk dimintai keterangan. ”Untuk dompet sudah kami kembalikan ke pemiliknya. Karena FD masih di bawah umur dan kerugian pun di bawah Rp 2,5 juta, maka FD akan kami berikan pembinaan,” kata Sigit.

Ditambahkan mantan Kapolsekta Bandara Balikpapan ini, pelaku kejahatan saat ini memang tidak mengenal tempat dan waktu, sehingga pihaknya mengimbau agar warga selalu waspada. ”Jangan menaruh barang berharga di sembarang tempat, dan bilapun menaruh, usahakan masih dalam jangkauan pemiliknya,” pungkas Sigit. (kis/beb)



BACA JUGA

Minggu, 27 Mei 2018 00:20

BEGAL MAKIN KEJI..!! Pertahankan Tas, Tangan Disayat

SAMARINDA. Nasib malang dialami Nani. Niatnya untuk kembali pulang setelah makan malam bersama rekannya…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:22

Suami Selingkuh, Istri Ngamuk, Kok Anak yang Malah Disiksa?

TANJUNG REDEB.  Dengan berbagai pertimbangan, polisi sampai saat ini tidak menahan OF (38), ibu…

Jumat, 25 Mei 2018 00:29

Maling Motor Dikerangkeng 18 Bulan

SAMARINDA. Belum sempat menikmati hasil curian, seorang maling bernama Rusli alias Ceming (42), warga…

Selasa, 22 Mei 2018 00:59

Terdengar Minta Ampun, Sempat Dilakban

SAMARINDA. Kasus pembunuhan Hasanudin alias Hasan (10) yang diduga akibat dianiaya ayah tirinya, Rahmatulah…

Minggu, 20 Mei 2018 00:21

Tangkap Maling, Dapat Sabu

SAMARINDA. Tasbir (21) bakal dijerat pasal berlapis. Pria ini semula dicurigai sebagai pelaku pencurian…

Sabtu, 19 Mei 2018 01:22

Saksi Meringankan Bekas Wartawan Itu Tak Hadir

SAMARINDA. Mantan oknum wartawan TV nasional Kasmirudin alias Buyung (37), warga Jalan Kakap, RT 6,…

Jumat, 18 Mei 2018 01:05

Pembunuh Mahasiswi Cantik Itu Dituntut Penjara 15 Tahun

SAMARINDA.  Persidangan kasus pembunuhan seorang mahasiswi cantik yang menempuh pendidikan di salah…

Kamis, 17 Mei 2018 00:19
Ketua LPK Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Diduga Uang Korupsi Dibelikan Rumah dan Mobil

SAMARINDA. Ketua LPK Jmicron, Ednand Apria Danthus menjalani persidangan dengan agenda penuntutan yang…

Rabu, 16 Mei 2018 00:37

Suami Istri Divonis Masuk Penjara

SAMARINDA. Sepasang suami istri (pasutri) bernama Siti (42) dan Hamrulah alias Arul (39), warga Kelurahan…

Selasa, 15 Mei 2018 20:30

Digerebek Makan Pisang, Dibui 4,5 Tahun

SAMARINDA. Dua warga, masing-masing bernama Rahmat Ismail alias Amat (29), warga Jalan Otto Iskandardinata,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .