MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 25 Oktober 2017 14:58
Tebang Bakau, Bakal Dipenjara
HARUS DILESTARIKAN. Pemkot Bontang mengingatkan agar tak ada warga yang menebang pohon bakau sembarangan, karena bisa berujung penjara.

PROKAL.CO, BONTANG. Ini peringatan keras bagi oknum yang berani menebang pohon bakau. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3)  Bontang Aji Erlynawati menilai, penebangan pohon bakau harus dihentikan demi menjaga keberlangsungan ekosistem laut.
Selama ini, lanjut Aji, pohon bakau tersebut digunakan untuk berbagai peruntukan. Mulai dari kebutuhan alat tangkap belat, kayu bakar untuk kebutuhan memasak, hingga tempat menjemur rumput laut.
“Biasanya digunakan untuk tiang belat. Tiang dibuat tajam  pada kedua sisinya. Lalu satu sisinya ditanam ke tanah,” jelas Aji.
Padahal aktivitas penebangan ilegal pohon bakau bertentangan dengan Undang-undang Nomor 27 tentang Hak Kepemilikan Masyarakat atas wilayah perairan. Regulasi lain yang mengatur adalah Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014.
“Bisa dikenakan sanksi berupa denda dan kurungan. Saya juga ingatkan, bahwa perairan tidak boleh dimiliki. Tidak ada yang boleh meng-kavling laut untuk apapun,” pesannya.
Bagi yang ingin menggunakan pohon bakau untuk kebutuhan belat misalnya, sebaiknya mengurus izin ke DKP3 Bontang.
Selanjutnya, tim internal akan menunjukkan lokasi tepat untuk memasang belat. Agar alat tangkap ikan yang dipasang tidak mengganggu alur lalu lintas kapal.
“Setiap alat tangkap ikan harus ramah lingkungan. Termasuk belat. Ketika dipasang harus ada rekomendasi kami. Tujuannya untuk menjaga kelangsungan hidup ekosistem yang hidup di laut,” tutupnya. (ivr/rin)







BACA JUGA

Sabtu, 09 Desember 2017 13:36

Pupuk Kaltim Sukses Buktikan Peduli Lingkungan

BONTANG. Di usianya yang sudah menginjak 40 tahun, Pupuk Kaltim boleh dibilang sukses menjadi perusahaan…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:34

Elpiji 3 Kg Kembali Langka

TANJUNG REDEB. Krisis gas elpiji 3 kilogram turut melanda warga Berau. Bahan bakar bersubsidi ini mulai…

Jumat, 08 Desember 2017 15:28

Maling Sukses Sambar 9 Ponsel

TENGGARONG. Sebuah motor merk Yamaha Mx King warga merah-hitam KT 2773 VZ terlihat berhenti di tepi…

Jumat, 08 Desember 2017 15:26

Bupati Minta CSR Tambang Dinaikkan

SANGATTA. Kenaikan produksi  batu bara PT KPC hingga 60 juta metrik ton,  hendaknya dibarengi…

Kamis, 07 Desember 2017 16:21

Ijon Merajalela, DPMPK Bentuk BUMK

TANJUNG REDEB. Sistem tengkulak masih menjadi persoalan yang menghantui petani di Kabupaten Berau. Kondisi…

Kamis, 07 Desember 2017 16:19

Pembunuh Teman Divonis Seumur Hidup

SANGATTA. Dua pembunuh Rahmadi (17), warga Kecamatan Bengalon, masing-masing  bernama Alfian Wahyu…

Rabu, 06 Desember 2017 18:06

SDM Kampung Harus Cepat Belajar

TANJUNG REDEB. Menatap program kerja 2018 dengan anggaran tiap kampung di Berau yang masih besar, dukungan…

Rabu, 06 Desember 2017 18:03

Heboh Soal Kabar Pemberhentian TK2D

SANGATTA. Rencana pengurangan tenaga Kerja kontrak Daerah (TK2D) sebanyak 350 orang, memang sudah heboh.…

Senin, 04 Desember 2017 00:29

Proyek Jalan dan Jembatan Masuk Multiyears

TANJUNG REDEB. Kegiatan 2018 Kabupaten Berau telah disusun berdasarkan kerangka acuan pembangunan yang…

Senin, 04 Desember 2017 00:27

YAHHH ... PDAM Belum Bisa Cari Untung

SANGATTA. Akibat kenaikan tarif air,  masyarakat melakukan penghematan penggunaan air. Hal ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .