MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Minggu, 22 Oktober 2017 21:53
BWS Komitmen Bantu Pemkot

Soal Normalisasi SKM sampai Waduk Benanga

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pengendalian banjir jadi program utama Pemkot Samarinda, rencana tersebut diyakini bisa tuntas beberapa tahun ke depan. Rasa optimistis itu didapat, karena adanya komitmen dari Badan Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III dengan sokongan dari APBN. Sasaran utama adalah normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) hingga Waduk Benanga.
Komitmen itu pula yang membuat Wakil Wali (Wawali) Kota Samarinda Nusyirwan Ismail ingin bergerak cepat menyelesaikan berbagai persoalan sosial. Tapi harus diakui, hal itu tidak mudah dan perlu pendekatan khusus, agar warga yang berada di tepi SKM dan sekitar waduk ikhlas pindah.
“Kami mendapat kepastian, walau pun ada perubahan struktur BWS, mereka memastikan kalau program normalisasi tetap berlanjut,” ucap Nusyirwan, belum lama ini.
Untuk tahun ini, program normalisasi yang belum berjalan sama sekali ada di Benanga. Lantaran masih ada warga yang bermukim di sana, tapi dipastikan Wawali, jika warga bulan ini harus pindah, agar pekerjaan fisik bisa berjalan.
“Sudah ada kesepakatan dengan warga dan kini hanya menunggu waktu saja. Bulan ini harus bisa pindah warga yang ada di sana,” sebutnya.
Karena hanya diminta menyelesaikan persoalan sosial saja, maka seharusnya pemkot sangat terbantu. Tetapi orang nomor dua di Balai Kota itu masih terus melakukan penajaman data penghuni yang ada di bantaran SKM.
“Dengan begitu kami bisa memastikan berapa banyak rumah atau rusunawa yang harus dibangun sebagai bentuk relokasi,” bebernya.
Penajaman yang ia maksud, adalah melihat kembali warga yang bercokol di tepi sungai. Sebab pada pemerintahan sebelumnya, ternyata sudah ada lahan dan rumah yang dibebaskan. Tetapi bangunan tak dirobohkan dan pemilik rumah justru menyewakan lahan dan rumah mereka yang sudah milik pemkot itu.
“Jadi administrasi terkait hal ini akan kami telusuri lagi, sebab dari Jembatan Lambung Mangkurat sampai ke Gang Nibung sudah dibebaskan,” ungkap Nusyirwan.
Jika seperti itu, maka seharusnya pemkot hanya tinggal membersihkan rumah yang ada. Para penghuni pun jika benar penyewa tak akan mendapat lahan relokasi nantinya.
“Kami harus teliti soal ini, jadi hanya pemilik lahan dan rumah yang mendapat tempat relokasi. Sedangkan penyewa mungkin kami siapkan menyewa di rusunawa,” urai Wawali.
Dengan begitu, ia pun memastikan jika pihaknya akan terus berkoordinasi terkait masalah ini. Bahkan rapat soal rencana relokasi di bantaran SKM akan dijalankan tiap pekan.
“Jika tak ada progres, kami khawatir nanti justru BWS tak mengucurkan bantuannya lagi. Sejauh ini sudah bisa berjalan dengan baik,” tandasnya. (hfz/ama)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .