MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Jumat, 20 Oktober 2017 16:36
"Korupsi Akibat PNS Bergaya Selebritis"

Utamakan Pencegahan, Kajati Ajak Kerja Sama

SOSIALISASI HUKUM. Kajati Kaltim, Fadil Zumhana menyampaikan pandangan mengenai kasus korupsi di pemerintahan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur, Fadil Zumhana mengatakan tindak pidana korupsi terjadi dari perilaku diri sendiri. Pola hidup mewah yang tidak sesuai dengan kemampuan dasar finansial menjadi pemicu. Hal itu disampaikan orang nomor satu di Korps Adhyaksa Kaltim itu, Kamis (19/10) kemarin, dihadapan bupati, wakil bupati dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah Berau.

Proses hukum yang menjerat sejumlah kepala daerah di Indonesia belakangan menjadi sorotan publik. Terjadinya tindak pidana korupsi karena perilaku hidup yang tidak sesuai. "Karena  hidup tidak sesuai bajunya, misalnya kalau PNS ya bergaya seperti PNS jangan bergaya seperti selebritis," ungkapnya.

Akan tetapi jika mengikuti aturan yang ada, pengelolaan anggaran sesuai dengan ketentuan dan rambu yang dibuat pemerintah maka, menurut Fadil, tidak ada hal yang perlu ditakuti.

Kepala daerah yang bermasalah dengan hukum karena menyalahgunakan jabatannya tidak terlepas dari beberapa kepentingan. Mulai kepentingan pribadi, kelompok dan golongan. Padahal sebagai kepala daerah ditegaskan bahwa harus melepaskan diri dari keterlibatan mufakat yang bisa menjerumuskan dirinya.

"Saya sadari beban politis bupati dan wali kota sangat berat, beban biaya politik yang tidak sedikit, tetapi tidak semua kepala daerah buruk, karena masih lebih banyak yang bagus," ujarnya.

Khusus untuk bupati, dirinya mengingatkan harusnya kepala daerah berjanji untuk tidak memperkaya diri, tidak memperkaya partai pengusung. "Karena setelah dilantik bukan lagi milik partai tapi milik masyarakat," tegasnya.

Mindset penindakan saat ini mulai dirubah dengan tindakan pencegahan. Untuk itu, kejaksaan yang selama ini diidentikan dengan seseorang yang seram dan ditakuti dicoba menjadi penyelamat melalui mekanisme kerja sama.

"Buka seterang-terangnya kegiatan yang pemerintah daerah mau kerjakan, jadi nanti kejaksaan mendampingi, memberikan legal opini dari perencanaan sampai akhir," ungkap Kajati.

Sementara itu, Bupati Berau Muharam mengatakan dirinya sengaja mengundang lengkap jajarannya untuk diberikan masukan pengetahuan hukum.

Pemberantasan korupsi perlu dipahami seharusnya bukan hanya teori tetapi bagaimana mempraktekkannya langsung. Kasus akhir-akhir  ini seperti bupati, wali kota dan anggota dewan yang terjaring dalam OTT KPK menimbulkan ketakutan.

"Jadi bupati posisinya tidak tenang, was-was, tetapi saya yakini selama memahami dan mengikuti peraturan hukum tidak ada yang perlu ditakuti, pahami rambu yang ditentukan UU pemerintah kita," jelasnya.
Bupati juga berpesan kepada jajarannya agar  agar tak melanggar hukum dengan kesampingkan kepentingan pribadi, kelompok dan golongan karena jika sebaliknya bisa berakibat fatal. (as/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 20:47

Menunggu Hasil Lelang

SENDAWAR. Pemkab Kutai Barat (Kubar), akan memprioritaskan pembangunan yang berkenaan langsung dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Petugas Bersihkan Algaka di Kota Raja

TENGGARONG. Sesuai jadwal tahanan Pilgub Kaltim 2018, Rabu (14/2) sore, petugas gabungan dikoordinir…

Kamis, 15 Februari 2018 16:38

Isran-Hadi Apresiasi Relawan dan Panggung Seni Hiburan

SAMARINDA. Kader terbaik Partai Gerindra Kaltim Isran Noor mengaku bangga dengan Satuan Relawan Indonesia…

Kamis, 15 Februari 2018 16:30

Dulu Dipecah, Kini Digabung Lagi

SANGATTA. Akibat perubahan jumlah penduduk yang kini  berkurang dibanding 2014 lalu saat pemilihan…

Rabu, 14 Februari 2018 21:43

Kesadaran Masyarakat Meningkat

SANGATTA. Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), ternyata cukup memberikan efek positif…

Selasa, 13 Februari 2018 11:46

Tiga Jembatan di Tiga Kecamatan

SANGATTA. Pemkab Kutai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim, akan membangun tiga jembatan.…

Selasa, 13 Februari 2018 11:37

Lebihi Kapasitas, Didenda Rp 2 Juta

TANJUNG REDEB. Kerusakan badan jalan khususnya di jalan poros antarkecamatan kerap menjadi keluhan masyarakat…

Senin, 12 Februari 2018 11:21

Dandim Minta Masyarakat Bersatu

SANGATTA. Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha meminta masyarakat bersatu. Permintaan…

Senin, 12 Februari 2018 10:59

Wujud Nyata Sinergi Polri-TNI

TENGGARONG. Sesuai aturan yang berlaku di Indonesia bahwa pengendara wajib memiliki Surat Izin Mengemudi…

Sabtu, 10 Februari 2018 11:14

Habiskan Anggaran Rp 267 Miliar

SANGATTA. Jalan lingkat APT Pranoto-Soekarno Hatta yang berjarak 9 Km,  dipastikan akan menghabiskan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .