MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Jumat, 20 Oktober 2017 16:22
Ditambang, Lahan Pertanian Menyusut

Kukar Jadi Wilayah yang Paling Mencolok

PROKAL.CO, SAMARINDA. Luasan lahan irigasi sawah di Kaltim terus menyusut setiap tahunnya. Diduga penyusutan lahan sawah irigasi tersebut dikarenakan aktivitas tambang batu bara. Hal itu diungkap Kepala Dinas Pertanian, Tanam Pangan dan Holtikultura Kaltim, Ibrahim. Pada 2016, luasan lahan sawah irigasi 13.225 hektare. Luasan itu cenderung turun jika dibandingkan 2015 yakni 13.863 hektare dan 2014 dengan 14.322 hektare.

"Info terakhir, setiap tahun lahan pertanian menyusut. Sawah kita saja masih ada lahan kosong yang belum dimanfaatkan. Namun menurut  data yang ada memang susut," jelas Ibrahim.

Berdasar data Dinas Pertanian, Tanam Pangan dan Holtikultura Kaltim, daerah dengan lahan sawah irigasi terluas adalah Kukar dengan jumlah 5.604 hektare. Kemudian diikuti Kutim dengan luasan 2.868 hektare. Namun pihaknya enggan membeber penurunan lahan irigasi per kabupaten/kota tersebut.

"Adalah, saya enggak mau buka. Itu untuk pegangan kami pribadi," tukasnya. Tapi dia menyebut penurunan drastis terjadi di Kukar. "Lihat saja di Desa Mulawarman," tambahnya.

Disinggung terkait penyebab terjadinya penyusutan lahan sawah, ia menyebut perusahaan tambang batu bara memang bukan satu-satunya penyebab. "Salah satunya karena tambang, masih ada yang lain seperti pembakaran lahan, pembangunan pemukiman dan lain-lain," beber Ibrahim.

Ibrahim juga menyebut, menangani persoalan pangan bukan hal yang mudah. Saat ini pihaknya sedang fokus pada program diversifikasi pangan yakni mengurangi konsumsi beras dan menggantinya dengan komoditas lain. "Kita mengonsumsi beras sebesar 113 kilogram per kapita per tahun. Itu yang mau dikurangi, tapi namanya pola makan sulit diubah," celetuknya.

Kebutuhan karbohidrat masyarakat Kaltim, katanya, sudah terpenuhi. Tinggal menggantinya dengan bahan pangan lain yang mengandung protein. Untuk yang protein, lanjutnya, jika dikonsumsi berlebih bisa menjadi karbohidrat pengganti nasi dan lemak.
Ia juga membeber angka ideal konsumsi pangan adalah 2.200 kilo kalori per hari. Pembagiannya, padi 302,5 gram, ubi 132 gram, hewani 127 gram, buah dan biji 11 gram, kacang-kacangan 38,5 gram, gula 33 gram, sayur atau buah dan lain-lain 275 gram.
"Ini program lama tapi sulit, tadi rapat saja kotakannya sudah ubi, makan siangnya pakai nasi. Makanya untuk beras ini kita perlu diversifikasi pangan," tegasnya lagi.

Kembali ke lahan yang tergerus tambang, Ibrahim mengaku tidak bisa berbuat banyak. Fokusnya saat ini adalah menanam sebanyak mungkin. "Bagi saya yang penting ada lahan nganggur bisa digunakan untuk bercocok tanam, itu saja dulu. Kalau soal bagaimana penindakan tambang dan lainnya, itu saya tidak berani berkomentar," tutupnya. (cyn/aya)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 21:35

Samarinda Aman dari Hotspot

SAMARINDA. Kebakaran lahan dalam beberapa hari ini kerap terjadi di Kota Samarinda. Meski demikian,…

Selasa, 18 September 2018 00:19

Samarinda Tertinggi Kota Potensial Pelayanan Publik

JAKARTA. Setelah 2016 lalu meraih penghargaan Indonesia Attractiveness Award (IAA) kategori Platinum…

Senin, 17 September 2018 21:28

Awang Minta Pipanisasi Fokus ke PLTG

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas agar pipanisasi…

Senin, 17 September 2018 21:27

Waspada Tawaran MLM

SAMARINDA. Seiring berkembangnya informasi dan teknologi, tingkat penipuan menggunakan modus investasi…

Senin, 17 September 2018 21:25

Pajak Tempat Hiburan Tak Melulu Dongkrak PAD

SAMARINDA. Sebagai kota metropolitan, Samarinda dikenal sebagai pusat berkembangnya tempat hiburan.…

Sabtu, 15 September 2018 22:33

Gedung SMAN 16 Diblokade

SAMARINDA. Sejumlah orangtua murid SDN 006 memblokade akses masuk di depan pagar halaman SDN 007 dan…

Sabtu, 15 September 2018 22:31

60 PNS Kaltim Dipecat Tidak Hormat

SAMARINDA. Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah memecat secara tidak hormat 60 PNS di Kaltim. Namun…

Jumat, 14 September 2018 23:01
Awang Faroek Jelang Tak Lagi Menjabat Sebagai Gubernur

Awang Sudah Tinggalkan Lamin Etam, Rahasiakan Nama Pj

SAMARINDA. Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor dan Hadi Mulyadi dipastikan…

Jumat, 14 September 2018 00:23

Dihadiri Peneliti, Akademisi dan Profesional

JARINGAN Perguruan Tinggi untuk Pengembangan Infrastruktur Indonesia (JPII) atau University Network…

Selasa, 11 September 2018 20:43

Hanya Dapat Kuota 313 Kursi

SAMARINDA. Kuota untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Samarinda dipangkas signifikan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .