MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Jumat, 20 Oktober 2017 16:12
Cari Saksi, Korban Ikut Membantu

Uber Garong Pecah Kaca yang Bawa Kabur Rp 200 Juta

MASIH DISELIDIKI. Kasus pembobolan mobil dan raibnya uang Rp 200 juta di Jalan A Yani, masih diselidiki aparat kepolisian. (DOK/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Aksi kawanan garong dengan modus pecah kaca mobil yang menimpa Muhammad Kusaeri (45), warga perum Residence, Sempaja, Samarinda Utara, mendapat antensi jajaran Polsekta Samarinda Utara.
Ditemui di ruang kerjanya, Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Ervin mengungkapkan, pihaknya kini tengah mengumpulkan keterangan saksi.
 “Begitu menerima laporan, anggota kami langsung bergerak untuk segera mengungkap guna melakukan penelusuran jejak pencurinya,” ujar Ervin, kemarin.
Ervin menambahkan, kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil memang sempat tak terdengar, namun kini muncul kembali.
”Ini juga menjadi pelajaran kita semua, agar berhati-hati dalam meletakkan barang berharga. Terutama uang dalam jumlah besar,” ujar Ervin.
Sementara itu, Dwi Ferdian (31), adik Kusaeri saat dikonfirmasi Sapos mengatakan, meskipun sudah memberikan laporan resmi kepada pihak kepolisian pihaknya tak tinggal diam begitu saja. Ferdian dan keluarga beserta rekan-rekannya tetap berusaha untuk ikut mencari pencurinya.
“Uang Rp 200 juta tidak sedikit. Terlebih dana itu untuk membayar gaji karyawan perusahaan kami. Tentu selain menunggu perkembangan dari kepolisian kami juga membantu dengan mencari dan menggali informasi sendiri, sehinngga pelaku segera tertangkap,”  tutur Ferdian.
diberitakan sebelumnya, Kusairi yang juga seorang pengusaha sebuah perusahaan event organizer (EO) di Samarinda menjadi korban kejahatan setelah mengambil uang Rp 200 juta  di kantor pusat BPD Kaltim di Jalan Awang Long, sekitar pukul 13.00 Wita, Rabu (18/10) lalu.
Uang Rp 200 juta yang baru diambil raib, setelah pencuri memecahkan kaca mobil samping kanan saat berada di Jalan A Yani, Sungai Pinang.  (kis/rin)


loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38

Lagi, Mafia Lapas Berulah

SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:44

Diversi “Mental”, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Meski masih di bawah umur, bukan berarti ulah RS (15) bisa diselesaikan secara diversi. Kasus…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:14

Perabotan Rumah Mewah Disita

SAMARINDA. Satu persatu isi perabotan di rumah mewah milik Rizal, warga Perumahan Villa Tamara di Jalan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:04

Preman Cilik Ngamuk

SAMARINDA. Umurnya baru menginjak 15 tahun. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan…

Selasa, 02 Oktober 2018 23:34

Terkepung Api, Panjat Tembok

SAMARINDA. Matahari belum menampakan sinarnya. Andre Agustinus, karyawan sekaligus penjaga bengkel motor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .