MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 14 Oktober 2017 11:18
Ribuan Kayu Ilegal Diamankan

Pembeli Turut Tertangkap Tangan

Kapal dan kayu yang diamankan.

PROKAL.CO, SAMARINDA.  Ribuan batang kayu bulat jenis galam berhasil diamankan SPORC Brigade Enggang Seksi Wilayah II Samarinda, Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan bersama BKSDA Kaltim.

Pengungkapan tersebut dilakukan pada 4 oktober silam. Saat itu kapal layar motor (KLM) Karya Indah terbukti mengangkut 2.139 batang kayu galam dari kawasan cagar alam Teluk Apar, Kabupaten Paser.
Petugas pun menetapkan A (44) warga Bone, Sulawesi Selatan, yang merupakan nakhoda kapal dan CF (41) warga Madura, si pembeli kayu, sebagai tersangka.

Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa satu unit kapal layar, buku rekening, slip transfer ATM, ponsel, uang tunai Rp 9.713.000 dan ribuan batang kayu itu sendiri.

"Pengungkapan ini bermula dari adanya informasi mengenai aktivitas pembalakan liar. Informasi ini langsung kita tindaklanjuti, dengan mengirimkan beberapa personel gabungan untuk melakukan patroli," ucap Kepala Balai Gakkum LHK wilayah Kalimantan, Subhan, Jumat (13/10).

Saat itu, katanya, personel gabungan bertemu dengan kapal layar yang tengah memuat kayu galam yang rencananya akan dibawa menuju Madura.
"Setelah diperiksa, ternyata kayu tersebut berasal dari kawasan cagar alam dan saat itu juga langsung kita amankan. Kayu rencananya akan dibawa ke Madura, si pembeli juga kita amankan," urainya.

Lanjut dia menjelaskan, aktivitas illegal logging, telah berlangsung beberapa kali dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, namun selalu gagal diungkap karena diduga bocor ketika operasi penindakan hendak dilakukan.

"Keberhasilan operasi kali ini tidak terlepas dari strategi yang digunakan dengan belajar dari kegagalan sebelumnya, dan terungkapnya kasus ini merupakan kerjasama dan sinergitas yang telah terjalin baik antara berbagai pihak terkait," tuturnya.

Sementara itu, kedua tersangka dijerat dengan pasal 83 ayat (1) a, pasal 84 ayat (1), pasal 87 a jo pasal 12 d, f dan k, UU RI Nomor 18 tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan hutan, jo Pasal 55 ayat (1) KUHP, dengan ancaman penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun, serta denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar. (kis/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 00:05

Sanwell Gelar Beragam Lomba

SANWELL Houseware, one stop solution untuk kebutuhan anda kembali menggelar…

Sabtu, 15 Desember 2018 00:02

SMAN 2 Rayakan Milad

TAHUN ini Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 merayakan hari…

Jumat, 14 Desember 2018 00:07

Marnabas : Harus Pandai Berinovasi untuk Pasarkan Produk

ASOSIASI Kelompok UPPKS (AKU) Kamis (13/12) kemarin berulang tahun ke-4.…

Jumat, 14 Desember 2018 00:06

Posko Relawan Free Pas Diresmikan

SAMARINDA. Posko Relawan Front Pemenangan P?rabowo-Sandi (Free Pas) Kaltim diresmikan.…

Jumat, 14 Desember 2018 00:05

Bapenda Samarinda Peringati Maulid Nabi

BADAN Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda menggelar Maulid Nabi Muhammad…

Kamis, 13 Desember 2018 22:53

Alfamidi Peringati Hari Disabilitas

SEBAGAI salah satu perusahaan retail terbesar di Indonesia, Alfamidi memiliki…

Kamis, 13 Desember 2018 00:15

Amaris Hotel Siapkan Paket Tahun Baru

MENYAMBUT Tahun Baru 2019 hotel-hotel di Samarinda menggelar banyak acara…

Kamis, 13 Desember 2018 00:12

Berpengalaman dan Terlengkap

SAMARINDA. Bingung mencari toko safety terlengkap di Kota Tepian? Sumber…

Kamis, 13 Desember 2018 00:12

Big Sale! Ayo ke Al-Mu'min Carpets

KESEMPATAN emas untuk mempercantik rumah Anda. Al-Mu'min Carpets mengadakan promo…

Kamis, 13 Desember 2018 00:10

Gelar Pensi dan Entrepreneur Day

PULUHAN murid Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah Bustanul Atfhal (ABA) 7…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .