MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Sabtu, 14 Oktober 2017 11:11
Kuras ATM karena Korban Sombong

Juragan Angkringan Tak Dimaafkan

TERSENYUM. Meski tindakannya salah karena telah menguras isi ATM di dompet yang ditemukannya, Agung tampak masih bisa tersenyum.OKE/SAPOS

PROKAL.CO, SAMARINDA. Niat mengembalikan dompet diakui Agung Minarko sempat terbesit dibenaknya, tapi hal itu urung dilakukan pria 38 tahun itu karena teringat setiap kali berpapasan dengan Andri, pemilik dompet.
Alih-alih menyebut Andri memiliki sifat sombong, Agung yang tadinya memiliki niat baik menjadi jahat. Agung menyebut Andri yang dulunya tinggal di ruko sekitar angkringan miliknya di Jalan Anggur, Samarinda Ulu, tak pernah menegur setiap kali berpapasan.
"Orangnya (Andri, Red) kurang ramah dengan siapa saja. Padahal jualan saya sering dia (Andri, Red) lewati," tutur Agung.
Apapun alasannya menguras isi ATM yang ada di dompet Andri adalah tindakan kejahatan. Bapak tiga anak itupun telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian.
"Saya menyesal. Saya sudah dipertemukan dengan dia dan meminta maaf, tapi dia tak mau memaafkan," terang Agung.
Sementara dalam pengembangan penyidikan, Agung yang kembali dimintai keterangan bersikukuh hasil menguras isi ATM Andri hanya digunakannya untuk membayar tunggakan cicilan televisi 49 inci dan kipas angin.
"Saya menunggak dua bulan. Kalau tivi sebulannya Rp 600 ribu, sedangkan kipas angin Rp 300 ribu," tuturnya.
Selain utang pada perusahaan kredit, sebagian uang milik Adri juga digunakan untuk menambah uang sewa lapak angkringan.
"Tapi tidak jadi karena uangnya sudah disita polisi," ucapnya.
Seperti yang diketahui, Agung awalnya menemukan sebuah dompet hitam tercecer di depan ruko Jalan M Yamin, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Sabtu (23/9) lalu.
Dompet itu diambilnya kemudian dibuka. Selembat KTP atas nama Andri, warga Kota Pekanbaru, Riau, terselip di dalamnya. Agung mengenal pemilik dompet itu. Niat untuk mengembalikan barang temuan itu sempat terbesit di benak warga Jalan Pramuka 5 B, Samarinda Utara tersebut. Namun pikiran berbuat kebaikan itu seketika berubah ketika Agung melihat kartu ATM di dompet tersebut.
Iseng mencoba peruntungan, Agung lantas masuk ke bilik ATM di kawasan Jalan M Yamin. Tak perlu waktu lama, bermodal menebak nomor PIN yakni tanggal, bulan dan tahun lahir yang tertera di KTP. Agung berhasil membobol ATM Andri dengan saldo sekitar Rp 7.400.000.
Usai menguras isi rekening tabungan Andri, dompet itu lantas dibuang Angung di parit.(oke/rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .