MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Rabu, 11 Oktober 2017 17:56
Nusyirwan Setuju Tapi Menyayangkan

Tarik Menarik Proyek Prioritas di APBD

PROKAL.CO, SAMARINDA.  Banyak program pembangunan yang dicanangkan Pemkot Samarinda belum tepat sasaran. Salah satu contohnya adalah proyek pembangunan Taman Samarendah di Jalan Bhayangkara. Proyek yang menelan anggaran hingga puluhan miliar tersebut justru dikebut di saat banyak bangunan lainnya yang terbengkalai karena keterbatasan anggaran. Salah satunya proyek pembangunan kantor camat Samarinda Kota, Pasar Inpres Baqa dan beberapa proyek kantor lurah lainnya yang juga mangkrak.
Tak salah jika program prioritas yang dicanangkan Pemkot Samarinda dipertanyakan. Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Nusyirwan Ismail menilai semua proyek yang dibiayai melalui APBD sudah berdasarkan perencanaan yang matang. Mengingat posisinya sebagai wakil wali kota, Nusyirwan menilai selama ini pendapatnya sudah sesuai dengan hasil yang disepakati.
“Tentu tidak mungkin pendapat saya berbeda, karena saya sebagai wakil,” kata Nusyirwan Senin (9/10) lalu.
Meski begitu, bukan berarti tidak ada penekanan yang disampaikan Nusyirwan kepada tim anggaran soal pengunaan APBD. Dalam berbagai kesempatan Nusyirwan selalu menekankan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bahwa penggunaan anggaran harus mengikuti program (money follows program), bukan anggaran mengikuti fungsi (money follow function).
Pendekatan ini sebelumnya juga sering kali disampaikan Presiden dalam beberapa kesempatan.
Tujuannya, agar penganggaran lebih fokus pada program atau kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan prioritas. Selain itu, program juga harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Pendekatan money follow program ini juga berkaitan dengan cara mengamankan anggaran agar alokasi menjadi tepat sasaran.
Realokasi dari program kegiatan yang telah cukup mendapat penekanan pada tahun-tahun sebelumnya dan efisiensi pada kegiatan non prioritas. Artinya pendekatan penyusunan rencana kerja pemerintah daerah baik itu perencanaan yang holistik (menyeluruh), tematik (terfokus), terintegrasi (terpadu), dan spasial (lokasi yang jelas) sudah diakomodir dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan diterjemahkan dalam Rencana Kerja Tahunan.
“Jadi tidak ada alasan alokasi anggaran keluar dari program perencanaan,” harapnya.
Di bagian lain, Nusyirwan juga menyampaikan keprihatinannya kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah memungut retribusi dan pajak daerah, namun tidak mendapat alokasi anggaran dari hasil pungutan tersebut. Karena itu, dia mendorong, agar dana hasil pungutan tersebut sebaiknya dikembalikan kepada OPD terkait sehingga bisa melakukan perbaikan-perbaikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau ada OPD yang mengumpulkan retribusi, maka sebaiknya sebagian dikembalikan kepada OPD terkait untuk perbaikan. Misalnya retribusi pasar maka kembalikan uang itu kepada Dinas Pasar. Sehingga OPD bersangkutan bisa memperbaiki atap pasar dan sebagainya. Jadi masyarakat juga senang karena ada perbaikan. Jangan uang dari sana terus 100 persen dialokasikan untuk bangun gedung yang lain,” terang orang nomor dua Samarinda ini.  
Sebelumnya beberapa kantor kelurahan dan camat justru mangkrak dan menyewa tempat kerja karena tak punya gedung sendiri. Seperti kantor camat Samarinda Kota, saat ini masih menempati ruko yang berstatus sewa di Jalan Flores. Nasib yang sama juga dialami Kantor Kelurahan Bandara di Jalan Gatot Subroto dan Kantor Kelurahan Pelita di Jalan KH Usman Ibrahim. Nilai sewa kedua kantor ini kurang lebih mencapai Rp 45 juta per tahun dan kini sudah berjalan dua tahun lamanya.
Sementara alokasi APBD pada dua tahun belakangan justru membangun gedung baru. Salah satunya museum Samarinda di Taman Samarendah yang sudah diguyur anggaran Rp 1,5 miliar pada APBD 2017. Selain itu ada rencana pembangunan pasar baru di Jalan PM Noor dengan anggaran Rp 2 miliar, serta lanjutan pembangunan gedung DPRD Samarinda yang mendapat anggaran Rp 6 miliar pada APBD 2017.  
Terkait hal ini, Nusyirwan mengatakan pembangunan museum mungkin menjadi bagian dari master plan taman Samarendah sehingga terintegrasi. “Namun alangkah baiknya kantor layanan publik seperti kelurahan dan kecamatan diselesaikan dulu,” ungkapnya. (zak/nha)



BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 21:53

BWS Komitmen Bantu Pemkot

SAMARINDA. Pengendalian banjir jadi program utama Pemkot Samarinda, rencana tersebut diyakini bisa tuntas…

Minggu, 22 Oktober 2017 21:52

Meluber ke Tengah Jalan, Warga Ngeluh

SAMARINDA. Meski dirasa mengganggu kenyamanan warga setempat, hingga kini masih banyak oknum masyarakat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:22

Ditambang, Lahan Pertanian Menyusut

SAMARINDA. Luasan lahan irigasi sawah di Kaltim terus menyusut setiap tahunnya. Diduga penyusutan lahan…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:19

Omzet Terjun Bebas, Lelah Tak Terbayar

Krisis ekonomi berdampak pada menurunya daya beli masyarakat. Bahkan kini imbasnya sangat dirasakan…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:45

Tunjangan Tembus Rp 14 Miliar..!! Dewan Belum Puas

SAMARINDA. Kenaikan tunjangan dewan sebesar Rp 28 miliar berat terealisasi. Meski pun hal itu diakui…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:37

Akhir Bulan Ini Mahkota II Dibuka 24 Jam

Para pengendara, khususnya yang sering melintasi Jembatan Mahkota II akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:06

Diratakan Demi Adipura

SAMARINDA. Seperti tak kenal ampun, puluhan lapak pedagang buah di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:04

Gubernur Yakin, Ketua Dewan Ragu

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan jembatan kembar bisa selesai sesuai target…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:02

Pastikan Terima Sertifikat Lulus

SAMARINDA. Sempat ditutup dadakan pada Senin (16/9) lalu karena pemasangan kabel sensor, kemarin Jembatan…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:58

Kinerja Perusda Melempem

SAMARINDA. 2018 masih menjadi tahun kelam bagi daerah. Pasalnya, selain prediksi APBD yang menurun,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .