MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Selasa, 10 Oktober 2017 01:27
Habis Kuburkan Anak, Malah Diciduk

Susul Teman Masuk Penjara

Tersangka Lutfi.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN.  Lutfi (38) terus menunduk di ruang pemeriksaan Jatanras Polres Balikpapan, kemarin (9/10). Bukan malu, raut wajahnya menunjukkan kesedihan. Seminggu lalu, dia baru saja menguburkan anak ketiganya yang meninggal karena demam berdarah di Jakarta. Ketika pulang, Lutfi malah langsung diringkus polisi.

"Tersangka berinisial LF ini merupakan buron kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi April lalu. Dia mencuri satu unit motor. Bersama rekannya, Wahyu yang sudah kami tangkap dan masuk ke Rutan Balikpapan. Berhasil kami tangkap begitu dia pulang dari Jakarta, di rumahnya di Jalan Mayjen Sutoyo, RT 53, Gunung Malang, Balikpapan Tengah," terang Paur Subbag Humas Polres Balikpapan, Ipda Tri Ekwan DJ.

Menurut polisi, saat pencurian, modus yang digunakan dengan mengincar motor yang diparkir tanpa dikunci setang. Sehingga mudah bagi pelaku untuk membawa kabur, tanpa harus menyalakan mesin motor. Terjadi pukul 02.00 Wita, Lutfi dan Wahyu sudah menyiapkan tali. Agar tidak dicurigai warga.

"Makanya kami imbau bagi pemilik motor agar menggunakan kunci ganda. Jangan pula memarkir kendaraan di gang atau depan rumah. Kalau perlu dimasukkan ke rumah. Karena dari pengakuan tersangka, pencurian terjadi karena ada kesempatan saat itu," ucap Tri.

Lutfi sendiri mengaku perbuatannya itu dilakukan karena diajak rekannya. Dia yang baru pulang dari pekerjaannya sebagai juru parkir (jukir) liar di salah satu rumah makan. Saat itu, rekannya, Wahyu menawari minuman keras Cap Tikus. Diminum saat berkendara.

Begitu sampai di Joko Tole, Jalan Sungai Ampal, Balikpapan Selatan, keduanya melihat motor KT 5801 ZI diparkir.
"Diparkir depan indekos. Wahyu lihat motornya enggak dikunci setang. Saya diminta buat dorong. Ternyata teman saya itu sudah siapkan tali untuk menarik motornya. Kemudian, kami bawa motor ke rumah Wahyu. Terus saya pulang. Enggak lama Wahyu beri saya uang Rp 200 ribu," kata Lutfi.

Bapak empat anak itu pun belum mengabarkan istri dan anaknya jika ia tertangkap. Dia tidak tega. Lantaran istrinya masih dalam keadaan berduka. Sesuai dengan Pasal 363 KUHP, Lutfi diancam kurungan penjara paling lama tujuh tahun penjara. "Istri belum tahu. Dia dan tiga anak saya lainnya di Jakarta," pungkasnya. (*/rdh/rsh/k15)


BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 21:50

Mesin Pecah, Dua Pemotor Terkapar

SAMARINDA. Insiden kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan AW Sjahranie, Sabtu (21/10) kemarin sekitar…

Minggu, 22 Oktober 2017 21:46

Ceraikan Istri untuk Nikahi Anaknya

BALIKPAPAN. Seorang ayah gelap mata hingga tega menodai anak tirinya berusia 17 tahun. Hasil hubungan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:30
Kasus Bayi Membusuk Dalam Tas Kresek

Telah Rusak, Diperkirakan Sudah Berhari-hari

SAMARINDA. Aparat Polsekta Samarinda Ulu tengah sibuk melakukan penyelidikan guna menguak kasus penemuan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:29

Satu Maling Motor Diburu

SAMARINDA. Aris alias Bolong tak beraksi sendiri. Residivis curanmor yang sudah tiga kali keluar masuk…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:15

Wajah Lama Tak Kapok Disidang

SAMARINDA. Persidangan kasus tindak pidana ringan (tipiring) kembali menghadirkan oknum pemuda yang…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:12

Cari Saksi, Korban Ikut Membantu

SAMARINDA. Aksi kawanan garong dengan modus pecah kaca mobil yang menimpa Muhammad Kusaeri (45), warga…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:34

Kontraktor dan PPTK Dituntut 18 Bulan

SAMARINDA. Dua terdakwa kasus dugaan korupsi proyek Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Sungai Kapih…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:33

Dua Remaja Dititip ke KPAI

SAMARINDA. Dua dari empat remaja masing-masing berinisial AS, RY, FH dan RR, langsung dititipkan ke…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:00

Oknum PNS dan Honorer Dipenjara 34 Bulan

SAMARINDA. Oknum PNS dan honorer di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:58

Modal Gunting, Gasak Empat Motor

SAMARINDA.  Usia keempat remaja yang dua diantaranya masih berstatus pelajar salah satu SMP tergolong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .