MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 18 September 2017 00:44
Teror Buaya Muara Jawa
Disebut Ulah Pencari Tumbal?

Jasad Arjuna Kembali Tanpa Cacat

Evakuasi jasad Arjuna.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pemandangan tak wajar tampak pada jasad Arjuna (16) yang disambar buaya di Sungai TB, terletak di Kelurahan Muara Ulu Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (15/9) sore.

Ketika ditemukan Sabtu malam (16/9), jasad Arjuna tampak masih utuh. Bahkan anehnya, tak ada luka bekas gigitan predator buas yang menyeretnya hingga ke dasar sungai. Kondisi itu tentu jauh berbeda dengan korban terkaman buaya yang rata-rata mengalami luka robek dan tercabik-cabik.

Menerawang kondisi jasad Arjuna yang masih utuh, paranormal Ki Awang Samudra menduga buaya yang memangsa pelajar itu adalah siluman.

"Secara logika korban (Arjuna, Red) yang diterkam bahkan dibawa hingga ke dasar sungai tidak mungkin timbul, apalagi dalam keadaan utuh," tutur Ki Awang.

Ki Awang menjelaskan, jika apa yang disangkakannya itu benar, berarti di aliran sungai tersebut ada sejenis perusahan lama menaruh sesuatu yang gaib. "Seperti halnya tumbal," ujar Ki Awang. Jika itupun benar maka sudah bisa dipastikan Arjuna menjadi tumbal karena dilihat dari kondisi jasadnya. "Tumbal hanya diambil nyawanya setelah itu dilepas lagi," ucap Ki Awang.

Lantas apakah mungkin buaya tersebut jadi-jadian. Ki Awang dengan tegas membantahnya. "Kalau jadi-jadian munculnya malam atau ketika tak ada matahari dan biasannya ada yang mengendalikan. Sedangkan siluman keluar sewaktu-waktu," tutur Ki Awang memperjelas.

Ki Awang pun mengaku heran dengan ritual memanggil buaya yang dilakukan Supriyanto (38), yang mengaku sebagai pawang buaya.
"Saya belum tahu apakah buaya yang menerkam Arjuna dan Supriyanto sama. Harus dilihat dulu kesamaan buayanya untuk memastikan apakah siluman atau benar-benar buaya," kata Ki Awang.

Ki Awang menuturkan, untuk menyamakan jenis buaya pemangsa Arjuna dan Supriyanto, dapat dilihat dari kondisi kedua jenazah ketika ditemukan. "Menurut saya ritual yang dilakukan Supriyanto dengan terjun ke sungai dan mengenakan pakaian (celana pendek) mengada-ngada. Itu sama saja cari masalah sendiri karena gaib dilawan," jelas Ki Awang.

Sepengetahuan Ki Awang, pawang tidak harus turun ke sungai untuk melakukan pemanggilan. "Cukup dengan cara memanggil menggunakan mantera dan beberapa syarat," ucapnya. Buaya siluman itupun masih bisa ditaklukkan bahkan diusir dari sungai tersebut.

"Caranya dilarung lagi. Misalnya tumbal ya dilawan dengan tumbal lagi seperti halnya di Mahulu. Itu tidak akan muncul lagi," pungkasnya.

Jasad Arjuna ditemukan mengapung di permukaan sungai sekitar pukul 00.25 Wita, Minggu (17/9) dinihari.  Tim SAR dibantu warga melakukan penyisiran di Sungai TB, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pencarian masih berlanjut lantaran jasad korban kedua, Supriyanto (38) belum ditemukan. Pria yang mengaku pawang itu turut disambar saat berupaya mencari jasad Arjuna Sabtu (16/9) pagi. (oke/beb)


BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 21:38

“Duarrr…!” Ledakan Dekat SPBU

SAMARINDA. Pengendara di Jalan HAMM Rifadin mendadak dilanda kepanikan, Sabtu (21/10) kemarin. Sebuah…

Minggu, 22 Oktober 2017 21:36

Arena Judi di Hutan Dibakar

SAMARINDA. Para pelaku judi sabung ayam sepertinya belum kapok berurusan dengan penegak hukum. Permainan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:26

MAMPUS KAM..!! Perampok Emas Ditembak

TENGGARONG. Jumat (20/10) kemarin, menjadi hari nahas bagi Aenah (57). Warga Dusun Tama Mulya RT 12…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:24

Polisi Buru Hasil Korupsi

SAMARINDA. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Samarinda menerapkan Undang-undang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:22

BANGKE NI ORANG...!! Empat Murid SD Dicabuli Satpam

SAMARINDA. Kerja keras Kumbang –nama samaran- patut diacungi jempol. Semua kesempatan meraih nafkah…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:19

Harus Kolaborasi Demi Piring Nasi

POLEMIK transportasi online dan konvensional kian rumit. Keduanya seakan tak ada titik temu. Padahal…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:10

YA TUHAN..!! Ada Bayi Membusuk dalam Kresek

SAMARINDA. Bau busuk menyengat memancing kerumunan lalat pada plastik merah di semak-semak eks Hotel…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:07

Jadi Mualaf Palsu Demi Uang

SAMARINDA. Perilaku Fransiskus Molan (36) sungguh tak  pantas ditiru. Demi meraup rupiah, ia nekat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:07

Pria Ini Jadi Mualaf Palsu Demi Uang

SAMARINDA. Perilaku Fransiskus Molan (36) sungguh tak  pantas ditiru. Demi meraup rupiah, ia nekat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:05

LKP, Modus “Mencuri” Dana Hibah

SAMARINDA. Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Samarinda terus menggencarkan dugaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .