MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 13 September 2017 16:53
Maratua Disiapkan untuk KEK Pariwisata
BANDARA MENDUKUNG. Wakil Bupati Berau Agus Tantomo (dua dari kiri) memeriksa kondisi Bandara Maratua.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kabupaten Berau mendekati realisasi menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Indonesia. Sejak 2016 rencana KEK diupayakan jatuh di Pulau Maratua.
Secara khusus, Kementerian Pariwisata melalui Tim Percepatan Pembentukan KEK Pariwisata melakukan pertemuan dengan Wabup Agus Tantomo, bersama sejumlah investor.

Focus Group Discussion (FGD) tersebut terbilang lengkap, karena dihadiri seluruh tim percepatan dan beberapa kementerian terkait. Diantaranya Kementerian Pekerjaan Umum serta Direktur Perencanaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan maupun Kementerian Perekonomian.

Agus mengungkapkan, bahwa saat ini beberapa investor yang bergabung dalam satu konsorsium berencana membangun resort dengan luasan lahan yang dimiliki lebih dari 150 hektare. Memang karena kondisi pulau, sehingga seluruh perusahaan dalam konsorsium tersebut tidak dalam satu hamparan kawasan.

Selain itu, berbagai fasilitas yang telah dibangun pemkab dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata, juga menjadi pendukung terbentuknya KEK.

“Kita sudah bangun bandara maupun infrastruktur lainnya, seperti pelabuhan dan jalan yang menghubungkan 4 kampung,” terang Agus.
Di jelaskan Agus juga, di Maratua terdapat puluhan spot menyelam.  Sementara pulau lainnya seperti Kakaban dan Sangalaki yang jaraknya berdekatan, adalah salah satu daya tarik wisata yang menjadikan tujuan para wisatawan untuk datang menyelam.

“Secara persayaratan lokasi, di luar satu hamparan kawasan, maka Maratua memenuhi syarat,” tegasnya.
Sementara Azwir Malaon, selaku ketua Tim Percepatan Pembentukan KEK Pariwisata, menegaskan bahwa awalnya persoalan satu hamparan dan tidak satu hamparan merupakan bahan diskusi yang ketat.  

Namun dalam pertemuan itu diputuskan tidak mempersoalkan mengenai kawasan ataupun lokasi lahan yang terpisah. “Semua jelas, bahwa untuk lahan KEK Maratua sudah memenuhi syarat,” tutur Azwir.

Selanjutnya, menurut Azwir, ada beberapa yang perlu dilakukan konsorsium sebelum penetapan sebagai KEK Maratua diterbitkan. Anggota konsorsium perlu melakukan diskusi sambil melengkapi persyaratan administratif.  Bila itu sudah dilakukan, maka konsorsium akan bertemu lagi dengan tim sebelum pemkab bersama konsorsium melakukan presentasi di depan menteri.(as/rin)









BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 16:15

Belum Tobat, Oknum ASN Dibui

TANJUNG REDEB. Jajaran Satresnarkoba Polres Berau berhasil mengamankan 3 orang budak narkoba, Rabu (22/2)…

Kamis, 22 Februari 2018 21:15

Dewan Tak Pernah Bahas

TANJUNG REDEB. Rencana pembangunan tugu lampion di perempatan dalam kota Tanjung Redeb makin menimbulkan…

Rabu, 21 Februari 2018 21:13

Didampingi agar Tak Salah Kelola

TANJUNG REDEB. Tahun ini kucuran dana desa meningkat cukup drastis dibanding tahun sebelumnya. Dari…

Rabu, 21 Februari 2018 01:46

Sangatta Peduli Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Anak Bidang Pemenuhan Hak Anak, Dr Imaculata Umiyati mengapresiasi…

Selasa, 20 Februari 2018 10:33

Kurikulum untuk Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK), Pagi ini (19/2), pakar…

Senin, 19 Februari 2018 20:46

Guru Honerer Diangkat Jadi PNS

BONTANG. Para guru honorer di Bontang tahun ini bakal naik status. Pasalnya dari informasi yang diterima…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:47

Menunggu Hasil Lelang

SENDAWAR. Pemkab Kutai Barat (Kubar), akan memprioritaskan pembangunan yang berkenaan langsung dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Petugas Bersihkan Algaka di Kota Raja

TENGGARONG. Sesuai jadwal tahanan Pilgub Kaltim 2018, Rabu (14/2) sore, petugas gabungan dikoordinir…

Kamis, 15 Februari 2018 16:38

Isran-Hadi Apresiasi Relawan dan Panggung Seni Hiburan

SAMARINDA. Kader terbaik Partai Gerindra Kaltim Isran Noor mengaku bangga dengan Satuan Relawan Indonesia…

Kamis, 15 Februari 2018 16:30

Dulu Dipecah, Kini Digabung Lagi

SANGATTA. Akibat perubahan jumlah penduduk yang kini  berkurang dibanding 2014 lalu saat pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .