MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 13 September 2017 16:51
Ratusan Sambungan Jargas Dicabut

Menunggak, BME Ambil Langkah Tegas

SUDAH SOSIALISASI. Petugas dari PT BME memutus sambungan jargas di salah satu rumah warga. Pemutusan dilakukan sosialisasi secara bertahap.

PROKAL.CO, BONTANG. Sambungan jaringan gas (Jargas) sejumlah pelanggan terpaksa diputus oleh PT Bontang Migas dan Energi (BME). Kegiatan pemutusan sambungan ini bagian dari langkah BME untuk menertibkan para pengguna gas yang menunggak di atas 3 bulan.
Sebelum melakukan pemutusan,  BME terlebih dahulu sudah mensosialisasikan hal ini ke para pelanggan dengan mengirimkan surat.
“Ini bagian dari menindaklanjuti agenda kami dalam rangka melakukan penertiban pelanggan yang menunggak. Nah, sesuai surat sosialisasi yang kami kirim ke pelanggan, hari ini adalah hari kami melakukan eksekusi pemutusan,” kata Khoironi, Manajer Layanan Umum dan Eksternal PT BME.
Kendati demikian kata Roni, BME tak serta merta melakukan pemutusan. Tetap melakukan komunikasi dengan para pelanggan. “Bahkan sampai hari ini, sebelum tim kami melakukan pemutusan sambungan, kami masih memastikan ke pelanggan apakah masih mau berlanggan atau tidak. Intinya, kami masih mengedepankan persuasif,” paparnya.
Lebih lanjut kata dia, untuk hari ini pemutusan difokuskan di rumah – rumah yang kosong dan pelanggan yang memang bersedia untuk diputus sambungan gasnya. Selanjutnya menyasar ke pelanggan yang memang betul – betul ‘membandel’.
“Untuk hari ini, kami memang fokuskan ke rumah – rumah yang kosong. Pelanggan yang sudah pindah. Jadi kami cabut meterannya. Ini harapannya, kami juga mengamankan aset negara yang dikhawatirkan hilang. Tapi kegiatan pemutusan ini bersifat ‘continue’,” katanya.
Roni melanjutkan, kepada pelanggan yang meteran gasnya dicabut masih bisa tetap berlangganan gas bumi dari BME dengan menyelesaikan tunggakan. Pelanggan diberikan waktu maksimal selama enam bulan. Lewat dari itu, para pelanggan akan dibebani aktivasi pelanggan lama (APL) yang nominalnya 40 persen dari tarif pemasangan gas baru yang mencapai Rp 6,2 juta.
“Artinya kami masih memberikan toleransi kepada pelanggan yang dicabut sambungannya untuk segera menyelesaikan tanggungannya. Pemasangan sambungan kepada pelanggan yang nunggak di bawah enam bulan tidak dikenai biaya,” jelasnya.
Sekadar informasi, saat ini ada 548 pelanggan jargas rumah tangga yang belum melakukan pembayaran dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Pelanggan ini tersebar di tiga Kelurahan, Gunung Telihan, Gunung Elai dan Api-Api. Jika ditotal jumlah tagihan pelanggan yang telat membayar mencapai jumlah yang cukup fantastis, yakni Rp 395 juta.
Khoironi menuturkan, setelah melakukan imbauan selama sepekan terakhir, sudah ada 171 pelanggan yang langsung membayar iuran bulanan. Jumlahnya berkisar Rp 57 juta.
“Tujuan kami memberikan imbauan ini, sebenarnya hanya untuk menjalin harmonisasi antara kami sebagai operator dan masyarakat sebagai pelanggan. Jika pembayaran tepat waktu, tentu kualitas pelayanan yang kami berikan akan lebih prima. Dampaknya pasti akan dirasakan langsung juga masyarakat,” tutur dia.
Piutang sebesar itu, lanjut dia selaian digunakan untuk operasional, juga akan diplot untuk membayar gaji karyawan dan maintenance atau pemeliharaan jaringan yang tentunya mennggunakan biaya yang tak sedikit. Karenanya, kesadaran melakukan sangat diharapkan sehingga tercipta pelayanan yang makin prima.
Untuk  tarif jargas sesuai regulasi yang ditetapkan dari Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi dibagi menjadi dua kategori. Yakni pelanggan Rumah Tangga (RT) dan Pengguna Kecil (PK). Lalu, RT kemudian dibagi menjadi dua. Yakni RT 1 dan RT 2, lalu PK 1 dan PK 2.
“RT 1 ini adalah rumah tangga menengah kebawah tarifnya Rp 4.200 permeter kubik. R 2 ini adalah rumah tangga menengah ketas dilihat dari struktur dan bangunannya, tarifnya Ro 6.000 permeter kubik.
PK 1 adalah isntansi rumah sakit, masjid, gereja. Tarifnya Rp 4.200. dan PK 2 adalah kafe, restoran dan sejenisnya Rp 6.000 permeter kubik,” tukasnya. (ivr/beb)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 16:15

Belum Tobat, Oknum ASN Dibui

TANJUNG REDEB. Jajaran Satresnarkoba Polres Berau berhasil mengamankan 3 orang budak narkoba, Rabu (22/2)…

Kamis, 22 Februari 2018 21:15

Dewan Tak Pernah Bahas

TANJUNG REDEB. Rencana pembangunan tugu lampion di perempatan dalam kota Tanjung Redeb makin menimbulkan…

Rabu, 21 Februari 2018 21:13

Didampingi agar Tak Salah Kelola

TANJUNG REDEB. Tahun ini kucuran dana desa meningkat cukup drastis dibanding tahun sebelumnya. Dari…

Rabu, 21 Februari 2018 01:46

Sangatta Peduli Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Anak Bidang Pemenuhan Hak Anak, Dr Imaculata Umiyati mengapresiasi…

Selasa, 20 Februari 2018 10:33

Kurikulum untuk Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK), Pagi ini (19/2), pakar…

Senin, 19 Februari 2018 20:46

Guru Honerer Diangkat Jadi PNS

BONTANG. Para guru honorer di Bontang tahun ini bakal naik status. Pasalnya dari informasi yang diterima…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:47

Menunggu Hasil Lelang

SENDAWAR. Pemkab Kutai Barat (Kubar), akan memprioritaskan pembangunan yang berkenaan langsung dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Petugas Bersihkan Algaka di Kota Raja

TENGGARONG. Sesuai jadwal tahanan Pilgub Kaltim 2018, Rabu (14/2) sore, petugas gabungan dikoordinir…

Kamis, 15 Februari 2018 16:38

Isran-Hadi Apresiasi Relawan dan Panggung Seni Hiburan

SAMARINDA. Kader terbaik Partai Gerindra Kaltim Isran Noor mengaku bangga dengan Satuan Relawan Indonesia…

Kamis, 15 Februari 2018 16:30

Dulu Dipecah, Kini Digabung Lagi

SANGATTA. Akibat perubahan jumlah penduduk yang kini  berkurang dibanding 2014 lalu saat pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .