MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 13 September 2017 16:25
WADUH..!! Pemkot Disebut Ikut “Nikmati” Duit PDIB

Abun Tak Masuk Struktur Organisasi Pungli

SAKSI KUNCI. Sejumlah saksi dihadirkan JPU dalam lanjutan dugaan pungli pungutan tarif parkir TPK Palaran. Di antaranya mantan Ketua Koperasi PDIB, Yohanes Kuleh dan istrinya yang merupakan ketua koperasi penggantinya, Ida Lismaya Santry.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sidang dugaan pungutan liar (pungli) tarif parkir di area Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran, dilanjutkan, Selasa (12/9) siang. Sidang yang mendudukkan Heri Susanto alias Abun dan Noor Asriansyah alias Ely sebagai terdakwa, menghadirkan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebanyak 14 orang.

Sidang berlangsung hingga pukul 17.30 Wita. Sejumlah saksi kunci dihadirkan untuk menguak kasus sebenarnya. Mulai sopir tronton yang biasa lalu lalang menuju TPK, Ketua Koperasi PDIB Ida Lismaya Santry, mantan Ketua Koperasi PDIB Yohanes Kuleh dan pengurus koperasi. Selain itu, tiga orang kepala dinas di lingkungan Pemkot Samarinda juga hadir.

Mereka adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda, Abdullah. Ia dipanggil sebagai saksi karena kapasitasnya sebagai mantan kepala Dishub Samarinda. Mantan Kepala Dinas Pendapatan Samarinda Antonius Lujah Irang (saat ini menjabat sebagai Kepala Koperasi dan UMKM Samarinda), serta Ismansyah, Kepala Dishub Samarinda saat ini.

Ketua Majelis Hakim Joko Sutrisno sebelum persidangan dimulai dan pengambilan sumpah, sempat menanyakan status saksi yang dihadirkan. Termasuk jabatan dan keterkaitan dengan Koperasi PDIB, yang diduga terlibat dalam pungutan liar.

“Saya membawa tronton. Saya lalu lalang menuju TPK Palaran sejak Desember 2016. Jalan di sana dicor. Ada tiga pos di sepanjang akses menuju TPK. Di pos ke 2 ada petugas menyerahkan karcis bertuliskan Koperasi PDIB dan ditarik bayaran Rp 20 ribu. Terus nanti di pos ketiga, ada lagi karcis yang diserahkan dan bayar lagi Rp 8 ribu,” ujar Nasrun, seorang sopir yang dihadirkan.

“Sudah kebiasaan saja bayar. Tapi sejauh ini tak pernah ada paksaan,” Nasrun melanjutkan.
Kemudian Mulyono, staf Koperasi PDIB yang bertugas mengawasi aktivitas di pos karcis menyebut, dia mengontrol kegiatan di lokasi penarikan uang karcis atas perintah Ida.  Salah seorang petugas karcis yang diawasi Mulyono adalah Heri Agus yang mengaku digaji Rp 2 juta per bulan.

“Untuk tronton retribusinya Rp 20 ribu, kemudian truk biasa Rp 5 ribu. Kalau kontainer dobel Rp 15 ribu, jadi kalau dua bayarnya Rp 30 ribu. Uangnya dikumpulkan, terus diserahkan ke pengurus koperasi,” terang Agus.

Sedangkan mantan ketua koperasi, Yohanes Kuleh mengaku dia menjabat sejak 2010 dan mengundurkan diri secara resmi September 2015. Saat menjabat, pernah diajak Abun menemui Wakil Wali Kota Nusyirwan Ismail yang menanyakan perihal pungutan yang dilakukan. “Saat itu pak Abun sempat memberikan opsi hibah atau ganti rugi lahan, karena jalan menuju TPK menggunakan lahannya,” urai Yohanes.

Sementara Ida mengaku, dia hanya meneruskan kepengurusan Yohanes termasuk menjalankan usaha yang sudah berjalan, termasuk soal pungutan parkir tersebut. Dengan bermodal sejumlah persyaratan, di antaranya sertifikat lahan, IMB, company profile, Ida pernah mengurus permohonan izin untuk legalisasi parkir.

Setelah izin disetujui dan SK Wali Kota tentang pungutan parkir keluar, maka koperasi membayar pajak 25 persen dari pendapatan tiap bulan. “Rata-rata sekitar Rp 20 juta tiap bulan,” ujarnya  menjelaskan nominal pajak yang dibayarkan ke kas Pemkot Samarinda.

Ismansyah yang ditanya hakim seputar pungutan retribusi parkir di tepi jalan umum, menyebutnya menyalahi  aturan.
“Kan yang diurus izinnya pengelolaan kantong parkir (bukan di pinggir jalan umum). Kalau memungut di pinggir jalan, ya salah. Kalau jalan umum tak ada retribusi. Itu bukan jalan tol,” terang Ismansyah.

Sementara Kuasa Hukum Abun, Deny Ngari dan Roy usai persidangan sempat mempertanyakan kapasitas Abun sebagai terdakwa. “Di fakta persidangan jelas, Abun tak ada dalam struktur organisasi Koperasi PDIB yang disebut melakukan pungli. Tadi kan sempat disinggung di sidang soal  struktur organisasi koperasi,” tegas Deny.

“Saya juga sempat mempertanyakan masalah ini saat kasus ini masih dalam proses penyidikan kepolisian. Di dokumen kan jelas siapa ketua koperasi yang mestinya bertanggung jawab,” Roy menambahkan. (rin/beb)




BACA JUGA

Kamis, 07 Juni 2018 21:13

Dibegal Sejoli, Bocah Diseret

SAMARINDA. Ulah pelaku begal kini semakin beringas. Bahkan pelakunya bukan hanya pria, namun juga melibatkan…

Kamis, 07 Juni 2018 21:11

Perkosa Istri Sahabat

Apa artinya berteman…Di belakang kau menikam…Lirik lagu Pagar Makan Tanaman milik Mansyur…

Rabu, 06 Juni 2018 21:49

“Monster Jalanan” Ngamuk

SAMARINDA.  Kecalakaan lalu lintas di tanjakan Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda Ilir, bukan…

Selasa, 05 Juni 2018 23:41

Jurnalis Radar Papua, Dihajar Massa saat Bertugas

MANOKWARI. Ancaman terhadap demokrasi, kebebasan pers, dan hak publik atas informasi dinilai makin tergerus.…

Selasa, 05 Juni 2018 19:59

Dicurangi Sahabat, Gagal Mudik

SAMARINDA. Angan-angan Nasir alias Aci berlebaran di kampung halaman seketika sirna. Langkah pria 31…

Senin, 04 Juni 2018 20:47

KASIHAN..!! Cuci Pakaian, Wanita Ditelan Mahakam

SAMARINDA. Malam semakin larut, Tajudin yang kala itu masih terjaga merasa gelisah. Keponakannya, Siti…

Senin, 04 Juni 2018 20:33

Mapolres Diserang, Polisi Terluka

SAMARINDA. Andi Kosasih belum menyerah usai diamankan polisi. Pria 32 tahun itu bahkan lebih beringas…

Jumat, 01 Juni 2018 20:22

Belatung Jatuh, Mayat Membusuk

SAMARINDA. Teriakan sekawanan remaja yang tengah mencari udang mengejutkan warga di Jalan Mangkupalas,…

Jumat, 01 Juni 2018 20:20

Lebih Murah, Sampai Lebih Lama

SAMARINDA. Jarak tempuh Samarinda menuju Surabaya dan Makassar melalui bandara APT Pranoto diyakini…

Jumat, 01 Juni 2018 20:17

Mobil Hancur, Kepala Robek

SAMARINDA. Seorang pengemudi mobil dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak truk yang sedang parkir.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .