MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Selasa, 12 September 2017 01:54
Retribusi Sampah Tak Digarap Maksimal

Warga Bayar, tapi Tak Masuk Kas Daerah

PROKAL.CO, SANGATTA. Saat ini Pemkab Kutim tengah berupaya untuk menggali potensi  sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutim.  Salah satunya melalui pungutan retribusi.
Namun  ternyata tidak semua dinas atau instansi teknis yang memegang tanggung jawab mengelola dan memungut retribusi daerah ini, mau berusaha memaksimalkan pontensi yang ada.  
salah satu potensi retribusi daerah yang hingga kini masih tidak dipungut dengan maksimal adalah retribusi sampah. Menurut  Kepala Badan Pendapatan Daerah  (Bapenda) Kutim Musyaffa, retribusi sampah jauh dari harapan. Padahal seharusnya kalau digarap bisa dapat miliaran rupiah.
“Jika mengacu pada peraturan daerah  terkait retribusi daerah, maka sampah rumah tangga dikenakan biaya pungutan hanya Rp 5.000 per bulannya, per rumah tangga. Jika diestimasikan jumlah rumah tangga di Kota Sangatta saja sekitar 50 ribu rumah,  maka dalam sebulan saja sudah ada pemasukan sebesar Rp250 juta,” kata Musyaffa.
“Sehingga jika dikalikan dalam setahun, Pemkab Kutim sudah medapatkan pemasukan sebesar Rp 3 miliar, kalau memang dimaksimalkan,” katanya lagi.
Namun jika melihat kondisi pendapatan yang ada saat ini, hingga Agustus 2017, retribusi sampah masih nol.  Padahal target pendapatan yang ditetapkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai pengelola retribusi sampah, saat ini hanya Rp 25 juta setahun. Padahal selama ini masyarakat  sebenarnya membayar retribusi sampah hingga Rp 25 ribu per bulannya. “Uang tersebut tidak pernah masuk ke kas daerah,  namun hanya untuk pengelola sampah rumah tangga di tingkat rukun tetangga,” terangnya.
Dijelaskan Musyaffa, tidak menjadi masalah jika sebagai langkah awal pemerintah mengeluarkan pendanaan yang besar, untuk membeli dan melengkapi armada sampah.  Serta  memberdayakan karyawan DLH melalui  Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Persampahan yang ada untuk melakukan pungutan sampah sekaligus retribusinya kepada warga.  Karena hasil dari pungutan retribusi sampah tersebut, pasti akan tercatat dan masuk dalam kas daerah, sebagai pendapatan asli daerah. “Namun yang terjadi, selama ini masyarakat bayar, tapi tidak ada untuk PAD,” pungkasnya. (jn/rin)


BACA JUGA

Senin, 18 September 2017 00:21

Dampak Negatif Kebijakan Pusat

TANJUNG REDEB. Kebijakan pemerintah pusat melalui Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan…

Senin, 18 September 2017 00:19

Mobil Jalan Sendiri Nyaris Bikin Celaka

BONTANG. Ini peringatan untuk kita semua untuk tidak meninggalkan anak seorang diri dalam ruang kemudi…

Sabtu, 16 September 2017 14:12

Rp 500 Juta untuk Bangun Tandon

SANGATTA. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Timur (Kutim) membangun tandon air untuk warga Desa Pangadan,…

Sabtu, 16 September 2017 14:11

Perawatan PJU Terhambat Anggaran

TANJUNG REDEB.  Penerangan Jalan Umum (PJU) di kabupaten Berau yang sebelumnya ditangani Dinas…

Sabtu, 16 September 2017 14:09

Kompak Usir Banjir di Tenggarong

TENGGARONG. Demi bebas dari banjir yang mengancam jika turun hujan lebat di kawasan Kota Raja Tenggarong,…

Jumat, 15 September 2017 17:35

Berau Prioritaskan Power Plant dan PLTA

TANJUNG REDEB. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Kabupaten Berau menjadi momen penting bagi Bupati…

Jumat, 15 September 2017 17:33

Terus Cegah Banjir di Kota Raja

TENGGARONG. Banjir diupayakan “bablas” dari kawasan pemukiman warga di kawasan Kelurahan…

Kamis, 14 September 2017 17:21

Pejabat Kukar Divonis 2,5 Tahun Penjara

SAMARINDA. Majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda menjatuhi hukuman 2,5…

Kamis, 14 September 2017 17:18

Utang Jamkesda Mencapai Rp 7 Miliar

BONTANG. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kota Bontang terpaksa harus utang klaim…

Rabu, 13 September 2017 16:53

Maratua Disiapkan untuk KEK Pariwisata

TANJUNG REDEB. Kabupaten Berau mendekati realisasi menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .