MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Selasa, 12 September 2017 01:44
Abaikan Aturan Demi Popularitas

Cagub Harus Bisa Jadi Teladan

PROKAL.CO, SAMARINDA. Munculnya reklame bernuansa politik di Jalan Letjen Soeprapto (eks Jalan Pembangunan)  menuai kritik sejumlah pihak. Pasalnya, pemkot telah mengeluarkan aturan larangan pembangunan reklame, namun justru terkesan dilanggar sendiri.
Kritikan itu disampaikan pengamat kebijakan publik FISIP Unmul, DB Paranoan. Dia mengkeritik adanya dua reklame berisikan deklarasi pasangan Jaang-Rizal Effendi di pinggir ruas jalan itu. Bukan tidak boleh, namun hal itu dianggap merusak estetika kota. “Harus diatur. Sekarang reklame itu berizin atau tidak?” tanyanya kemarin. Akan lebih bagus katanya kalau reklame bermuatan kampanye seperti itu ditata, ditempatkan di titik yang sudah diatur sebelumnya.
Menurut Paranoan, sosialisasi  tetap perlu agar masyarakat mengetahui pilihan saat pilgub mendatang. “Tapi sosialisasi dengan reklame juga harus diatur. Perlu ada tempat khusus sehingga kota ini terlihat bagus, tidak dimana-mana ada reklame,” tegas guru besar FISIP Unmul ini. Semua kandidat gubernur lanjutnya juga harus memerhatikan keindahan kota dalam mengdongkrak popularitas. Terutama Jaang, yang notabene sebagai wali kota katanya harus bisa menjadi contoh yang baik.
Paranoan juga mengatakan kalau reklame tersebut berizin, tentu harus diperhatikan sejumlah hal. Pertama, tata letak agar tidak merusak pemandangan. Kedua, keamanan sehingga ada jaminan tidak mengancam keselamatan masyarakat.
“Bahkan kalau bisa sediakan tempat khusus untuk semua calon tapi strategis. Atau misalkan calon A pasang di sini, calon B pasang di sini dan seterusnya. Sehingga ini betul-betul tertata,” tegasnya lagi.
Reklame bernuansa kampanye di Jalan Pembangunan belakangan memang menuai kritik. Pengamat hukum, Roy Haryanto menduga adanya kepentingan sponsor dibalik pembuatan reklame baru tersebut. “Saya menduga ada sponsor yang menghendaki berdirinya reklame tersebut,” ucapnya. Roy menambahkan secara umum pemasangan reklame atau pun baliho yang berisi sosialisasi cagub dianggap sudah melewati batas. Diantaranya baliho spanduk Rusmadi berpasangan dengan Awang Ferdian tepat di seberang kantor gubernur. Teranyar reklame yang disoal berada di Jalan Pembangunan, dimana terdapat gambar Sjaharie Jaang dengan Rizal Effendi.
Tapi wali kota lanjutnya punya hak lakukan diskresi kebijakan yang sudah diteken. Tapi diskresi itu tidak boleh melanggar aturan yang lebih tinggi. “Saya tidak tahu apakah itu bagian dari diskresi wali kota atau tidak. Tapi dugaan saya itu bisa jadi permintaan sponsorship,” tegas pengacara Kota Tepian ini.  (cyn/aya)


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 22:01

Pariwisata Stabil, PAD Anjlok

SAMARINDA. Secara umum beberapa tahun belakangan, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tepian selalu terjun…

Minggu, 17 September 2017 21:58

CUKUP APA..? Anggaran Banjir Cuma Rp 5 Miliar

SAMARINDA. Banjir masih jadi masalah serius Kota Tepian, upaya penanganan banjir pun terus dilakukan…

Minggu, 17 September 2017 21:37

Partisipasi Politik Wanita Minim

SAMARINDA. Harus diakui keterlibatan perempuan dalam urusan politik di Samarinda masih jauh dari quota,…

Sabtu, 16 September 2017 14:16

Merosotnya PAD Jadi Sorotan

SAMARINDA. Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan akhirnya disetujui semua fraksi…

Sabtu, 16 September 2017 14:14

Panitia Pakai Metal Detektor

SAMARINDA. Untuk mengantisipasi kecurangan dalam uji kompetensi dasar sistem Computer Asesman Tes (CAT),…

Jumat, 15 September 2017 17:26

NIATNYA SIH...!! Ubah Sampah Jadi Listrik

SAMARINDA. Untuk kesekian kalinya sampah di Kota Tepian dilirik investor asing. Namun belum ada satupun…

Jumat, 15 September 2017 17:25

Jaang Apresiasi Program Jurnalisme Sekolah

Dalam kunjungannya ke Samarinda Seberang, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyempatkan diri mengunjungi…

Kamis, 14 September 2017 17:12

169 Ribu Warga Samarinda "Menghilang"

SAMARINDA. Jika urusan administrasi data kependudukan tidak diatur secara baik, maka potensi selisih…

Kamis, 14 September 2017 17:11

Lampu Sorot Bingungkan Warga

SAMARINDA. Lampu sorot di atas kantor Gubernur Kaltim menjadi sorotan publik. Khususnya bagi warga Samarinda.…

Kamis, 14 September 2017 17:09

Hehehe....Ternyata Anak Gubernur Kurang Populer

SAMARINDA. Pesimisme menyelimuti langkah politik dua anak gubernur yang maju di dua pemilihan kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .