MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Selasa, 12 September 2017 01:44
Abaikan Aturan Demi Popularitas

Cagub Harus Bisa Jadi Teladan

PROKAL.CO, SAMARINDA. Munculnya reklame bernuansa politik di Jalan Letjen Soeprapto (eks Jalan Pembangunan)  menuai kritik sejumlah pihak. Pasalnya, pemkot telah mengeluarkan aturan larangan pembangunan reklame, namun justru terkesan dilanggar sendiri.
Kritikan itu disampaikan pengamat kebijakan publik FISIP Unmul, DB Paranoan. Dia mengkeritik adanya dua reklame berisikan deklarasi pasangan Jaang-Rizal Effendi di pinggir ruas jalan itu. Bukan tidak boleh, namun hal itu dianggap merusak estetika kota. “Harus diatur. Sekarang reklame itu berizin atau tidak?” tanyanya kemarin. Akan lebih bagus katanya kalau reklame bermuatan kampanye seperti itu ditata, ditempatkan di titik yang sudah diatur sebelumnya.
Menurut Paranoan, sosialisasi  tetap perlu agar masyarakat mengetahui pilihan saat pilgub mendatang. “Tapi sosialisasi dengan reklame juga harus diatur. Perlu ada tempat khusus sehingga kota ini terlihat bagus, tidak dimana-mana ada reklame,” tegas guru besar FISIP Unmul ini. Semua kandidat gubernur lanjutnya juga harus memerhatikan keindahan kota dalam mengdongkrak popularitas. Terutama Jaang, yang notabene sebagai wali kota katanya harus bisa menjadi contoh yang baik.
Paranoan juga mengatakan kalau reklame tersebut berizin, tentu harus diperhatikan sejumlah hal. Pertama, tata letak agar tidak merusak pemandangan. Kedua, keamanan sehingga ada jaminan tidak mengancam keselamatan masyarakat.
“Bahkan kalau bisa sediakan tempat khusus untuk semua calon tapi strategis. Atau misalkan calon A pasang di sini, calon B pasang di sini dan seterusnya. Sehingga ini betul-betul tertata,” tegasnya lagi.
Reklame bernuansa kampanye di Jalan Pembangunan belakangan memang menuai kritik. Pengamat hukum, Roy Haryanto menduga adanya kepentingan sponsor dibalik pembuatan reklame baru tersebut. “Saya menduga ada sponsor yang menghendaki berdirinya reklame tersebut,” ucapnya. Roy menambahkan secara umum pemasangan reklame atau pun baliho yang berisi sosialisasi cagub dianggap sudah melewati batas. Diantaranya baliho spanduk Rusmadi berpasangan dengan Awang Ferdian tepat di seberang kantor gubernur. Teranyar reklame yang disoal berada di Jalan Pembangunan, dimana terdapat gambar Sjaharie Jaang dengan Rizal Effendi.
Tapi wali kota lanjutnya punya hak lakukan diskresi kebijakan yang sudah diteken. Tapi diskresi itu tidak boleh melanggar aturan yang lebih tinggi. “Saya tidak tahu apakah itu bagian dari diskresi wali kota atau tidak. Tapi dugaan saya itu bisa jadi permintaan sponsorship,” tegas pengacara Kota Tepian ini.  (cyn/aya)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:30

WUUIIIHH...BERANINYA ..!! Pria Ini Nyebut Pemkot Tak Kerja

SAMARINDA. APBD 2018 masih dalam pembahasan. Pemkot Samarinda mengeluarkan wacana jika duit untuk belanja…

Kamis, 23 November 2017 14:28

Terancam Tak Capai Target

SAMARINDA. Cobaan untuk Bandara Samarinda Baru (BSB) belum usai. Setelah menghadapi gugatan dari tujuh…

Kamis, 23 November 2017 14:26

Peluk dan Ciuman Terakhir Ternyata Isyarat

Camat Samarinda Kota H Wiwiwek Rossevelt wafat di usia 49 tahun, Rabu (22/11) pukul 01.30 Wita. Pria…

Rabu, 22 November 2017 16:23

Pemkot Kurang Lobi Pusat

SAMARINDA. Puluhan proyek mangkrak milik Pemkot Samarinda tahun depan dipastikan kembali molor. Sebab…

Rabu, 22 November 2017 16:22

Bantu Bangun Palaran dan Sambutan

SAMARINDA. Wacana soal pengembangan Kota Tepian sudah disiapkan, seperti dengan menetapkan fungsi pada…

Rabu, 22 November 2017 16:20

ASTAGA..!! Lagi-Lagi Lahan BSB Disoal

SAMARINDA. Ada-ada saja persoalan yang menghinggapi Bandara Samarinda Baru (BSB) di Sungai Siring, Samarinda…

Selasa, 21 November 2017 01:47

Kontrak Dua Mega Proyek Dievaluasi

SAMARINDA. Dua proyek Multi Years Contract (MYC) Pemprov Kaltim di Samarinda mendapat perhatian DPRD…

Selasa, 21 November 2017 01:47

Buah dari Pemimpin yang Perhatikan Rakyat

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden RI…

Senin, 20 November 2017 00:32

Upah Minim, Tanpa BPJS

SAMARINDA. Nasib buruh di Kaltim belum sepenuhnya sejahtera. Hal demikian disorot Serikat Buruh Seluruh…

Senin, 20 November 2017 00:31

Gubernur Beri Selamat, Sarosa Sebut Prestasi Sulit

Tepat di Hari Pahlawan 10 November lalu, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima penghargaan Parasamya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .