MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Selasa, 12 September 2017 01:42
Bonus Atlet Terganjal Aturan

Ubah Nomenklatur Bisa Jadi Solusi

PROKAL.CO, SAMARINDA. Peluang Pemprov Kaltim menganggarkan sisa bonus atlet senilai Rp 14 miliar untuk 700 orang sangat kecil. Peraturan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengenai pembatasan pemberian bonus dianggap sebagai penyebab utama.
Aturan itu tertuang dalam Permen Pemuda dan Olahraga Nomor 1684 Tahun 2015, tentang Persyaratan Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan, Pembina Olahraga, Tenaga Keolahragaan dan Organisasi Olahraga. Dalam pasal 11 poin b disebutkan, pemberian bonus oleh pemprov tidak boleh melebihi jumlah anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat. Ketua tim anggaran pendapatan daerah (TAPD), Rusmadi membeber, pemprov tidak boleh menganggarkan di atas Rp 200 juta. “Ada aturan batas maksimal tidak boleh melebihi bonus yang diberikan pusat. Peraturan ini yang mengikat kami,” ujarnya kemarin.
Karena itu berat bagi pemprov untuk menganggarkan melebihi ketentuan itu. Meski pun sebelumnya gubernur telah berjanji bakal memberi.  Tapi janji itu diucap sebelum adanya peraturan menteri. “Dengan adanya peraturan ini, mau tidak mau kami harus tunduk dan taat. Kewajiban kami berikan bonus hanya sebatas yang sudah diatur,” imbuhnya. Lantas, apakah ini sinyal pemprov tidak memasukkan bonus dalam postur APBD-P? “Kami akan bicarakan kemampuan dan berapa yang bisa direalisasikan, kalau memang itu memungkinkan,” sahut Rusmadi.
Bahkan, pemprov pun telah bersurat kepada Komite Olahraga Nasinal Indonesia (KONI) Kaltim yang isinya tidak bisa membayarkan hingga Rp 250 juta. Asumsi pemprov sebelumnya pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk bonus atlet. Kini, dengan adanya peraturan menteri, pemprov beranggapan tugas mereka telah selesai. Alasan itulah yang membuat TAPD berat menganggarkan lagi sisa bonus atlet. “Dan kewajiban sudah kami sampaikan, itulah kenapa kami tidak mau menulis Rp 250 juta,” tutup Rusmadi.
Terpisah, ketua komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yakub mengakui ada perbedaan persepsi antara pemprov dengan perwakilan atlet. Pemprov beranggapan tugasnya sudah selesai memberikan bonus atlet. Sementara atlet menganggap janji gubernur tetap harus direalisasikan.
“Setelah keluar permen, akhirnya bonus atlet itu terkonversi Rp 200 juta ke APBD murni 2017 yang nilainya Rp 38 miliar itu. Itulah kenapa pemprov berasumsi kewajiban mereka sudah selesai,” jelas Rusman.
Sebelumnya juga pemprov berjanji kepada DPRD bahwa sisa bonus atlet akan tetap masuk di batang tubuh APBD-P.  Tapi ketua TAPD, Rusmadi beranggapan tidak boleh lagi ada anggaran baru.
Padahal lanjut Rusman, hal itu bisa disiasati dengan cara mengubah nomenklatur anggaran. Misalkan menjadi bonus pembinaan atlet melalui KONI. Sayangnya justru tidak ada tambahan anggaran untuk KONI terkait hal ini. “Di Jawa Timur, DKI, dan Papua bisa ada tambahan baru tapi gunakan kalimat yang seperti tadi,” tegas Politikus PPP ini. (cyn/aya)


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 22:01

Pariwisata Stabil, PAD Anjlok

SAMARINDA. Secara umum beberapa tahun belakangan, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tepian selalu terjun…

Minggu, 17 September 2017 21:58

CUKUP APA..? Anggaran Banjir Cuma Rp 5 Miliar

SAMARINDA. Banjir masih jadi masalah serius Kota Tepian, upaya penanganan banjir pun terus dilakukan…

Minggu, 17 September 2017 21:37

Partisipasi Politik Wanita Minim

SAMARINDA. Harus diakui keterlibatan perempuan dalam urusan politik di Samarinda masih jauh dari quota,…

Sabtu, 16 September 2017 14:16

Merosotnya PAD Jadi Sorotan

SAMARINDA. Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan akhirnya disetujui semua fraksi…

Sabtu, 16 September 2017 14:14

Panitia Pakai Metal Detektor

SAMARINDA. Untuk mengantisipasi kecurangan dalam uji kompetensi dasar sistem Computer Asesman Tes (CAT),…

Jumat, 15 September 2017 17:26

NIATNYA SIH...!! Ubah Sampah Jadi Listrik

SAMARINDA. Untuk kesekian kalinya sampah di Kota Tepian dilirik investor asing. Namun belum ada satupun…

Jumat, 15 September 2017 17:25

Jaang Apresiasi Program Jurnalisme Sekolah

Dalam kunjungannya ke Samarinda Seberang, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyempatkan diri mengunjungi…

Kamis, 14 September 2017 17:12

169 Ribu Warga Samarinda "Menghilang"

SAMARINDA. Jika urusan administrasi data kependudukan tidak diatur secara baik, maka potensi selisih…

Kamis, 14 September 2017 17:11

Lampu Sorot Bingungkan Warga

SAMARINDA. Lampu sorot di atas kantor Gubernur Kaltim menjadi sorotan publik. Khususnya bagi warga Samarinda.…

Kamis, 14 September 2017 17:09

Hehehe....Ternyata Anak Gubernur Kurang Populer

SAMARINDA. Pesimisme menyelimuti langkah politik dua anak gubernur yang maju di dua pemilihan kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .