MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Selasa, 12 September 2017 01:42
Bonus Atlet Terganjal Aturan

Ubah Nomenklatur Bisa Jadi Solusi

PROKAL.CO, SAMARINDA. Peluang Pemprov Kaltim menganggarkan sisa bonus atlet senilai Rp 14 miliar untuk 700 orang sangat kecil. Peraturan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengenai pembatasan pemberian bonus dianggap sebagai penyebab utama.
Aturan itu tertuang dalam Permen Pemuda dan Olahraga Nomor 1684 Tahun 2015, tentang Persyaratan Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan, Pembina Olahraga, Tenaga Keolahragaan dan Organisasi Olahraga. Dalam pasal 11 poin b disebutkan, pemberian bonus oleh pemprov tidak boleh melebihi jumlah anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat. Ketua tim anggaran pendapatan daerah (TAPD), Rusmadi membeber, pemprov tidak boleh menganggarkan di atas Rp 200 juta. “Ada aturan batas maksimal tidak boleh melebihi bonus yang diberikan pusat. Peraturan ini yang mengikat kami,” ujarnya kemarin.
Karena itu berat bagi pemprov untuk menganggarkan melebihi ketentuan itu. Meski pun sebelumnya gubernur telah berjanji bakal memberi.  Tapi janji itu diucap sebelum adanya peraturan menteri. “Dengan adanya peraturan ini, mau tidak mau kami harus tunduk dan taat. Kewajiban kami berikan bonus hanya sebatas yang sudah diatur,” imbuhnya. Lantas, apakah ini sinyal pemprov tidak memasukkan bonus dalam postur APBD-P? “Kami akan bicarakan kemampuan dan berapa yang bisa direalisasikan, kalau memang itu memungkinkan,” sahut Rusmadi.
Bahkan, pemprov pun telah bersurat kepada Komite Olahraga Nasinal Indonesia (KONI) Kaltim yang isinya tidak bisa membayarkan hingga Rp 250 juta. Asumsi pemprov sebelumnya pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk bonus atlet. Kini, dengan adanya peraturan menteri, pemprov beranggapan tugas mereka telah selesai. Alasan itulah yang membuat TAPD berat menganggarkan lagi sisa bonus atlet. “Dan kewajiban sudah kami sampaikan, itulah kenapa kami tidak mau menulis Rp 250 juta,” tutup Rusmadi.
Terpisah, ketua komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yakub mengakui ada perbedaan persepsi antara pemprov dengan perwakilan atlet. Pemprov beranggapan tugasnya sudah selesai memberikan bonus atlet. Sementara atlet menganggap janji gubernur tetap harus direalisasikan.
“Setelah keluar permen, akhirnya bonus atlet itu terkonversi Rp 200 juta ke APBD murni 2017 yang nilainya Rp 38 miliar itu. Itulah kenapa pemprov berasumsi kewajiban mereka sudah selesai,” jelas Rusman.
Sebelumnya juga pemprov berjanji kepada DPRD bahwa sisa bonus atlet akan tetap masuk di batang tubuh APBD-P.  Tapi ketua TAPD, Rusmadi beranggapan tidak boleh lagi ada anggaran baru.
Padahal lanjut Rusman, hal itu bisa disiasati dengan cara mengubah nomenklatur anggaran. Misalkan menjadi bonus pembinaan atlet melalui KONI. Sayangnya justru tidak ada tambahan anggaran untuk KONI terkait hal ini. “Di Jawa Timur, DKI, dan Papua bisa ada tambahan baru tapi gunakan kalimat yang seperti tadi,” tegas Politikus PPP ini. (cyn/aya)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:30

WUUIIIHH...BERANINYA ..!! Pria Ini Nyebut Pemkot Tak Kerja

SAMARINDA. APBD 2018 masih dalam pembahasan. Pemkot Samarinda mengeluarkan wacana jika duit untuk belanja…

Kamis, 23 November 2017 14:28

Terancam Tak Capai Target

SAMARINDA. Cobaan untuk Bandara Samarinda Baru (BSB) belum usai. Setelah menghadapi gugatan dari tujuh…

Kamis, 23 November 2017 14:26

Peluk dan Ciuman Terakhir Ternyata Isyarat

Camat Samarinda Kota H Wiwiwek Rossevelt wafat di usia 49 tahun, Rabu (22/11) pukul 01.30 Wita. Pria…

Rabu, 22 November 2017 16:23

Pemkot Kurang Lobi Pusat

SAMARINDA. Puluhan proyek mangkrak milik Pemkot Samarinda tahun depan dipastikan kembali molor. Sebab…

Rabu, 22 November 2017 16:22

Bantu Bangun Palaran dan Sambutan

SAMARINDA. Wacana soal pengembangan Kota Tepian sudah disiapkan, seperti dengan menetapkan fungsi pada…

Rabu, 22 November 2017 16:20

ASTAGA..!! Lagi-Lagi Lahan BSB Disoal

SAMARINDA. Ada-ada saja persoalan yang menghinggapi Bandara Samarinda Baru (BSB) di Sungai Siring, Samarinda…

Selasa, 21 November 2017 01:47

Kontrak Dua Mega Proyek Dievaluasi

SAMARINDA. Dua proyek Multi Years Contract (MYC) Pemprov Kaltim di Samarinda mendapat perhatian DPRD…

Selasa, 21 November 2017 01:47

Buah dari Pemimpin yang Perhatikan Rakyat

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden RI…

Senin, 20 November 2017 00:32

Upah Minim, Tanpa BPJS

SAMARINDA. Nasib buruh di Kaltim belum sepenuhnya sejahtera. Hal demikian disorot Serikat Buruh Seluruh…

Senin, 20 November 2017 00:31

Gubernur Beri Selamat, Sarosa Sebut Prestasi Sulit

Tepat di Hari Pahlawan 10 November lalu, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima penghargaan Parasamya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .