MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Selasa, 12 September 2017 01:42
Bonus Atlet Terganjal Aturan

Ubah Nomenklatur Bisa Jadi Solusi

PROKAL.CO, SAMARINDA. Peluang Pemprov Kaltim menganggarkan sisa bonus atlet senilai Rp 14 miliar untuk 700 orang sangat kecil. Peraturan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengenai pembatasan pemberian bonus dianggap sebagai penyebab utama.
Aturan itu tertuang dalam Permen Pemuda dan Olahraga Nomor 1684 Tahun 2015, tentang Persyaratan Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan, Pembina Olahraga, Tenaga Keolahragaan dan Organisasi Olahraga. Dalam pasal 11 poin b disebutkan, pemberian bonus oleh pemprov tidak boleh melebihi jumlah anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat. Ketua tim anggaran pendapatan daerah (TAPD), Rusmadi membeber, pemprov tidak boleh menganggarkan di atas Rp 200 juta. “Ada aturan batas maksimal tidak boleh melebihi bonus yang diberikan pusat. Peraturan ini yang mengikat kami,” ujarnya kemarin.
Karena itu berat bagi pemprov untuk menganggarkan melebihi ketentuan itu. Meski pun sebelumnya gubernur telah berjanji bakal memberi.  Tapi janji itu diucap sebelum adanya peraturan menteri. “Dengan adanya peraturan ini, mau tidak mau kami harus tunduk dan taat. Kewajiban kami berikan bonus hanya sebatas yang sudah diatur,” imbuhnya. Lantas, apakah ini sinyal pemprov tidak memasukkan bonus dalam postur APBD-P? “Kami akan bicarakan kemampuan dan berapa yang bisa direalisasikan, kalau memang itu memungkinkan,” sahut Rusmadi.
Bahkan, pemprov pun telah bersurat kepada Komite Olahraga Nasinal Indonesia (KONI) Kaltim yang isinya tidak bisa membayarkan hingga Rp 250 juta. Asumsi pemprov sebelumnya pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk bonus atlet. Kini, dengan adanya peraturan menteri, pemprov beranggapan tugas mereka telah selesai. Alasan itulah yang membuat TAPD berat menganggarkan lagi sisa bonus atlet. “Dan kewajiban sudah kami sampaikan, itulah kenapa kami tidak mau menulis Rp 250 juta,” tutup Rusmadi.
Terpisah, ketua komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yakub mengakui ada perbedaan persepsi antara pemprov dengan perwakilan atlet. Pemprov beranggapan tugasnya sudah selesai memberikan bonus atlet. Sementara atlet menganggap janji gubernur tetap harus direalisasikan.
“Setelah keluar permen, akhirnya bonus atlet itu terkonversi Rp 200 juta ke APBD murni 2017 yang nilainya Rp 38 miliar itu. Itulah kenapa pemprov berasumsi kewajiban mereka sudah selesai,” jelas Rusman.
Sebelumnya juga pemprov berjanji kepada DPRD bahwa sisa bonus atlet akan tetap masuk di batang tubuh APBD-P.  Tapi ketua TAPD, Rusmadi beranggapan tidak boleh lagi ada anggaran baru.
Padahal lanjut Rusman, hal itu bisa disiasati dengan cara mengubah nomenklatur anggaran. Misalkan menjadi bonus pembinaan atlet melalui KONI. Sayangnya justru tidak ada tambahan anggaran untuk KONI terkait hal ini. “Di Jawa Timur, DKI, dan Papua bisa ada tambahan baru tapi gunakan kalimat yang seperti tadi,” tegas Politikus PPP ini. (cyn/aya)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 20:47

Bangun Dulu, Izin Menyusul

SAMARINDA. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Transmart di Jalan Bhayangkara tak kunjung terbit. Gubernur…

Minggu, 18 Februari 2018 15:44

IMB Transmart Terkatung-katung

SAMARINDA. Sudah berbulan-bulan izin pembangunan Transmart tak kunjung terbit. Prosesnya masih terkatung-katung.…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:49

Teka Teki Formasi CPNS

SAMARINDA. Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan ribuan pegawai di Pemkot…

Jumat, 16 Februari 2018 19:47

CATAT NIH..!! Angkutan Online di Kaltim Diberi Tanda

SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim akhirnya mengeluarkan stiker bagi kendaraan angkutan online.…

Kamis, 15 Februari 2018 16:32

Langsung Urus Relokasi SKM

Penertiban dan penataan tepi SKM tetap menjadi prioritas pemkot Samarinda, meski sementara berganti…

Rabu, 14 Februari 2018 21:51

Kawin Gaib, Prosesnya Paling Panjang

Perceraian adalah perkara halal yang dilaknat Allah SWT. Karena itu, perceraian harus menjadi opsi terakhir…

Selasa, 13 Februari 2018 11:27

Sukamto: Ah, Tidak Ada Itu

SAMARINDA. Kegaduhan para anggota dewan perihal kegiatan fisik di masing-masing daerah pemilihan (dapil)…

Senin, 12 Februari 2018 10:29

Jatah Proyek Bikin Gaduh

SAMARINDA. Ribut-ribut pembagian jatah proyek di masing-masing daerah pemilihan (Dapil) anggota DPRD…

Minggu, 11 Februari 2018 21:17

Awang Klaim Jalur Trans Kaltim Mulus, AH MASAK SIH..??

SAMARINDA. Gubenur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta agar semua proyek strategis yang dikerjakan di…

Sabtu, 10 Februari 2018 10:59

Aturan Belok Kiri Boleh Dilanggar

SAMARINDA. Wacana pencabutan larangan belok kiri di persimpangan lampu lalu lintas masih dikaji. Kendati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .