MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Senin, 11 September 2017 00:28
Elpiji Langka di Loa Bakung

Warga Menduga Distribusi Tidak Merata

PROKAL.CO, SAMARINDA. Meski sejumlah toko dan warung sudah mulai mendapat pasokan elpiji 3 kilogram, namun harga bahan bakar jenis gas ini masih tinggi. Terutama di kawasan Loa Bakung, Sungai Kunjang. Gas untuk kebutuhan memasak ini harganya mencapai Rp 28 ribu per tabung. Beberapa pengecer mengaku terpaksa menjual dengan harga tinggi lantaran mereka membeli dari agen dengan harga Rp 23 ribu hingga Rp 25 ribu per tabung. Itupun jumlahnya sangat sangat dibatasi.
Salah seorang pedagang di Pasar Kemuning bernama H Rusdi mengaku membeli elpiji 3 kilogram seharga Rp 23 ribu per tabung dari agen. Dia pun kemudian menjual gas itu seharga Rp 25 ribu per tabung.
Menurut Rusdi biasanya ada agen yang selalu mengatarkan pasokan elpiji ke kisonya. Namun saat ini pria yang diperkirakan berusia 40-an tahun itu harus berkeliling ke beberapa egen sambil membawa tabung kosong pasokan gas elpiji. “Kalau ada (gas elpiji, Red)  di agen, paling tidak sampai sejam habis diserbu orang," katanya.
Hal senada diungkapkan warga kawasan Batu Penggal, bernama Sigit. Menurutnya harga gas elpiji sangat tidak wajar. Dia menduga hal itu disebabkan distribusi yang tidak merata. Buktinya,  kata Sigit, di perumahan Karpotek, masih ada agen elpiji tiga kilogram dengan harga relatif normal. Mahalnya elpiji sangat memberatkan warga, terlebih ditengah daya beli yang menurun.
“Kalo di hulu harganya lebih mahal masih bisa maklum, karena jaraknya jauh dan medanya berat. Kalau di Loa Bakung dekat sekali (dengan agen, Red) kok bisa mahal?" tanyanya.
Sementara itu di seorang pemilik toko di Jalan Jakarta bernama Iwan mengaku terpaksa menjual elpiji tiga kilogram seharga Rp 28 ribu. Hal itu lantaran harga modalnya sudah mencapai Rp 25 ribu. “Saya beli sudah dari tangan ke tangan, makanya jadi mahal. Sekarang prinsipnya asal ada saja, kalau tidak laku, berarti untuk dipakai sendiri,"pungkasnya. (man/aya)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 23:11

Kapolri Ditilang, Krishna Murti Jualan Sate

Serangkaian teror bom yang mengguncang Indonesia khususnya Samarinda patut diketahui masyarakat. Terutama…

Jumat, 20 Juli 2018 23:09

Beroperasi Menyalahi Aturan

SAMARINDA. Tidak semua angkutan online mengantongi izin resmi. Hal itu terungkap saat penertiban angkutan…

Jumat, 20 Juli 2018 23:07

Pengusaha Keluhkan Jalur TPK

SAMARINDA. Akses utama menuju Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran terputus. Kondisi demikian pun dikeluhkan.…

Jumat, 20 Juli 2018 23:03

Dewan Ragu, Pemprov Yakin

SAMARINDA. Meski dirundung pesimisme, Pemprov Kaltim tetap yakin bentang tengah Jembatan Kembar rampung…

Kamis, 19 Juli 2018 21:38

Jadi Caleg, Awang Harus Mundur

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sudah mantap maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Nasdem.…

Kamis, 19 Juli 2018 21:34

286 Anak Mengidap Gizi Buruk

SAMARINDA. Kasus gizi buruk masih menghantui Kaltim. Hingga 2017, 286 anak usia balita mengalami gizi…

Kamis, 19 Juli 2018 21:32

Ngaku Bayar Pungli, Kesal Diangkut

SAMARINDA. Derai air mata berderai di pipi seorang wanita. Tangisnya pecah ketika Satpol PP Kota Samarinda…

Rabu, 18 Juli 2018 22:10
Pembuat Game asal Samarinda Butuh Modal Besar

Dua Tahun Vakum, Desakan Publik Jadi Pelecut Semangat

Dua tahun vakum, karyanya kembali viral. Masyarakat Kota Tepian pun kembali menantikan proyek game buatannya…

Rabu, 18 Juli 2018 22:08

PKL Merajalela, Sekkot Geram

SAMARINDA. Sekkot Samarinda Sugeng Chairudin geram dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang makin semaunya…

Selasa, 17 Juli 2018 23:13

Penduduk Miskin Naik 23 Ribu

SAMARINDA. Jumlah penduduk miskin di Kaltim meningkat. Hal ini diikuti garis kemiskinan yang juga meningkat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .