MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 11 September 2017 00:26
Batal Tak Berarti Terlantar

Soal MYC Penanganan Banjir

PROKAL.CO, SAMARINDA. Batalnya proyek Multi Years Contrac (MYC) pengendalian banjir dan dialihkan ke pekerjaan tahun tunggal menimbulkan kekhawatiran. Sebab dengan begitu tak ada jaminan jika proyek bakal terus berjalan dan dianggarkan. Tetapi hal itu ditepis Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail.
Menurutnya, perubahan skema ini bukan berarti Pemkot Samarinda lepas tangan soal banjir. Penanganan banjir tetap berjalan, hanya skema pekerjaannya saja yang dinilai Nusyirwan berubah. “Karena desain awalnya memang MYC dab mencakup penanganan keseluruhan, tetapi tak bisa diwujudkan karena dananya tak ada,” ucap Nusyirwan.
Ia mencontohkan, proyek pengendalian banjir di Wahid Hasyim nantinya akan menunda pembuatan polder di Bengkuring dan merapikan saluran yang ada. Serta mencoba untuk menahan pembukaan lahan agar volume air tak bertambah.
Tapi tahun ini akan lebih dulu menangani kanal di Stadion Madya Sempaja dan melebarkan sungai alam yang mengarah ke SKM di belakang Perumahan Pondok Surya Indah. “Nantinya akan dibuat pintu air pula di muara sungai alam itu. Multi Years itu baru bisa dilakukan apabila terjamin alokasi dananya tiap tahun,” tuturnya.
Dengan adanya perencanaan itu, orang nomor dua di Samarinda ini memastikan secara teknis pengendalian banjir tetap prioritas. Walaupun ada perubahan skema agar memudahkan segmen penanganan yang lebih dulu dikerjakan. “Untuk seperti itu, menurut kami hanya bisa lewat kontrak tahun tunggal,” bebernya.
Selain itu, Nusyirwan juga mengakui jika pemeliharaan drainase di pusat kota juga masih terganjal dana. Meskipun pemkot sudah memiliki beberapa perencanaan terkait hal itu. “Jadi sebenarnya tak ada yang kami tinggalkan. Hanya tahapan masih disesuaikan dengan kondisi keuangan. Termasuk soal pemeliharaan drainase yang ada saat ini,” ungkapnya.
Ia memastikan jika perubahan MYC banjir kini sudah tak ada lagi kontradiktif antara Pemkot dan DPRD. Kedua belah pihak sudah sepakat untuk tak memakai kontrak tahun jamak lagi, melainkan tahun tunggal dengan pola tersebar. “Apa yang dilakukan ini adalah upaya bersama untuk rasionalisasi. Karena di APBD P itu bukan hanya perubahan nilai, bisa pula merombak hal seperti ini,” tandasnya.
Sebelumnya, diketahui, pemkot berencana mengubah desain pengendalian banjir di Samarinda yang semula fokus di dua lokasi, perempatan Sempaja dan Jalan DI Panjaitan. Perubahan diambil lantaran fiskal pemkot yang masih cekak. Bahkan diprediksi akan terus berlanjut hingga 2-3 tahun ke depan.
Anggaran sebesar Rp 375 miliar yang semula akan digelontorkan untuk dua kawasan itu dicoret agar tak besar pasak dari tiang. Pada 2017, dengan anggaran yang ada, pemkot fokus pada perempatan Sempaja saja dengan pendanaan sekitar Rp 35 miliar. Ditambah, bantuan Pemprov Kaltim sebesar Rp 8 miliar.
 Sebab pemkot sendiri sudah melakukan berbagai tinjauan ulang atas skema MYC di perempatan Sempaja. Alasan utamanya adalah dengan melihat kepastian pembiayaan proyek itu sendiri. Sebab dana APBD, baik milik pemkot dan Pemprov Kaltim sangat terbatas.
Biaya besar diperlukan, sebab mengatasi banjir di perempatan Sempaja ini harus membuat Bendungan Pengendali (Bendali) dan polder. Selain itu, perbaikan drainase, ditambah pintu air dan pompa pada jalur buang wajib dilakukan. (hfz/aya)


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 22:01

Pariwisata Stabil, PAD Anjlok

SAMARINDA. Secara umum beberapa tahun belakangan, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tepian selalu terjun…

Minggu, 17 September 2017 21:58

CUKUP APA..? Anggaran Banjir Cuma Rp 5 Miliar

SAMARINDA. Banjir masih jadi masalah serius Kota Tepian, upaya penanganan banjir pun terus dilakukan…

Minggu, 17 September 2017 21:37

Partisipasi Politik Wanita Minim

SAMARINDA. Harus diakui keterlibatan perempuan dalam urusan politik di Samarinda masih jauh dari quota,…

Sabtu, 16 September 2017 14:16

Merosotnya PAD Jadi Sorotan

SAMARINDA. Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan akhirnya disetujui semua fraksi…

Sabtu, 16 September 2017 14:14

Panitia Pakai Metal Detektor

SAMARINDA. Untuk mengantisipasi kecurangan dalam uji kompetensi dasar sistem Computer Asesman Tes (CAT),…

Jumat, 15 September 2017 17:26

NIATNYA SIH...!! Ubah Sampah Jadi Listrik

SAMARINDA. Untuk kesekian kalinya sampah di Kota Tepian dilirik investor asing. Namun belum ada satupun…

Jumat, 15 September 2017 17:25

Jaang Apresiasi Program Jurnalisme Sekolah

Dalam kunjungannya ke Samarinda Seberang, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyempatkan diri mengunjungi…

Kamis, 14 September 2017 17:12

169 Ribu Warga Samarinda "Menghilang"

SAMARINDA. Jika urusan administrasi data kependudukan tidak diatur secara baik, maka potensi selisih…

Kamis, 14 September 2017 17:11

Lampu Sorot Bingungkan Warga

SAMARINDA. Lampu sorot di atas kantor Gubernur Kaltim menjadi sorotan publik. Khususnya bagi warga Samarinda.…

Kamis, 14 September 2017 17:09

Hehehe....Ternyata Anak Gubernur Kurang Populer

SAMARINDA. Pesimisme menyelimuti langkah politik dua anak gubernur yang maju di dua pemilihan kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .