MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 11 September 2017 00:26
Batal Tak Berarti Terlantar

Soal MYC Penanganan Banjir

PROKAL.CO, SAMARINDA. Batalnya proyek Multi Years Contrac (MYC) pengendalian banjir dan dialihkan ke pekerjaan tahun tunggal menimbulkan kekhawatiran. Sebab dengan begitu tak ada jaminan jika proyek bakal terus berjalan dan dianggarkan. Tetapi hal itu ditepis Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail.
Menurutnya, perubahan skema ini bukan berarti Pemkot Samarinda lepas tangan soal banjir. Penanganan banjir tetap berjalan, hanya skema pekerjaannya saja yang dinilai Nusyirwan berubah. “Karena desain awalnya memang MYC dab mencakup penanganan keseluruhan, tetapi tak bisa diwujudkan karena dananya tak ada,” ucap Nusyirwan.
Ia mencontohkan, proyek pengendalian banjir di Wahid Hasyim nantinya akan menunda pembuatan polder di Bengkuring dan merapikan saluran yang ada. Serta mencoba untuk menahan pembukaan lahan agar volume air tak bertambah.
Tapi tahun ini akan lebih dulu menangani kanal di Stadion Madya Sempaja dan melebarkan sungai alam yang mengarah ke SKM di belakang Perumahan Pondok Surya Indah. “Nantinya akan dibuat pintu air pula di muara sungai alam itu. Multi Years itu baru bisa dilakukan apabila terjamin alokasi dananya tiap tahun,” tuturnya.
Dengan adanya perencanaan itu, orang nomor dua di Samarinda ini memastikan secara teknis pengendalian banjir tetap prioritas. Walaupun ada perubahan skema agar memudahkan segmen penanganan yang lebih dulu dikerjakan. “Untuk seperti itu, menurut kami hanya bisa lewat kontrak tahun tunggal,” bebernya.
Selain itu, Nusyirwan juga mengakui jika pemeliharaan drainase di pusat kota juga masih terganjal dana. Meskipun pemkot sudah memiliki beberapa perencanaan terkait hal itu. “Jadi sebenarnya tak ada yang kami tinggalkan. Hanya tahapan masih disesuaikan dengan kondisi keuangan. Termasuk soal pemeliharaan drainase yang ada saat ini,” ungkapnya.
Ia memastikan jika perubahan MYC banjir kini sudah tak ada lagi kontradiktif antara Pemkot dan DPRD. Kedua belah pihak sudah sepakat untuk tak memakai kontrak tahun jamak lagi, melainkan tahun tunggal dengan pola tersebar. “Apa yang dilakukan ini adalah upaya bersama untuk rasionalisasi. Karena di APBD P itu bukan hanya perubahan nilai, bisa pula merombak hal seperti ini,” tandasnya.
Sebelumnya, diketahui, pemkot berencana mengubah desain pengendalian banjir di Samarinda yang semula fokus di dua lokasi, perempatan Sempaja dan Jalan DI Panjaitan. Perubahan diambil lantaran fiskal pemkot yang masih cekak. Bahkan diprediksi akan terus berlanjut hingga 2-3 tahun ke depan.
Anggaran sebesar Rp 375 miliar yang semula akan digelontorkan untuk dua kawasan itu dicoret agar tak besar pasak dari tiang. Pada 2017, dengan anggaran yang ada, pemkot fokus pada perempatan Sempaja saja dengan pendanaan sekitar Rp 35 miliar. Ditambah, bantuan Pemprov Kaltim sebesar Rp 8 miliar.
 Sebab pemkot sendiri sudah melakukan berbagai tinjauan ulang atas skema MYC di perempatan Sempaja. Alasan utamanya adalah dengan melihat kepastian pembiayaan proyek itu sendiri. Sebab dana APBD, baik milik pemkot dan Pemprov Kaltim sangat terbatas.
Biaya besar diperlukan, sebab mengatasi banjir di perempatan Sempaja ini harus membuat Bendungan Pengendali (Bendali) dan polder. Selain itu, perbaikan drainase, ditambah pintu air dan pompa pada jalur buang wajib dilakukan. (hfz/aya)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:30

WUUIIIHH...BERANINYA ..!! Pria Ini Nyebut Pemkot Tak Kerja

SAMARINDA. APBD 2018 masih dalam pembahasan. Pemkot Samarinda mengeluarkan wacana jika duit untuk belanja…

Kamis, 23 November 2017 14:28

Terancam Tak Capai Target

SAMARINDA. Cobaan untuk Bandara Samarinda Baru (BSB) belum usai. Setelah menghadapi gugatan dari tujuh…

Kamis, 23 November 2017 14:26

Peluk dan Ciuman Terakhir Ternyata Isyarat

Camat Samarinda Kota H Wiwiwek Rossevelt wafat di usia 49 tahun, Rabu (22/11) pukul 01.30 Wita. Pria…

Rabu, 22 November 2017 16:23

Pemkot Kurang Lobi Pusat

SAMARINDA. Puluhan proyek mangkrak milik Pemkot Samarinda tahun depan dipastikan kembali molor. Sebab…

Rabu, 22 November 2017 16:22

Bantu Bangun Palaran dan Sambutan

SAMARINDA. Wacana soal pengembangan Kota Tepian sudah disiapkan, seperti dengan menetapkan fungsi pada…

Rabu, 22 November 2017 16:20

ASTAGA..!! Lagi-Lagi Lahan BSB Disoal

SAMARINDA. Ada-ada saja persoalan yang menghinggapi Bandara Samarinda Baru (BSB) di Sungai Siring, Samarinda…

Selasa, 21 November 2017 01:47

Kontrak Dua Mega Proyek Dievaluasi

SAMARINDA. Dua proyek Multi Years Contract (MYC) Pemprov Kaltim di Samarinda mendapat perhatian DPRD…

Selasa, 21 November 2017 01:47

Buah dari Pemimpin yang Perhatikan Rakyat

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden RI…

Senin, 20 November 2017 00:32

Upah Minim, Tanpa BPJS

SAMARINDA. Nasib buruh di Kaltim belum sepenuhnya sejahtera. Hal demikian disorot Serikat Buruh Seluruh…

Senin, 20 November 2017 00:31

Gubernur Beri Selamat, Sarosa Sebut Prestasi Sulit

Tepat di Hari Pahlawan 10 November lalu, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima penghargaan Parasamya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .