MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 11 September 2017 00:26
Batal Tak Berarti Terlantar

Soal MYC Penanganan Banjir

PROKAL.CO, SAMARINDA. Batalnya proyek Multi Years Contrac (MYC) pengendalian banjir dan dialihkan ke pekerjaan tahun tunggal menimbulkan kekhawatiran. Sebab dengan begitu tak ada jaminan jika proyek bakal terus berjalan dan dianggarkan. Tetapi hal itu ditepis Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail.
Menurutnya, perubahan skema ini bukan berarti Pemkot Samarinda lepas tangan soal banjir. Penanganan banjir tetap berjalan, hanya skema pekerjaannya saja yang dinilai Nusyirwan berubah. “Karena desain awalnya memang MYC dab mencakup penanganan keseluruhan, tetapi tak bisa diwujudkan karena dananya tak ada,” ucap Nusyirwan.
Ia mencontohkan, proyek pengendalian banjir di Wahid Hasyim nantinya akan menunda pembuatan polder di Bengkuring dan merapikan saluran yang ada. Serta mencoba untuk menahan pembukaan lahan agar volume air tak bertambah.
Tapi tahun ini akan lebih dulu menangani kanal di Stadion Madya Sempaja dan melebarkan sungai alam yang mengarah ke SKM di belakang Perumahan Pondok Surya Indah. “Nantinya akan dibuat pintu air pula di muara sungai alam itu. Multi Years itu baru bisa dilakukan apabila terjamin alokasi dananya tiap tahun,” tuturnya.
Dengan adanya perencanaan itu, orang nomor dua di Samarinda ini memastikan secara teknis pengendalian banjir tetap prioritas. Walaupun ada perubahan skema agar memudahkan segmen penanganan yang lebih dulu dikerjakan. “Untuk seperti itu, menurut kami hanya bisa lewat kontrak tahun tunggal,” bebernya.
Selain itu, Nusyirwan juga mengakui jika pemeliharaan drainase di pusat kota juga masih terganjal dana. Meskipun pemkot sudah memiliki beberapa perencanaan terkait hal itu. “Jadi sebenarnya tak ada yang kami tinggalkan. Hanya tahapan masih disesuaikan dengan kondisi keuangan. Termasuk soal pemeliharaan drainase yang ada saat ini,” ungkapnya.
Ia memastikan jika perubahan MYC banjir kini sudah tak ada lagi kontradiktif antara Pemkot dan DPRD. Kedua belah pihak sudah sepakat untuk tak memakai kontrak tahun jamak lagi, melainkan tahun tunggal dengan pola tersebar. “Apa yang dilakukan ini adalah upaya bersama untuk rasionalisasi. Karena di APBD P itu bukan hanya perubahan nilai, bisa pula merombak hal seperti ini,” tandasnya.
Sebelumnya, diketahui, pemkot berencana mengubah desain pengendalian banjir di Samarinda yang semula fokus di dua lokasi, perempatan Sempaja dan Jalan DI Panjaitan. Perubahan diambil lantaran fiskal pemkot yang masih cekak. Bahkan diprediksi akan terus berlanjut hingga 2-3 tahun ke depan.
Anggaran sebesar Rp 375 miliar yang semula akan digelontorkan untuk dua kawasan itu dicoret agar tak besar pasak dari tiang. Pada 2017, dengan anggaran yang ada, pemkot fokus pada perempatan Sempaja saja dengan pendanaan sekitar Rp 35 miliar. Ditambah, bantuan Pemprov Kaltim sebesar Rp 8 miliar.
 Sebab pemkot sendiri sudah melakukan berbagai tinjauan ulang atas skema MYC di perempatan Sempaja. Alasan utamanya adalah dengan melihat kepastian pembiayaan proyek itu sendiri. Sebab dana APBD, baik milik pemkot dan Pemprov Kaltim sangat terbatas.
Biaya besar diperlukan, sebab mengatasi banjir di perempatan Sempaja ini harus membuat Bendungan Pengendali (Bendali) dan polder. Selain itu, perbaikan drainase, ditambah pintu air dan pompa pada jalur buang wajib dilakukan. (hfz/aya)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 20:47

Bangun Dulu, Izin Menyusul

SAMARINDA. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Transmart di Jalan Bhayangkara tak kunjung terbit. Gubernur…

Minggu, 18 Februari 2018 15:44

IMB Transmart Terkatung-katung

SAMARINDA. Sudah berbulan-bulan izin pembangunan Transmart tak kunjung terbit. Prosesnya masih terkatung-katung.…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:49

Teka Teki Formasi CPNS

SAMARINDA. Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan ribuan pegawai di Pemkot…

Jumat, 16 Februari 2018 19:47

CATAT NIH..!! Angkutan Online di Kaltim Diberi Tanda

SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim akhirnya mengeluarkan stiker bagi kendaraan angkutan online.…

Kamis, 15 Februari 2018 16:32

Langsung Urus Relokasi SKM

Penertiban dan penataan tepi SKM tetap menjadi prioritas pemkot Samarinda, meski sementara berganti…

Rabu, 14 Februari 2018 21:51

Kawin Gaib, Prosesnya Paling Panjang

Perceraian adalah perkara halal yang dilaknat Allah SWT. Karena itu, perceraian harus menjadi opsi terakhir…

Selasa, 13 Februari 2018 11:27

Sukamto: Ah, Tidak Ada Itu

SAMARINDA. Kegaduhan para anggota dewan perihal kegiatan fisik di masing-masing daerah pemilihan (dapil)…

Senin, 12 Februari 2018 10:29

Jatah Proyek Bikin Gaduh

SAMARINDA. Ribut-ribut pembagian jatah proyek di masing-masing daerah pemilihan (Dapil) anggota DPRD…

Minggu, 11 Februari 2018 21:17

Awang Klaim Jalur Trans Kaltim Mulus, AH MASAK SIH..??

SAMARINDA. Gubenur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta agar semua proyek strategis yang dikerjakan di…

Sabtu, 10 Februari 2018 10:59

Aturan Belok Kiri Boleh Dilanggar

SAMARINDA. Wacana pencabutan larangan belok kiri di persimpangan lampu lalu lintas masih dikaji. Kendati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .