MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Jumat, 08 September 2017 14:38
Antre Seperti Zaman Penjajahan

Rela Panas-panasan Demi Tabung Gas

PROKAL.CO, SAMARINDA. Puluhan warga, pria dan wanita, berbaris panjang di bawah terik matahari. Di sela-sela barisan, tampak bocah-bocah dengan sabar menemani orangtua mereka. Beberapa bahkan masih mengenakan seragam sekolah.  
Pemandangan seperti pembagian sembako di masa penjajahan itu adalah operasi pasar di Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kamis (7/9). Warga rela antre hanya untuk membeli gas elpiji 3 Kg dengan harga normal.
Setelah terjadi kelangkaan dan lonjakan harga di tingkat pengecer, sejumlah agen elpiji menggelar operasi pasar untuk menjawab isu penimbunan tabung gas 3 Kg.
Untuk menjamin ketertiban saat operasi pasar, pihak agen membuat jalur antrean. Sejumlah aparat kepolisian dari Polsekta Samarinda Utara juga turut mengawasi proses distribusi tabung gas.
Sejak pukul 10.00 Wita, sebuah truk pengangkut gas elpji sudah parkir di bahu jalan dan menunggu warga datang. Harga yang ditawarkan pun cukup menggiurkan. Pihak agen menetapkan harga Rp 16 ribu per tabung. Tentu saja hal ini menarik perhatian warga. Bahkan ada saja pembeli elpiji yang tempat tinggalnya jauh dari lokasi operasi pasar.
Seperti yang dilakukan Mariono (45). Dirinya rela antre berdesakan dengan warga lain karena elpiji 3 Kg di tempat tinggalnya mahal dan langka. “Saya dari Lempake. Kebetulan pagi ini keliling untuk mencari gas 3 Kg. Kemudian melihat ada operasi pasar di tempat ini. Sekalian saja ikut antre,” kata Mariono.
Meskipun berhasil mendapatkan gas yang diinginkan, Mariono masih memendam kekecewaan akbiat langka dan mahalnya gas elpiji di pasaran.
“Pemerintah seharusnya lebih cepat tanggap. Sudah diberitakan baru berbuat. Kalau begini terus sama saja kita hidup di zaman batu,” keluh Mariono.
Tak hanya Mariono, Dwi, warga lainnya terpaksa mengantre bersama buah hatinya demi berburu elpiji 3 Kg.
“Kalau menunggu suami, bisa enggak kebagian, jadi sekalian bawa anak ke sini. Toh tidak terlalu jauh dari rumah,” kata Dwi warga Jalan Lambung Mangkurat.
Tak perlu waktu lama, 560 tabung gas habis terjual dalam waktu 2 jam.
Mansah, penanggung jawab operasi pasar mengatakan, pihaknya mengikuti arahan dari Pertamina saat melakukan operasi pasar. Dan harga pun sesuai dengan harga agen yang ditetapkan pemerintah.
“Saat ini kami membawa 560 tabung gas elpiji 3 Kg, dan untuk warga hanya boleh membeli 1 tabung untuk satu warga saja,” kata Mansah.
Mansah menambahkan, pihaknya tidak dapat memastikan jadwal operasi pasar selanjutnya. Sebab agen hanya menunggu instruksi pertamina saja. “Jika diminta, kami bergerak,” tandas Mansah. (kis/beb)



BACA JUGA

Senin, 18 September 2017 00:44
Teror Buaya Muara Jawa

Disebut Ulah Pencari Tumbal?

SAMARINDA. Pemandangan tak wajar tampak pada jasad Arjuna (16) yang disambar buaya di Sungai TB, terletak…

Senin, 18 September 2017 00:43

YAELA..!! Ganteng-ganteng Jadi Maling

SAMARINDA. Menyandang status sebagai calon sarjana tak ada artinya lagi bagi KM, salah seorang mahasiswa…

Senin, 18 September 2017 00:41

Mukmin Drop Pasca Operasi Tulang Belakang

SAMARINDA. Wakil Gubernur Kaltim, Mukmin Faisyal belum bisa kembali mengabdi hingga kini. Pekan lalu,…

Minggu, 17 September 2017 21:33

Giliran Pawang Buaya Diterkam

TENGGARONG. Ratusan warga terus melakukan pencarian jasad Arjuna (16) yang disambar buaya Jumat (15/9)…

Minggu, 17 September 2017 21:28

Dua Bocah Tenggelam, Ibu Nekat Terjun

SAMARINDA. Terlambat sedikit saja, nyawa Muhammad Ubaidillah (3) dan adiknya Muhammad Ummair berusia…

Sabtu, 16 September 2017 14:00

HOROR..!! Disantap Buaya di Depan Orang Banyak

TENGGARONG. Erangan kesakitan seorang pria mengejutkan warga yang sedang berada di pelabuhan tambat…

Sabtu, 16 September 2017 13:57

Wanita Bertato Selingkuhan Oknum Polisi Diciduk

SAMARINDA. Dahlia alias Lia tampak gelisah, seolah sedang dikejar-kejar. Wanita bertubuh kurus dengan…

Jumat, 15 September 2017 17:17

Truk Tejungkang, Furnitur "Dimuntahkan" Dijalan

SAMARINDA. Teledor. Kalimat yang pas untuk menghakimi Saroji. Sopir truk pengangkut furniture ini berani…

Jumat, 15 September 2017 16:32

El Clasico Asia Tenggara

YANGON. Mendengar kata Thailand, pecinta bola tanah air pasti sedikit trauma. Thailand menjadi negara…

Kamis, 14 September 2017 17:03

Takut Disantet Suami, Istri Coba Bunuh Diri

SAMARINDA. Long Distance Relationship (LDR) atau hubungan jarak jauh kerap menimbulkan masalah yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .