MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Kamis, 07 September 2017 16:15
Kakek “Kaki Gajah” Diberi Pengobatan

Hidup Miskin dan Sebatan Kara

PROKAL.CO, TENGGARONG. Hidup sebatang kara dengan kondisi miskin, membuat M Idrus (80) hanya bisa tinggal di sebuah pondok di tepi jalan hauling batu bara PT Bara Kumala Sakti (BKS), terleta di RT 12 Dusun Durung Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Ironisnya lagi, Idrus tak bisa berjalan secara normal lantaran menderita penyakit kaki gajah.
Nasib kurang beruntung kakek itu pun mencuat setelah seorang warga mengunggah kondisi kehidupan dan penyakitnya ke media sosial. Maka gerak cepat langsung dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kukar untuk membantu Idrus. Rabu (6/9) pagi, sejumlah petugas Dinsos Kukar mendatangi kediaman pria renta itu didampingi Kanit Binmas Polsek Loa Kulu, Ipda Suwarna dan Bhabinkamtibmas Desa Jembayan, Aipda Maskhomal.
“Anggota kami turut ke lapangan mendampingi petugas Dinsos Kukar,” ujar Kapolsek Loa Kulu AKP Ade Harri Sistriawan kepada harian ini.
Dalam kesempatan tersebut, petugas Dinsos Kukar yakni Sunarko juga selaku Menejer Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) menjelaskan maksud kunjungan pihaknya kepada Idrus. Ya, kakek itu dibujuk supaya mau dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan penyakit kaki gajah dideritanya. Ternyata upaya Dinsos Kukar bersama Polsek Loa Kulu itu diterima Idrus.
“Kakek itu bersedia menjalani pengobatan penyakit kaki gajah dideritanya sampai sembuh. Padahal selama ini sudah banyak warga setempat membujuk supaya berobat, tapi ditolaknya. Bahkan kakek itu juga bersedia tinggal di panti jompo setelah berobat nanti. Mengingat tempat tinggalnya selama ini sangat tidak layak,” tambah Ade Harri.
Setelah memperoleh kesediaan Idrus untuk berobat dan tinggal di panti jompo di Samarinda nanti, maka petugas Dinsos Kukar dan Polsek Loa Kulu meninggalkan lokasi. Selanjutnya petugas terkait berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk melengkapi surat diperlukan sebagai persyaratan administrasi perawatan warga tak mampu.
“Selama ini kakek itu tinggal sebatang kara, mencari nafkah dengan berkebun pisang. Biasanya para pekerja tambang juga sering memberikan bantuan berupa makanan dan lainnya kepada orangtua itu. Sebab dengan penyakit kaki gajah dideritanya, kakek itu hanya bergerak atau berjalan dengan cara ngesot,” ucap seorang warga Desa Jembayan. (idn/nha)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 16:15

Belum Tobat, Oknum ASN Dibui

TANJUNG REDEB. Jajaran Satresnarkoba Polres Berau berhasil mengamankan 3 orang budak narkoba, Rabu (22/2)…

Kamis, 22 Februari 2018 21:15

Dewan Tak Pernah Bahas

TANJUNG REDEB. Rencana pembangunan tugu lampion di perempatan dalam kota Tanjung Redeb makin menimbulkan…

Rabu, 21 Februari 2018 21:13

Didampingi agar Tak Salah Kelola

TANJUNG REDEB. Tahun ini kucuran dana desa meningkat cukup drastis dibanding tahun sebelumnya. Dari…

Rabu, 21 Februari 2018 01:46

Sangatta Peduli Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Anak Bidang Pemenuhan Hak Anak, Dr Imaculata Umiyati mengapresiasi…

Selasa, 20 Februari 2018 10:33

Kurikulum untuk Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK), Pagi ini (19/2), pakar…

Senin, 19 Februari 2018 20:46

Guru Honerer Diangkat Jadi PNS

BONTANG. Para guru honorer di Bontang tahun ini bakal naik status. Pasalnya dari informasi yang diterima…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:47

Menunggu Hasil Lelang

SENDAWAR. Pemkab Kutai Barat (Kubar), akan memprioritaskan pembangunan yang berkenaan langsung dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Petugas Bersihkan Algaka di Kota Raja

TENGGARONG. Sesuai jadwal tahanan Pilgub Kaltim 2018, Rabu (14/2) sore, petugas gabungan dikoordinir…

Kamis, 15 Februari 2018 16:38

Isran-Hadi Apresiasi Relawan dan Panggung Seni Hiburan

SAMARINDA. Kader terbaik Partai Gerindra Kaltim Isran Noor mengaku bangga dengan Satuan Relawan Indonesia…

Kamis, 15 Februari 2018 16:30

Dulu Dipecah, Kini Digabung Lagi

SANGATTA. Akibat perubahan jumlah penduduk yang kini  berkurang dibanding 2014 lalu saat pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .