MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Kamis, 07 September 2017 16:15
Kakek “Kaki Gajah” Diberi Pengobatan

Hidup Miskin dan Sebatan Kara

PROKAL.CO, TENGGARONG. Hidup sebatang kara dengan kondisi miskin, membuat M Idrus (80) hanya bisa tinggal di sebuah pondok di tepi jalan hauling batu bara PT Bara Kumala Sakti (BKS), terleta di RT 12 Dusun Durung Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Ironisnya lagi, Idrus tak bisa berjalan secara normal lantaran menderita penyakit kaki gajah.
Nasib kurang beruntung kakek itu pun mencuat setelah seorang warga mengunggah kondisi kehidupan dan penyakitnya ke media sosial. Maka gerak cepat langsung dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kukar untuk membantu Idrus. Rabu (6/9) pagi, sejumlah petugas Dinsos Kukar mendatangi kediaman pria renta itu didampingi Kanit Binmas Polsek Loa Kulu, Ipda Suwarna dan Bhabinkamtibmas Desa Jembayan, Aipda Maskhomal.
“Anggota kami turut ke lapangan mendampingi petugas Dinsos Kukar,” ujar Kapolsek Loa Kulu AKP Ade Harri Sistriawan kepada harian ini.
Dalam kesempatan tersebut, petugas Dinsos Kukar yakni Sunarko juga selaku Menejer Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) menjelaskan maksud kunjungan pihaknya kepada Idrus. Ya, kakek itu dibujuk supaya mau dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan penyakit kaki gajah dideritanya. Ternyata upaya Dinsos Kukar bersama Polsek Loa Kulu itu diterima Idrus.
“Kakek itu bersedia menjalani pengobatan penyakit kaki gajah dideritanya sampai sembuh. Padahal selama ini sudah banyak warga setempat membujuk supaya berobat, tapi ditolaknya. Bahkan kakek itu juga bersedia tinggal di panti jompo setelah berobat nanti. Mengingat tempat tinggalnya selama ini sangat tidak layak,” tambah Ade Harri.
Setelah memperoleh kesediaan Idrus untuk berobat dan tinggal di panti jompo di Samarinda nanti, maka petugas Dinsos Kukar dan Polsek Loa Kulu meninggalkan lokasi. Selanjutnya petugas terkait berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk melengkapi surat diperlukan sebagai persyaratan administrasi perawatan warga tak mampu.
“Selama ini kakek itu tinggal sebatang kara, mencari nafkah dengan berkebun pisang. Biasanya para pekerja tambang juga sering memberikan bantuan berupa makanan dan lainnya kepada orangtua itu. Sebab dengan penyakit kaki gajah dideritanya, kakek itu hanya bergerak atau berjalan dengan cara ngesot,” ucap seorang warga Desa Jembayan. (idn/nha)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:37

Gerakan ODF Ubah Pola Hidup Tak Sehat

TANJUNG REDEB. Gerakan hidup bersih yang dilancarkan Pemkab Berau terus ditularkan ke kampung-kampung.…

Kamis, 23 November 2017 14:36

Dewan Kesal, Minta Perusahaan Peduli

TENGGARONG. Sampai kemarin, Jalan Poros Desa Sebelimbingan, Kecamatan Kota Bangun ke Desa Tuana Tuha,…

Rabu, 22 November 2017 16:31

Cegah Lakalantas, Polsek Loa Kulu Pasang Baliho

TENGGARONG. Langkah pencegahan terjadinya kecelakaan lalulintas (Lakalantas), terus dilakukan petugas…

Rabu, 22 November 2017 16:29

Dinkes Ingin Puskesmas Mandiri

SANGATTA. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim mewacanakan puskesmas jadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).…

Senin, 20 November 2017 00:50

Dorong Perhatian untuk Atlet Berprestasi

TANJUNG REDEB. Anggota DPRD Berau, Syahruni memiliki penilaian tersendiri soal capaian pembangunan di…

Senin, 20 November 2017 00:46

Terus Digeber Meskipun “Digebuki”

TENGGARONG. Jalan masih mulus tapi diperbaiki, sementara jalan rusak dibiarkan mangkrak. Begitulah kenyataan…

Sabtu, 18 November 2017 14:56

Tak Kuorum, Rapat Paripurna Tetap Jalan

TANJUNG REDEB. Eksekutif Pemkab Berau Jumat kemarin menyerahkan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan…

Sabtu, 18 November 2017 14:53

Pemkab Fokus Bangun Kecamatan Tertinggal

SANGATTA. Dua kecamatan yang masuk wilayah Taman Nasional Kutai (TNK), namun telah dienclave (alih fungsi…

Jumat, 17 November 2017 14:30

Jalan seperti Sawah, Warga Mengeluh

TENGGARONG. Nasib Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bisa dikatakan cukup tragis. Kendati dikenal memiliki…

Jumat, 17 November 2017 14:26

PDAM Janji Tak Perlu Subsidi

SANGATTA. Sorotan tajam DPRD Kutai Timur terhadap kenaikan tarif air yang mencapai 50 persen, dijawab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .