MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 07 September 2017 16:03
Salahi Aturan, Pasti Diturunkan

Akhir Tahun Reklame “Bandel” Sudah Bersih

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dengan tegas Pemkot Samarinda akan menurunkan semua reklame yang berdiri di atas median jalan. Pasalnya hal itu bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006, dimana tidak diperkenankan adanya bangunan di atas median jalan.
Kabid Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Jusmaramdhana menegaskan, semua reklame maupun billboard yang dibangun di atas median jalan harus diturunkan. “Kami maunya semua turun, tidak ada pengecualian,” tegasnya, kemarin (6/9). Tidak muluk-muluk, pihaknya menargetkan tahun ini semua reklame itu diturunkan. Hingga kini beberapa titik reklame masih terpajang di atas median jalan.
Terkait adanya reklame yang baru berdiri meski sebelumnya adanya larangan dari pemkot, pihaknya berjanji akan menurunkan dalam waktu dekat. Salah satunya reklame baru yang menjadi sorotan ada di jalan Letjen Soeparpto (eks Jalan Pembangunan). “Yang di Jalan Pembangunan itu sudah masuk dijadwal kami. Nanti pasti kami turunkan,” tegasnya.
Jus juga menambahkan sudah berkoordinasi dengan pemasang iklan dan pemilik reklame. Katanya pengusaha legowo kalau reklame itu diturunkan karena alasan sudah menjadi aturan pemerintah. “Kami minta tunggu saja, butuh waktu. Yang jelas saat ini sudah 31 titik yang kami turunkan,” ungkapnya. Total terdapat 64 titik reklame di Kota Tepian. Dan kini tersisa 33 titik reklame lagi untuk ditertibkan.
Jus menjelaskan pihaknya memerlukan dana hingga Rp 15 juta untuk menurunkan satu unit reklame. Waktu penurunan pun bisa hingga seharian penuh. “Kami minta bersabar, pasti kami turunkan semua reklame itu. Target kami maunya akhir tahun sudah semua diturunkan,” tambah Jus.
Dia pun membeber beberapa titik prioritas untuk dibersihkan. Seperti satu titik di Jalan Pahlawan dan Kesuma Bangsa, dua titik di Jalan Pembangunan dan Jalan Ir H Juanda serta tiga titik di P Jalan Antasari. Kendala saat ini pihaknya tidak bisa membongkar dua titik dua titik reklame milik pengusaha asal Balikpapan. Alasannya pemkot tidak memiliki contact person pengusaha sehingga menyulitkannya untuk berkoordinasi. Termasuk pula satu pengusaha lokal yang belum menurunkan reklamenya.
Jajaran dewan pun satu hati dengan pemkot. Anggota komisi III DPRD Samarinda, Saiful salah satunya. Terkait reklame yang masih berdiri, bahkan beberapa ternyata baru, itu katanya wajib ditertibkan. Seperti beberapa reklame yang berdiri di Jalan Pembangunan. “Nanti kan tetap diberikan tempat yang layak, yang penting sekarang ditertibkan dulu karena kan sesuai dengan aturan,” tegasnya.
Politikus Hanura ini juga menyayangkan adanya reklame yang memajang foto sejumlah calon gubernur. Bukannya mempercantik kota tapi justru merusak estetika. “Baliho cagub juga harus ditertibkan, buat apa ada aturan kalau tidak diikuti. Kan ada juga yang dipajang di tengah jalan,” celetuknya. Kini katanya tinggal menanti ketegasan dari pemkot, apakah bisa menurunkan reklame tersebut secepatnya atau tidak. (cyn/aya)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 20:47

Bangun Dulu, Izin Menyusul

SAMARINDA. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Transmart di Jalan Bhayangkara tak kunjung terbit. Gubernur…

Minggu, 18 Februari 2018 15:44

IMB Transmart Terkatung-katung

SAMARINDA. Sudah berbulan-bulan izin pembangunan Transmart tak kunjung terbit. Prosesnya masih terkatung-katung.…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:49

Teka Teki Formasi CPNS

SAMARINDA. Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan ribuan pegawai di Pemkot…

Jumat, 16 Februari 2018 19:47

CATAT NIH..!! Angkutan Online di Kaltim Diberi Tanda

SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim akhirnya mengeluarkan stiker bagi kendaraan angkutan online.…

Kamis, 15 Februari 2018 16:32

Langsung Urus Relokasi SKM

Penertiban dan penataan tepi SKM tetap menjadi prioritas pemkot Samarinda, meski sementara berganti…

Rabu, 14 Februari 2018 21:51

Kawin Gaib, Prosesnya Paling Panjang

Perceraian adalah perkara halal yang dilaknat Allah SWT. Karena itu, perceraian harus menjadi opsi terakhir…

Selasa, 13 Februari 2018 11:27

Sukamto: Ah, Tidak Ada Itu

SAMARINDA. Kegaduhan para anggota dewan perihal kegiatan fisik di masing-masing daerah pemilihan (dapil)…

Senin, 12 Februari 2018 10:29

Jatah Proyek Bikin Gaduh

SAMARINDA. Ribut-ribut pembagian jatah proyek di masing-masing daerah pemilihan (Dapil) anggota DPRD…

Minggu, 11 Februari 2018 21:17

Awang Klaim Jalur Trans Kaltim Mulus, AH MASAK SIH..??

SAMARINDA. Gubenur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta agar semua proyek strategis yang dikerjakan di…

Sabtu, 10 Februari 2018 10:59

Aturan Belok Kiri Boleh Dilanggar

SAMARINDA. Wacana pencabutan larangan belok kiri di persimpangan lampu lalu lintas masih dikaji. Kendati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .