MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 06 September 2017 18:40
Tertibkan Nelayan Bandel

Pemkab Lakukan Pengawasan Ketat di Laut dan Darat

TERUS DIPANTAU. Aktivitas nelayan di Berau diawasi agar tak merusak ekosistem laut.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai tegas terhadap prilaku nelayan yang merusak. Salah satunya penggunaan alat yang dapat mengganggu ekosistem laut. Penegasan ini dilakukan dengan memblok hasil tangkap nelayan.
Tempat penampungan Ikan juga dilarang untuk menampung tangkapan nelayan yang masih menggunakan alat yang dilarang. Camat Talisayan, David Pamudji sudah mulai menerapkan kebijakan yang merupakan instruksi dan mendapat dukungan dari kepala daerah.
Agus Tantomo, wakil Bupati Berau menegaskan saat ini Talisayan harus bebas dari  nelayan yang bandel. Pihak kecamatan sengaja diminta berperan aktif untuk mendata dan mengawasi aktivitas nelayan. Berdasarkan laporan yang disampaikan dari seluruh nelayan yang ada kini. tersisa empat nelayan yang masih menggunakan trol.
Pengawasan ini dilakukan tidak hanya di laut, tetapi juga di darat. Caranya dengan melihat alat tangkap yang digunakan nelayan saat merapat di dermaga.
Untuk menertibkan, diterbitkan kartu nelayan. Berbekal kartu ini nelayan dapat menggunakan fasilitas seperti penampungan ikan ataupun dermaga dan lainnya. Bagi yang tidak memiliki kartu nelayan dilarang menggunakan fasilitas.
"Artinya harus punya kartunya. Nah untuk mendapatkan kartu itu ada syaratnya, yakni tidak boleh gunakan alat tangkap yang dilarang karena merusak," tegas Agus.
Alat ini dilarang karena ruang tangkap yang tinggi, termasuk ikan kecil.
"Anak ikan juga terjaring sehingga dapat merusak keseimbangan habitat laut," lanjutnya.  
Pemerintah daerah melihat sudah saatnya ada kebijakan yang mendukung kelestarian ekosistem laut. Targetnya agar kekayaan laut Berau tetap terjaga, meskipun dieksploitasi dalam skala besar.
Menjaga bibit ikan, wadah ikan dan larangan menggunakan bom ikan, alat tangkap seperti pukat harimau, trol dan lainnya sudah dilakukan.
Meski demikian masih ada nelayan yang nakal secara sembunyi-sembunyi menggunakan alat tangkap dilarang termasuk bom ikan. "Makanya kita siasati, seluruh nelayan harus punya kartu nelayan, agar bisa menjual hasil tangkapan dan menggunakan fasilitas umum khusus untuk nelayan. Saya dengar masih ada empat nelayan di Talisayan yang gunakan trol, sudah saya minta camat untuk memanggil," tandasnya.(as/rin)






BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 14:56

Tak Kuorum, Rapat Paripurna Tetap Jalan

TANJUNG REDEB. Eksekutif Pemkab Berau Jumat kemarin menyerahkan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan…

Sabtu, 18 November 2017 14:53

Pemkab Fokus Bangun Kecamatan Tertinggal

SANGATTA. Dua kecamatan yang masuk wilayah Taman Nasional Kutai (TNK), namun telah dienclave (alih fungsi…

Jumat, 17 November 2017 14:30

Jalan seperti Sawah, Warga Mengeluh

TENGGARONG. Nasib Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bisa dikatakan cukup tragis. Kendati dikenal memiliki…

Jumat, 17 November 2017 14:26

PDAM Janji Tak Perlu Subsidi

SANGATTA. Sorotan tajam DPRD Kutai Timur terhadap kenaikan tarif air yang mencapai 50 persen, dijawab…

Kamis, 16 November 2017 17:43

Best Airport Kado UPBU Untuk Pemkab Berau

TANJUNG REDEB. Untuk kesekian kalinya, Bandara Kalimarau, Berau mampu menorehkan nama dalam daftar peraih…

Kamis, 16 November 2017 17:39

Penggorok Leher Teman Dituntut 20 Tahun

SANGATTA. Dua orang terdakwa dalam kasus pembunuhan Rahmadi (17) di Bengalon, 15 Mei lalu, kembali disidangkan.…

Rabu, 15 November 2017 16:13

All Out Tata Sektor Pariwisata Berau

TANJUNG REDEB. Program pengembangan sektor pariwisata masuk dalam salah satu kebijakan Pemkab Berau…

Rabu, 15 November 2017 16:11

Ikan Kutim Banyak Dinikmati Bontang

SANGATTA. Kutim dengan garis pantai yang memanjang hingga 150 kilometer, seharusnya jadi modal untuk…

Senin, 13 November 2017 00:21

Lindungi Tenaga Kerja Lokal Melalui Perda

TANJUNG REDEB. Jumlah putra-putri daerah Kabupaten Berau yang belum terserap lapangan pekerjaan masih…

Senin, 13 November 2017 00:18

Sampai Jabatan Bupati Berakhir

SANGATTA.  Utang Pemkab Kutim hingga 2021, khususnya untuk proyek multiyears akan menelan biaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .