MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 06 September 2017 18:40
Tertibkan Nelayan Bandel

Pemkab Lakukan Pengawasan Ketat di Laut dan Darat

TERUS DIPANTAU. Aktivitas nelayan di Berau diawasi agar tak merusak ekosistem laut.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai tegas terhadap prilaku nelayan yang merusak. Salah satunya penggunaan alat yang dapat mengganggu ekosistem laut. Penegasan ini dilakukan dengan memblok hasil tangkap nelayan.
Tempat penampungan Ikan juga dilarang untuk menampung tangkapan nelayan yang masih menggunakan alat yang dilarang. Camat Talisayan, David Pamudji sudah mulai menerapkan kebijakan yang merupakan instruksi dan mendapat dukungan dari kepala daerah.
Agus Tantomo, wakil Bupati Berau menegaskan saat ini Talisayan harus bebas dari  nelayan yang bandel. Pihak kecamatan sengaja diminta berperan aktif untuk mendata dan mengawasi aktivitas nelayan. Berdasarkan laporan yang disampaikan dari seluruh nelayan yang ada kini. tersisa empat nelayan yang masih menggunakan trol.
Pengawasan ini dilakukan tidak hanya di laut, tetapi juga di darat. Caranya dengan melihat alat tangkap yang digunakan nelayan saat merapat di dermaga.
Untuk menertibkan, diterbitkan kartu nelayan. Berbekal kartu ini nelayan dapat menggunakan fasilitas seperti penampungan ikan ataupun dermaga dan lainnya. Bagi yang tidak memiliki kartu nelayan dilarang menggunakan fasilitas.
"Artinya harus punya kartunya. Nah untuk mendapatkan kartu itu ada syaratnya, yakni tidak boleh gunakan alat tangkap yang dilarang karena merusak," tegas Agus.
Alat ini dilarang karena ruang tangkap yang tinggi, termasuk ikan kecil.
"Anak ikan juga terjaring sehingga dapat merusak keseimbangan habitat laut," lanjutnya.  
Pemerintah daerah melihat sudah saatnya ada kebijakan yang mendukung kelestarian ekosistem laut. Targetnya agar kekayaan laut Berau tetap terjaga, meskipun dieksploitasi dalam skala besar.
Menjaga bibit ikan, wadah ikan dan larangan menggunakan bom ikan, alat tangkap seperti pukat harimau, trol dan lainnya sudah dilakukan.
Meski demikian masih ada nelayan yang nakal secara sembunyi-sembunyi menggunakan alat tangkap dilarang termasuk bom ikan. "Makanya kita siasati, seluruh nelayan harus punya kartu nelayan, agar bisa menjual hasil tangkapan dan menggunakan fasilitas umum khusus untuk nelayan. Saya dengar masih ada empat nelayan di Talisayan yang gunakan trol, sudah saya minta camat untuk memanggil," tandasnya.(as/rin)





loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 16:46

Lahan di Maratua Dikuasai Asing

TANJUNG REDEB. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengingatkan pentingnya memelihara aset negara…

Kamis, 18 Januari 2018 16:42

Pembunuh Teman Divonis Bervariasi

SANGATTA. Empat terdakwa pembunuh M Vicky Sayudi bin Zakaria, warga Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong,…

Rabu, 17 Januari 2018 15:49

Imigrasi Awasi 106 WNA

TANJUNG REDEB. Meningkatkan hubungan kerja dengan negara-negara lain dalam pembangunan nasional, dikemas…

Rabu, 17 Januari 2018 15:41

36 Item Proyek Multiyears Dikawal Kejari

SANGATTA. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta tahun ini akan kerja keras melakukan pendampingan terhadap…

Senin, 15 Januari 2018 01:08

Defisit, Tak Sanggup Tangani Bujangga

TANJUNG REDEB. Jalur jalan Gatot Subroto khususnya di kawasan Bujangga telah dibuka untuk roda 2 dan…

Senin, 15 Januari 2018 01:04

Nasib Honorer K2 Ngambang

SANGATTA. Nasib sekitar 150 orang honorer K2 di Kutim, belum jelas. Meskipun sesuai aturan PP 48 mereka…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:47

Gaji PNS dan TK2D Aman untuk 6 Bulan

SANGATTA. Gaji untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Kutim dipastikan…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:44

Kontainer Diminta Tak Lewat Jalan H Isa III

TANJUNG REDEB. Jalan H Isa III, Kecamatan Tanjung Redeb, kini dalam kondisi rusak. Kerusakan tersebut…

Jumat, 12 Januari 2018 17:17

Komisi III Lakukan Evaluasi

TANJUNG REDEB. Memasuki tahun anggaran 2018, Komisi III DPRD Berau mulai  melakukan evaluasi terhadap…

Jumat, 12 Januari 2018 17:15

Terancam Copot Jabatan

SANGATTA. Pesta Demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 mulai ramai. Apalagi setelah keempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .