MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Sabtu, 12 Agustus 2017 11:01
Oknum ASN Catut Nama Polres

Palsukan Surat dan Stempel

BARANG BUKTI. Kapolres Berau Andi Ervyn menunjukan surat palsu yang dibuat RE (kanan).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Polres Berau mengamankan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Berau. Pegawai berinisial RE (36), yang bernaung di bawah Dinas pendidikan Berau ini diamankan dengan tuduhan penipuan. Polisi mengamankan RE, warga Sambaliung di kantornya,  Kamis (10/8) sekitar pukul 16.00 Wita.
Aksi yang dilakukan perempuan ini cukup unik, namun konyol. Pasalnya RE nekat melakukan penipuan mengatasnamakan institusi polisi, yang tidak ada kaitannya dengan yang dijadikan modus penipuannya.
Dikonfirmasi Sapos, Kapolres Berau AKBP Andy Ervyn mengatakan, RE diamankan setelah ada kecurigaan surat yang mengatasnamakan salah seorang anggota polisi.
Nama anggota tersebut dicatut untuk kepentingan sebuah surat dan mengatasnamakan Polres Berau  dengan stampel dan isi surat tentang penundaan pembayaran dana Surat Perintah Jalan (SPJ).
"Infonya dari masyarakat, ada pemalsuan surat yang menyangkut nama salah seorang anggota kami dan atas nama Polres," ungkap Andy, Jumat (11/8) kemarin.
Berdasarkan keterangan tersebut polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan menelusuri surat tersebut.
Barang bukti didapat yakni  surat yang mengatasnamakan Polres Berau lengkap dengan stampel dan tanda tangan yang dipalsukan oleh RE. Menurut pengakuan RE dirinya membuat surat penundaan pembayaran SPJ palsu tersebut untuk diserahkan kepada pihak dinas. Tujuan dana yang seharusnya dibayarkan kepada pegawai lainnya itu digunakan untuk kepentingan pribadinya.
"Menunda pembayaran pegawai lainnya sambil menunggu pinjaman di bank cair, katanya untuk mengganti dana SPJ yang dia pakai," jelas Andy.
RE mengaku sangat membutuhkan uang untuk membayar utang-utangnya.
RE juga mengaku sudah berupaya mencari alternatif lain dengan meminjam ke bank.
"Kalau cair untuk bayar uang SPJ itu," ujarnya lirih.
Sementara ini polisi masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait kasus tersebut. Polisi juga mengantisipasi terjadinya hal yang sama di tempat lainnya.
Keganjilan surat yang dibuat pelaku untuk menipu tersebut lantaran tidak berkaitan dengan kinerja Polres. Seperti surat keterangan penundaan pembayaran SPJ kepada pegawai oleh Polres. Selain itu ada kesalahan penulisan seperti Polisi Resort Tanjung Redeb.
"Ya ga ada kaitannya dengan kerja polisi. Surat seperti itu bukan polisi yang terbitkan, dan ini kami coba kembangkan jangan sampai ada kasus serupa ditempat lainnya," tandas Andy. (as/rin)


BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 21:50

Mesin Pecah, Dua Pemotor Terkapar

SAMARINDA. Insiden kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan AW Sjahranie, Sabtu (21/10) kemarin sekitar…

Minggu, 22 Oktober 2017 21:46

Ceraikan Istri untuk Nikahi Anaknya

BALIKPAPAN. Seorang ayah gelap mata hingga tega menodai anak tirinya berusia 17 tahun. Hasil hubungan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:30
Kasus Bayi Membusuk Dalam Tas Kresek

Telah Rusak, Diperkirakan Sudah Berhari-hari

SAMARINDA. Aparat Polsekta Samarinda Ulu tengah sibuk melakukan penyelidikan guna menguak kasus penemuan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:29

Satu Maling Motor Diburu

SAMARINDA. Aris alias Bolong tak beraksi sendiri. Residivis curanmor yang sudah tiga kali keluar masuk…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:15

Wajah Lama Tak Kapok Disidang

SAMARINDA. Persidangan kasus tindak pidana ringan (tipiring) kembali menghadirkan oknum pemuda yang…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:12

Cari Saksi, Korban Ikut Membantu

SAMARINDA. Aksi kawanan garong dengan modus pecah kaca mobil yang menimpa Muhammad Kusaeri (45), warga…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:34

Kontraktor dan PPTK Dituntut 18 Bulan

SAMARINDA. Dua terdakwa kasus dugaan korupsi proyek Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Sungai Kapih…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:33

Dua Remaja Dititip ke KPAI

SAMARINDA. Dua dari empat remaja masing-masing berinisial AS, RY, FH dan RR, langsung dititipkan ke…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:00

Oknum PNS dan Honorer Dipenjara 34 Bulan

SAMARINDA. Oknum PNS dan honorer di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:58

Modal Gunting, Gasak Empat Motor

SAMARINDA.  Usia keempat remaja yang dua diantaranya masih berstatus pelajar salah satu SMP tergolong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .