MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Sabtu, 12 Agustus 2017 10:53
Eskalator Dewan, Tangga Menuju Penjara

Lebihkan Harga, Sekwan Jadi Tersangka

DIDUGA KORUPSI. Pengadaan eskalator di gedung DPRD Bontang bermasalah.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Satu per satu pejabat yang terlibat dugaan korupsi ditetapkan sebagai tersangka. Setelah pejabat Disdik Kaltim, kali ini  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim menetapkan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bontang, berinisial FR sebagai tersangka.
FR ternyata tak sendiri. Kejati Kaltim menetapkan tiga orang lain atas kasus dugaan korupsi pengadaan tangga berjalan atau eskalator di kantor Sekretariat DPRD Bontang tahun anggaran 2015. Nilai proyek Rp 2,9 miliar.
Penetapan itu merupakan hasil dari ekspose tim penyidik Kejari Bontang di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim, Kamis (10/8) lalu di kantor Kejati Kaltim Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang. Hadir dalam ekspose tersebut Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kaltim, Yusuf. Plt Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang, Agus Kurniawan, para asisten, koordinator, Kasi Penkum Muksin, jaksa-jaksa senior, serta Satgasus.
Dalam ekspose ini, Korps Adhyaksa juga mengungkap tiga tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan tangga berjalan atau eskalator di kantor Sekretariat DPRD Bontang selain FR. Mereka diantaranya berinisial KL, SM dan NG.
"Untuk FR yang merupakan Sekwan DPRD Bontang adalah pejabat pelaksana kegiatan (PPK) proyek eskalator tersebut. Sedangkan tiga lainnya, KL adalah pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), SM selaku penyedia barang dan NG selaku subkon penyedia barang," terang Kajati Kaltim, Fadil Zumhana, melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum), Acin Muksin, kemarin (11/8).
Selanjutnya dalam kasus dugaan korupsi ini, tim penyidik Kejari Bontang diberi waktu 10 hari untuk pendalaman dan menyempurnakan penyidikan.
"Yakni melengkapi penyidikan serta melakukan upaya paksa tahap penyidikan, melengkapi alat bukti dan barang bukti, dan melakukan penggeledahan," jelas Muksin.
"Dalam kasus dugaan korupsi eskalator ini potensi kerugian negara mencapai Rp 1,4 miliar," tambahnya.
Dia menjelaskan, dari pagu Rp 2,9 miliar kerugian negara ditaksir mencapai Rp 1,4 miliar. Anggaran diambil dari APBD 2015. Sementara disinggung terkait penahanan, Muksin mengaku hal itu belum dilakukan. “Nanti menyusul,” ujarnya,
Terpisah, Plt Kajari Bontang Agus Kurniawan mengungkapkan dari paparan ekspose sudah terlihat indikasi kuat dan berpotensi untuk tersangka. Sambil menunggu hasil audit ahli yang konkret dan akurat terkait kerugian negara.
“Kami tim penyidik diberikan waktu 10 hari untuk melengkapi alat bukti yg cukup dan kuat.
Untuk diketahui, pengusutan pengadaan eskalator DPRD Bontang, dikritisi oleh lembaga swadaya masyarakat sejak 2016 lalu karena mengendus adanya mark up dalam kasus tersebut. Tim Pidsus Kejari Bontang mulai menyelidikan dan memeriksa Maret 2017 lalu. (oke/aya)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 16:21

Kontainer “Tidur” di Lokasi Langganan

SAMARINDA. Truk terbalik, kontainer jatuh bukan hal baru di jalan poros Palaran, tepatnya di tanjakan…

Kamis, 22 Februari 2018 21:18

Cerianya Bunda Rita di Sidang Perdana

JAKARTA. Dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara (Kukar) Rita…

Selasa, 20 Februari 2018 17:02

Terus Mengancam, Difteri Masih KLB

SAMARINDA. Status kejadian luar biasa (KLB) difteri di Kota Tepian belum dicabut. Pasalnya, pekan lalu…

Senin, 19 Februari 2018 20:49
Rebutan Cewek, Kelompok Geng Serang Remaja

Bos Geng Tuyul Hitam Bersaudara Ditangkap

SAMARINDA. Di balik tubuh yang kurus, remaja 17 tahun berinisial IB, adalah seorang bos salah satu geng.…

Minggu, 18 Februari 2018 15:46

Bunuh Orangutan karena Sengketa Lahan

SANGATTA. Terungkap sudah kasus tewasnya orangutan dengan ratusan peluru bersarang di badan.  Setelah…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:53

IGD RSUD AWS Retak

SAMARINDA. Puluhan pasien yang tengah dirawat di RSUD AW Syahranie mendadak diliputi rasa kalut. Satu…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Buah Simalakama Jamaah Abu Tours

SAMARINDA. Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Cuaca Ekstrem Tak Turunkan Target

SAMARINDA. Alam masih belum bersahabat demi percepatan pembangunan runway Bandara Samarinda Baru (BSB).…

Rabu, 14 Februari 2018 21:55

Pilih Jadi Omongan atau Mendekati Zina?

Valentine’s day, perayaan yang selalu mengundang kontroversi setiap tahunnya. Kontroversinya melampaui…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:38

Duet Polisi Palsu Gasak Tujuh Motor

SAMARINDA. Memeras dengan mengaku-ngaku sebagai polisi, bukan satu-satunya kejahatan yang dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .